TUBAN, Tugujatim.id – Lima orang penumpang mengalami luka-luka setelah pick up rombongan kondangan terperosok di Tuban, Rabu (18/6/2025). Rombongan berjumlah 21 orang penumpang merupakan warga Dusun Warang, Desa Sumurcinde, Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban yang hendak menghadiri acara pernikahan .
Sebuah mobil pick up Mitsubishi L300 yang mengangkut 21 penumpang tergelincir di Tanjakan Desa Sumberejo, Kecamatan Rengel, hingga mengakibatkan lima orang mengalami luka-luka. Peristiwa nahas ini terjadi sekitar pukul 13.00 WIB.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Tuban, Iptu Eko Sulistyono mengatakan kendaraan yang dikemudikan oleh Hardi (38), warga Desa Sumurcinde, Soko, diduga tidak kuat menanjak. Mobil berjalan mundur, oleng ke kiri, dan akhirnya menghantam tumpukan batu di pinggir jalan.
“Pengemudi kurang menguasai medan dan tidak cukup cakap mengendalikan kendaraan saat melalui tanjakan. Mobil akhirnya tergelincir,” terang Eko.
Dari 21 orang dalam mobil, lima di antaranya mengalami luka-luka. Korban meliputi Novia Arabela Wijaya (7), Eva Aprilia (26), Kamsri (58), Sumiati (50), dan Siti Mariam (55), semuanya warga Dusun Warang, Desa Sumurcinde. Mereka sempat dirawat di Puskesmas Rengel sebelum dirujuk ke RSUD Dr. Sosodoro Bojonegoro.

“Anak usia 7 tahun mengalami patah tulang. Tiga orang korban lainnya sudah diperbolehkan pulang, satu masih dalam observasi,” jelas Iptu Eko, Kamis (19/06/2025).
Mobil pick up yang digunakan bukanlah angkutan umum resmi, melainkan kendaraan barang yang biasa dimanfaatkan warga untuk keperluan transportasi desa.
Dalam budaya lokal, penggunaan mobil semacam ini kerap dilakukan ketika menghadiri hajatan atau kegiatan sosial lainnya karena keterbatasan sarana transportasi umum di daerah pedesaan.
Meski memiliki kelengkapan dokumen kendaraan, sang sopir disebut belum cukup berpengalaman mengemudi di jalur tanjakan sempit seperti lokasi kejadian. Hal ini menjadi salah satu faktor penyebab kecelakaan, meski tidak ada unsur kelalaian yang disengaja.
Polisi menyatakan, kejadian ini termasuk kategori kecelakaan tunggal atau out of control karena selip saat menanjak. Kerugian material diperkirakan mencapai Rp3 juta.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat memanfaatkan kendaraan barang untuk membawa penumpang, terlebih pada medan berat dan berbukit.
“Kendaraan barang seperti pick up tidak dirancang untuk membawa banyak penumpang. Harus ada kesadaran bersama soal keselamatan,” tambah Iptu Eko.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter: Mochamad Abdurrochim
Editor: Darmadi Sasongko








