JEMBER, Tugujatim.id – Gemuruh kemeriahan memenuhi arena Jember Sport Garden. Kompetisi sepak bola antar pondok pesantren se-Jawa Timur (Liga Santri Jatim 2025) mencapai klimaksnya dengan pertandingan puncak yang memukau.
Tim sepak bola Pondok Pesantren Maqnaul Ulum Sukowono berhasil merebut gelar juara setelah mengalahkan wakil dari Pesantren Nurul Fataa Panti dalam duel penentuan yang berlangsung intens dan menyita perhatian.
Kompetisi bergengsi yang memperebutkan piala Gus Bupati Jember ini menjadi panggung kompetitif bagi pemain-pemain muda dari puluhan pondok pesantren di wilayah Jawa Timur. Suasana yang tercipta menyaingi kejuaraan tingkat profesional.
Jalannya babak final dipenuhi dinamika tinggi. Masing-masing skuad bergantian melancarkan ofensif, menghasilkan sejumlah momentum berbahaya sepanjang durasi pertandingan hingga wasit mengakhiri laga.
Perhatian tertumpah pada pola bermain terorganisir dan efisien yang diterapkan skuad Maqnaul Ulum. Kesatuan tim yang solid dari menit awal hingga akhir menjadi kunci keberhasilan mereka meraih trofi.
Partisipasi turnamen kali ini meluas melampaui Kabupaten Jember, dengan keikutsertaan delegasi dari Banyuwangi, Bondowoso, bahkan Pulau Madura. Keragaman peserta ini memperkaya dinamika dan nilai persaudaraan dalam kompetisi.
Di sisi lain, laga memperebutkan podium ketiga juga menyajikan pertarungan menarik. Ash Shuufiyah sukses menduduki peringkat tiga, sementara Al Ikhsan Darul Hikam menempati urutan keempat.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Jember, Edy Budi Susilo mengungkapkan penghargaan mendalam terhadap semua pihak yang berkontribusi dalam suksesnya penyelenggaraan turnamen Liga Santri Jatim 2025 tersebut.
Menurutnya, event seperti ini memiliki makna lebih dari sekadar kompetisi fisik, melainkan sarana pembinaan mentalitas, ketaatan aturan, dan penguatan ikatan persaudaraan di tengah komunitas santri.
“Apresiasi setinggi-tingginya kami sampaikan kepada Pondok Pesantren Maqnaul Ulum Sukowono yang berhasil menyabet gelar juara dan membawa pulang trofi Gus Bupati edisi tahun ini,” ungkap Edy Selasa (21/10/2025).
Penyerahan trofi bergengsi dilakukan segera setelah peluit panjang berbunyi, diiringi gegap gempita dari ribuan santri beserta pendukung yang memadati venue pertandingan.
Kesuksesan Maqnaul Ulum membuktikan bahwa institusi pesantren masa kini tidak hanya cemerlang dalam khazanah keilmuan agama, namun juga kompeten menorehkan prestasi di ranah atletik dengan dedikasi penuh.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter: Diki Febrianto
Editor: Darmadi Sasongko








