• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Patung Buddha Tidur Mojokerto

Patung Buddha Tidur Mojokerto memiliki relief di bawahnya yang sarat makna (Hanif)

Dua Makna Relief di Bawah Patung Buddha Tidur Mojokerto

Darmadi Sasongko by Darmadi Sasongko
2 years ago
in Featured, News
0
Share on FacebookShare on Twitter

MOJOKERTO, Tugujatim.id – Patung Buddha Tidur Mojokerto semakin dikenal sebagai ikon wisata. Patung raksasa dengan dominasi warna emas ini tercatat sebagai Patung Buddha Tidur terbesar di Indonesia versi Museum Rekor Dunia Indonesia.

Saat diperhatikan secara saksama, patung dengan dimensi panjang 22 meter, lebar 6 meter dan tinggi 4,5 meter ini mempunyai relief terukir pada bagian depan bawah dan belakang bawah patung. Lantas, apa sebenarnya makna dari relief tersebut?

You might also like

Rumah doa.

DPRD Kabupaten Pasuruan Terima Aduan Warga Tolak Dugaan Rumah Doa Ilegal di Bangil

20/07/2026 9:04 PM
Piala Dunia 2026.

Spanyol Juara Piala Dunia 2026, Ribuan Warga Nobar di Sidoarjo Senang Berhadiah Umrah hingga Sepeda Gunung

20/07/2026 6:05 PM

Upasaka Pandhita Maha Vihara Majapahit, Dharmapalo Saryono menjelaskan, terdapat dua makna cerita relief yang dimaksud. Relief bagian depan bawah bercerita tentang Parinibanasutta. Maksudnya, relief tersebut menjelaskan kehidupan Buddha Gautama dalam rentang waktu tiga bulan hingga menjelang wafat.

patung Buddha
Petugas saat memandikan patung Buddha raksasa (Hanif)

“Kondisi fisik yang semakin tua membuat Buddha lebih banyak mengajarkan ajaran Buddha kepada para pengikut dengan posisi tidur miring ke kanan berbantalkan tangan kanan,” terang Romo Saryono, sapaan Dharmapalo Saryono, Minggu (20/10/2024).

Sementara, relief bagian belakang bawah patung berkisah tentang salah satu konsep ajaran Buddha yakni karma. Maksudnya, karma merupakan hukum sebab akibat dan menjadi sebuah hal yang pasti dialami setiap makhluk. Dalam kata lain, siapa yang menanam kebaikan akan memperoleh kebaikan kepada pelaku dan sekitarnya, begitu pula sebaliknya.

“Sopo wonge nandur bakal panen. Kalau versi bahasa Jawa gitu. Relief belakang bawah bercerita tentang konsep karma,” tambah Romo Saryono.

Sementata soal latar belakang pembuatan patung, kehadiran Patung Buddha Tidur ini dibangun sebagai bentuk penghormatan kepada Sang Buddha. Sebelum mendapat pencerahan hingga menjadi Buddha, sosok yang diabadikan dalam patung raksasa ini bernama Sidharta Gautama. Dia merupakan seorang pangeran dari pasangan raja Suddodhana yang beristri Dewi Maha Maya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

 

Reporter: Hanif Nanda Zakaria

Editor: Darmadi Sasongko

Tags: Kabupaten MojokertoMojokerto
Darmadi Sasongko

Darmadi Sasongko

Related Stories

Rumah doa.

DPRD Kabupaten Pasuruan Terima Aduan Warga Tolak Dugaan Rumah Doa Ilegal di Bangil

by Dwi Linda
20/07/2026 9:04 PM
0

PASURUAN, Tugujatim.id - Perwakilan warga Lingkungan Sukalipura, Kelurahan Dermo, Kecamatan Bangil, mendatangi kantor DPRD Kabupaten Pasuruan untuk audiensi pada Senin...

Piala Dunia 2026.

Spanyol Juara Piala Dunia 2026, Ribuan Warga Nobar di Sidoarjo Senang Berhadiah Umrah hingga Sepeda Gunung

by Dwi Linda
20/07/2026 6:05 PM
0

SIDOARJO, Tugujatim.id – Ribuan warga memadati Jalan Cokronegoro di depan Pendopo Delta Wibawa, Kabupaten Sidoarjo, Senin dini hari (20/07/2026). Mereka...

Pungli.

Kasus Dugaan Pungli Sewa Lahan Pemkot Surabaya, LPMK Kalijudan Janji Kembalikan Uang Pedagang

by Dwi Linda
20/07/2026 5:18 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Kelurahan Kalijudan, Surabaya, menggelar pertemuan bersama LPMK Kalijudan dan para pedagang kali lima (PKL) terkait kasus pungutan...

Jembatan Sonokembang.

Jembatan Sonokembang Kota Malang Mulai Dibuka, Truk Tronton Bakal Dilarang Melintas

by Dwi Linda
20/07/2026 5:01 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Jembatan Sonokembang di Kota Malang, Jatim, kini mulai dibuka untuk masyarakat meski proses pembangunannya masih menyisakan tahap...

Next Post
Presiden Prabowo Subianto

Pidato Pertama Presiden Prabowo Subianto: Kita Harus Berani Mengakui Masih Banyak Kolusi Pejabat dan Pengusaha

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID