• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Mbah Gembong

Tampak pintu utama sebelum masuk ke makam Mbah Gembong di Jember. (Foto: Diki Febrianto)

Makam Mbah Gembong Jember, Situs Sejarah Penyebaran Islam di Selatan Kota Cerutu

Darmadi Sasongko by Darmadi Sasongko
2 years ago
in Featured, Sastra & Budaya, Wisata
0
Share on FacebookShare on Twitter

JEMBER, Tugujatim.id – Makam Mbah Gembong terletak di Desa Paseban, Kecamatan Kencong, Kabupaten Jember menjadi salah satu situs penyimpan sejarah penyebaran agama Islam di selatan Kota Cerutu.

Di makam itu juga, tersirat cerita perjalanan panjang Mbah Gembong, alias Syekh Sayid Alimum Hasan Ningrat, yang merupakan keturunan dari Sunan Gunung Jati. Semasa hidupnya, perjalanan panjang Mbah Gembong tempuh, untuk menyiarkan agama.

You might also like

Wisata keluarga Malang.

Wisata Keluarga Malang yang Cocok untuk Liburan Sekolah

03/07/2026 3:46 PM
Pasar legendaris Surabaya.

8 Pasar Legendaris Surabaya yang Masih Bertahan hingga Kini

03/07/2026 2:10 PM

Penjaga Makam Mbah Gembong, Sumo (80) menceritakan perjalanan Syekh Sayid Alimum Hasan Ningrat yang berasal dari Jawa Barat, yang melakukan perjalanan ke Jawa Tengah, tepatnya di Yogyakarta.

“Dari Jawa Barat itu syiar sampai Jawa Tengah, di Jawa Tengah itu tepatnya di Jogja,” ujar Sumo saat ditemui Tugujatim.id pada Senin (26/8/2024). Di Jawa Tengah, selain Yogyakarta, Syekh Sayid Alimum Hasan Ningrat melakukan perjalanan ke daerah Pati.

Setelah itu, beberapa daerah di Jawa Timur menjadi jujukan Syekh Sayid Alimum Hasan Ningrat, tepatnya di daerah Ponorogo. “Setelah di Ponorogo lengser lagi ke Rengarenk, Pasuruan. Lantas, dari Rengarenk, menetap di Pohgading, Pasrespan (kecamatan di Pasuruan, Red),” jelasnya.

Di tempat itu juga, Syekh Sayid Alimum Hasan Ningrat memiliki seorang istri dan dikaruniai satu orang anak. Setelah anaknya berumur 35 hari, Syekh Sayid Alimum Hasan Ningrat melanjutkan perjalanannya, hingga sampai di Desa Paseban, Kencong, Jember.

Selama di pesisi Jember, Syekh Sayid Alimum Hasan Ningrat sempat kembali ke mengunjungi istri serta anaknya dan kembali ke Paseban. “Nyampek sini itu (Desa Paseban, Red) kalau di sini pulang balik,” tegas Sumo.

Mbah Gembong 1
Salah satu peziarah saat berkunjung ke makam Mbah Gembong di Jember, yang menjadi sejarah penyebaran Islam di selatan Kota Cerutu. (Foto: Diki Febrianto)

Sumo menjelaskan, keberadaan Syekh Sayid Alimum Hasan Ningrat di Jember hanya selama delapan tahun. Selain menyebarkan agama islam, Syekh Sayid Alimum Hasan Ningrat juga tirakat selama di Jember.

“Selama delapan tahun itu puasa terus, makannya itu katanya orang Jawa selapan dina sepisan, Jumat kliwon itu baru sahur, jadi selama delapan tahun,” papar Sumo. Hingga Syekh Sayid Alimum Hasan Ningrat di umurnya menginjak ratusan tahun, dia akhirnya berpulang dan dikebumikan di Desa Paseban, Kencong, Jember.

Sumo juga menjelaskan terkait Syekh Sayid Alimum Hasan Ningrat yang mendapat panggil Mbah Gembong oleh masyarakat di sekitar Desa Paseban. Saat sore hari, Syekh Sayid Alimum Hasan Ningrat terlihat duduk di salah satu sudut desa itu.

“Ada salah satu orang lewat, karena masih alas wono. Mbah njenengan sangking pundi mbah? (tanya orang lewat, Red), aku teko gembong le (jawab Syekh Sayid Alimum Hasan Ningrat, Red) ya itu lah terus diberi nama Mbah gembong,” pungkas Sumo.

Tidak hanya itu, hingga saat ini di makam Mbah Gembong menjadi tempat ziarah dan haul Syekh Sayid Alimum Hasan Ningrat. Berbagai peziarah dari berbagai daerah penjuru di Indonesia datang ke makam Mbah Gembong.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

 

Reporter: Diki Febrianto

Editor: Darmadi Sasongko

Tags: JemberKabupaten JemberWisata religi Jember
Darmadi Sasongko

Darmadi Sasongko

Related Stories

Wisata keluarga Malang.

Wisata Keluarga Malang yang Cocok untuk Liburan Sekolah

by Dwi Linda
03/07/2026 3:46 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Wisata keluarga Malang menjadi pilihan favorit saat liburan sekolah, terutama bagi masyarakat yang mencari rekreasi seru dan...

Pasar legendaris Surabaya.

8 Pasar Legendaris Surabaya yang Masih Bertahan hingga Kini

by Dwi Linda
03/07/2026 2:10 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Pasar tradisional menjadi bagian penting dari sejarah perkembangan Kota Surabaya, meski modernisasi terus berkembang. Sejumlah pasar legendaris...

Wisata edukasi Sidoarjo

Bosan Ke Mal? Ini Alternatif Liburan Anak Wisata Edukasi Sidoarjo!

by Mochamad Abdurrochim
03/07/2026 11:38 AM
0

SIDOARJO, Tugujatim.id - Menghabiskan waktu liburan bersama anak tidak harus selalu ke tempat bermain, beragam wisata edukasi Sidoarjo menawarkan pengalaman...

Sunset Bojonegoro

7 Spot Sunset Bojonegoro Terindah yang Wajib Masuk Daftar Liburan

by Mochamad Abdurrochim
03/07/2026 10:20 AM
0

BOJONEGORO, Tugujatim.id – Menikmati Sunset Bojonegoro menjadi pengalaman wisata yang semakin diminati, terutama bagi wisatawan yang mencari ketenangan sekaligus panorama...

Next Post
Krisdayanti

Kris Dayanti-Dewa Kantongi Rekom PDIP dan Partai Nasdem Siap Daftar Pilwali 2024

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID