MOJOKERTO, Tugujatim.id – Hasil inspeksi Disperta Mojokerto di Pasar Hewan Pacet didapatkan beberapa sapi positif terjangkit Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), Sabtu (04/01/2025).
“Beberapa ditemukan positif (terjangkit PMK). Tim kami juga melakukan pemeriksaan untuk hewan yang positif. Edukasi juga kami berikan kepada orang-orang di pasar,” ujar Nuryadi, Kepala Dinas Pertanian (KaDisperta) Kabupaten Mojokerto, Minggu (05/01/2025).
Selain melakukan inspeksi, Disperta Kabupaten Mojokerto bersama stakeholder terkait memeriksa hewan yang masuk dan keluar pasar, penyemprotan disinfektan terhadap hewan ternak, pemberian vitamin untuk hewan serta pemberian edukasi terhadap pelaku jasa perantara atau blantik.
Sementara, pedagang hewan yang dinyatakan positif PMK diminta menghubungi petugas penyuluh lapangan untuk pemberian vaksin. Sehingga diharapkan wabah PMK tidak meluas ke hewan-hewan lain di luar pasar.
Sebelumnya, kasus PMK menjangkiti hewan ternak khususnya sapi di Kabupaten Mojokerto. Dinas Pertanian (Disperta) Kabupaten Mojokerto mencatat sapi yang terjangkit PMK tembus hingga 241 kasus. Data ini berdasarkan screening yang dilakukan sejak 2 hingga 29 Desember 2024. Sementara, dari angka 241 ekor tersebut terdapat 13 ekor hewan mati, 9 ekor harus mengalami potong paksa serta 219 ekor lainnya mendapat pengobatan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter : Hanif Nanda Zakaria
Editor: Darmadi Sasongko








