Lakukan 6 Hal Ini agar Tetap Aman Saat Menggunakan Wi-Fi Publik

Lakukan 6 Hal Ini agar Tetap Aman Saat Menggunakan Wi-Fi Publik

  • Bagikan
Waspada saat menggunakan Wi-Fi umum, sering terjadi pencurian data/tugu jatim
Waspada saat menggunakan Wi-Fi umum, sering terjadi pencurian data. (Foto: Pixabay)

Tugujatim.id – Menggunakan Wi-Fi di tempat umum tentu menjadi favorit berbagai kalangan. Selain dapat memangkas biaya data seluler, penggunaannya yang praktis juga dapat menjadi livesafer bagi sebagian besar orang.

Namun, jika tidak hati-hati dan cermat, ada banyak bahaya yang mengintai di balik gratisnya Wi-Fi. Walaupun begitu, Anda tidak perlu panik, lakukan 6 hal ini agar tetap aman saat menggunakan Wi-Fi publik.

1. Nonaktifkan Sambungan Otomatis pada Pengaturan Wi-Fi

Seringkali kita tidak menyadari perangkat yang kita miliki terhubung secara otomatis dengan Wi-Fi publik yang pernah digunakan. Meski pengaturan yang ditawarkan semua gadget ini terbilang cukup berguna, namun Anda perlu berhati-hati karena dapat beresiko tersambung pada jaringan yang berbahaya.

Selain itu, menghubungkan perangkat secara otomatis ke sambungan publik dapat membuka akses lebar bagi pelaku kejahatan siber untuk melakukan pencurian data dan menyebarkan virus. Maka, disarankan untuk mematikan koneksi Wi-Fi otomatis pada perangkat apabila tidak digunakan, dan hapus Wi-Fi apabila sudah tidak digunakan demi terhindar dari koneksi yang berbahaya.

2. Cermati Nama Wi-Fi Sebelum Digunakan

Apabila Anda menemukan kejanggalan pada koneksi Wi-Fi yang akan digunakan seperti nama yang terlihat mirip, segera tanyakan pada petugas atau staf yang bersangkutan. Beberapa pelaku kejahatan mungkin memiliki banyak cara untuk menjebak Anda masuk ke dalam sambungan mereka. Oleh karena itu, sebelum terjadi hal yang tidak diinginkan ada baiknya mencermati dan mencocokkan sambungan Wi-Fi yang akan digunakan.

3. Hanya Kunjungi Situs yang Terenkripsi

Ketika sedang menggunakan Wi-Fi umum, pastikan untuk mengakses situs-situs yang telah terenkripsi, yaitu situs-situs yang memiliki simbol kunci di awal URL atau diawali dengan https. Meski tidak menjamin untuk memberikan keamanan pada saat transfer data, namun situs-situs tersebut dapat meminimalisir resiko karena terlindung dari sambungan pihak ketiga.

4. Gunakan VPN

Jika tetap ingin menggunakan Wi-Fi umum untuk beraktivitas, sebaiknya sertai dengan penggunaan VPN (Virtual Private Network) agar koneksi Anda dapat terlindung dari para peretas. VPN sendiri diketahui sebagai layanan yang dapat memungkinkan bagi para penggunanya untuk mengakses website maupun aplikasi secara pribadi.

VPN berguna untuk mengenkripsi data yang akan ditransfer pada router, agar akses Anda tetap aman dan privasi.  Meskipun saat ini banyak layanan VPN yang ditawarkan baik gratis maupun berbayar, luangkan waktu untuk mencermati sambungan yang akan digunakan agar tetap aman dan sesuai untuk kebutuhan anda.

5. Hindari Transfer Data Pribadi Bila Menggunakan Wi-Fi Publik

Jika memungkinkan, apabila sedang menggunakan Wi-Fi di tempat umum sebaiknya hindari membuka situs atau aplikasi yang menyimpan data pribadi. Hal ini agar tidak terjadi pencurian data yang mengandung hal-hal sensitif. Dan, sangat disarankan untuk menggunakan jaringan seluler di luar ketika melakukan pentransferan data.

6. Pastikan Software Perangkat Telah Diperbarui

Menggunakan Wi-Fi publik memang memiliki banyak resiko seperti rentan terhadap malware dan pencurian data. Untuk itu, ada baiknya kita meminimalisir resiko yang ada, salah satunya yaitu pastikan software yang digunakan telah diupdate ke versi terbaru. Karena biasanya pihak developer selalu meningkatkan dan menguatkan sistem pada pembaruan software agar performa dan keamanannya tetap terjaga.

  • Bagikan