JEMBER, Tugujatim.id – Bupati Jember Hendy Siswanto memberikan respons positif soal Lomba Senam Jantung Sehat agar meningkatkan pentingnya kesadaran menjaga kesehatan di Balai Serba Guna Kaliwates, Minggu (23/06/2024). Karena itu, dia menginstruksikan agar senam digelar di tiap kecamatan yang tersebar di Kabupaten Jember.
Hal tersebut dia ungkapkan saat membuka Lomba Senam Jantung Sehat. Menurut dia, kegiatan senam ini kegiatan positif dan pihaknya akan menginstruksikan setiap kecamatan agar menyelenggarakan kegiatan serupa.
Kepala Dispora Jember Edy Budi Susilo menjelaskan, terciptanya kegiatan tersebut merupakan inisiasi dari Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Cabang Jember bekerja sama dengan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Jember.

“Ini bagian dari multi event Bupati Cup 2024, khusus kaitan dengan YJI (Yayasan jantung Indonesia) hari ini menggelar event kejuaraan Piala Bupati 2024,” ujar Edy Budi Susilo saat ditemui di tengah-tengah kegiatan.
Setidaknya, pada Lomba Senam Jantung Sehat 2024 ada dua kategori perlombaan yaitu senam beregu dan perorangan, yang diikuti sekitar 400 peserta, terbagi menjadi 50 regu dan nomor perorangan.
“Ini pesertanya masih khusus Jember, melibatkan 15 kecamatan sesuai dengan YJI yang sudah ada ke organisasiannya di pengurus cabang, terus kemudian nanti tadi pesannya Pak Bupati agar diminta untuk segera seluruh kecamatan memiliki cabang. Nanti kami akan lanjutkan dengan keinginan Pak bupati, senam rame-rame, senam masal, memecahkan rekor MURI sebagai simbol bahwa Jember sehat,” jelas Edy Budi Susilo.

Dia juga menjelaskan, tujuan lain dari kegiatan senam jantung sehat juga dapat membangkitkan ekonomi kerakyatan di situasi pasca pandemi. Melalui kegiatan tersebut, pihaknya memberikan kesempatan yang luas kepada para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk bersama-sama bangkit meningkatkan ekonomi.
“Tapi yang lebih utama dari itu adalah, tentu membina atlet-atlet kita. Jadi, dispora itu membawahi atau kami memayungi dua organisasi senter. Pertama KONI, ini adalah cabang olahraga prestasi dan kemudian Korni yaitu induk organisasi kemasyarakatan atau olahraga masyarakat,” papar Edy Budi Susilo.
Karena itu, dia mengaku, di samping mempersiapkan bibit unggul yang nantinya akan mendapat pembinaan, khusus terkait adanya multi event seperti porprov, porda, hingga pornas, pihaknya juga memasyarakatkan olahraga atau olahraga masyarakat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Diki Febrianto
Editor: Dwi Lindawati








