TUBAN, Tugujatim.id – Stadion Tuban Sport Center (TSC) menjadi saksi laga penuh emosi saat Persela Lamongan vs Persipal Palu dalam pertandingan terakhir kandang Pegadaian Liga 2, Minggu (5/1/2025) sore.
Laga sore itu berlangsung dengan intensitas tinggi sejak peluit pertama berbunyi, menampilkan duel sengit antara dua tim yang tak kenal lelah saling menyerang. Sorak sorai suporter memadati stadion menyemangati tim kesayangan.
Namun, kebisingan mendadak berubah menjadi keheningan tegang di menit ke-20 ketika pemain muda Persela, Muhammad Rayhan Putra Utina mengalami benturan keras dengan pemain Persipal saat berusaha menerobos pertahanan lawan dari sisi kanan lapangan.
Rayhan, yang mengenakan nomor punggung 12, terjatuh di lapangan sambil memegangi bagian tubuhnya yang terkena benturan. Tim medis segera berlari ke lapangan untuk memberikan pertolongan pertama. Setelah beberapa saat, keputusan diambil untuk membawa Rayhan ke rumah sakit menggunakan ambulans yang sudah siaga di stadion.
Pelatih Persela Lamongan, Zulkifli Syukur, menyampaikan rasa prihatinnya atas insiden yang menimpa Rayhan. Dalam konferensi pers seusai laga, ia mengajak seluruh pendukung Persela untuk memberikan doa terbaik bagi pemain muda berbakat tersebut.
“Kami sangat sedih dengan apa yang terjadi pada Rayhan. Dia adalah aset berharga bagi tim kami. Kami berharap dia segera sembuh dan bisa kembali menunjukkan performa terbaiknya, terutama untuk pertandingan terakhir grup 3 melawan Gresik United,” ujar Zulkifli penuh harap.
Pergantian Strategis di Tengah Tekanan
Cidera Rayhan memaksa Zulkifli melakukan pergantian pemain lebih awal. Ia memasukkan M. Ihsan Kusuma, pemain bernomor punggung 13, untuk mengisi posisi yang ditinggalkan Rayhan.
Meski sempat terganggu dengan insiden tersebut, permainan tetap berlangsung sengit. Kedua tim terus berusaha mendominasi hingga peluit akhir, hingga sekor akhir 0-0.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter : Mochamad Abdurrochim
Editor: Darmadi Sasongko







