• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Pabrik tahu tertua di Surabaya, UD Sumber Kencana yang mengaku omsetnya naik di tengah tingginya harga kedelai di pasaran. (Foto: Rangga Aji/Tugu Jatim)

Pabrik tahu tertua di Surabaya, UD Sumber Kencana yang mengaku omsetnya naik di tengah tingginya harga kedelai di pasaran. (Foto: Rangga Aji/Tugu Jatim)

Menengok Pabrik Tahu Tertua di Surabaya yang Sudah Berusia 70 Tahun

Redaksi by Redaksi
6 years ago
in Featured, News
0
Share on FacebookShare on Twitter

SURABAYA, Tugujatim.id – UD Sumber Kencana, pabrik tahu tertua di Surabaya, didirikan Goe Loe Tjiaw tahun 1952. Kendati jalan agak becek, aroma harum kedelai tercium sejak pertama memasuki pabrik tahu itu. Hampir setiap hari, alunan alat-alat produksi pabrik yang terbuat dari kayu menghasilkan suara yang harmonis, tidak heran bila tahu yang dihasilkan amat lezat.

UD Sumber Kencana sekarang diampu oleh Riani, panggilan akrabnya ‘Mami Tahu’. Perempuan kelahiran Malang itu mewarisi pabrik tahu dari suaminya yang sudah wafat pada 2014 silam. ‘Mami Tahu’ ialah generasi ketiga, menantu dari pemilik UD Sumber Kencana tersebut.

You might also like

Muktamar

Pesantren Tambakberas Jombang Disterilkan, Golf Cart dan Becak Listrik Disiagakan untuk Muktamar NU

21/07/2026 11:17 AM
Jawa Timur

Cuaca Jawa Timur Hari Ini Bikin Waspada, Dari Kabut Pekat hingga Hujan dan Angin Kencang Mengintai

21/07/2026 10:00 AM

“Iya, pabrik ini sudah berusia hampir 70 tahun. Sudah sangat tua dan lama pabrik tahu ini beroperasi. Bangunan masih kokoh dari dulu sampai sekarang,” jelas ‘Mami Tahu’ kepada pewarta Tugu Jatim, Selasa (05/01/2021), pukil 14.30 WIB.

Baca Juga: Tanaman Hias Paling Tren 2020 yang Bisa Ditanam Tanpa Bingung Lahan Luas

Ya, tahun 1950-an, setiap pukul 24.00 WIB, UD. Sumber Kencana sudah mulai sibuk, membikin tahu sampai 300 kali masak. Untuk saat ini, sebelum pandemi mampu 20-25 kali masak. Sedang saat COVID-19, Riani hanya melakukan 7-8 kali masak. Ada pengurangan pekerja, tadinya 25 orang, menjadi 8-9 orang pekerja.

“Karena mikir karyawan juga, kalau usaha ini ditutup, karyawan tambah sulit, tidak bisa makan terus kasihan. Aku tetap berjuang agar usahaku berjalan, harapanku COVID-19 cepat selesai. Tahu dari luar Surabaya tidak dikirim ke sini, karena Surabaya memiliki pabrik tahu sendiri,” tutur perempuan berusia 54 tahun tersebut.

Pabrik tahu yang terletak di Jl. Dinoyo No. 81-83 Surabaya itu, mampu mengolah 100-250 Kg kedelai tiap harinya. Terbilang banyak walau berbekal peralatan produksi tradisional yang masih dimanfaatkan sampai sekarang.

“Sekali masak, menghasilkan 8 papan tahu. Saya juga menjual 2 karung ampas tahu setiap hari pada orang yang mau mengolahnya lagi. Semua alat dari kayu, gilingan pakai batu dan penyaringan tahu memakai kain,” lanjut perempuan sulung dari dua bersaudara itu pada Tugu Jatim, Selasa (05/01/2021).

Baca Juga: 6 Tips Perawatan Motor saat Musim Hujan

Selama menjalankan UD Sumber Kencana ini, kendala yang dihadapi ‘Mami Tahu’ amat banyak. Mulai dari perizinan pabrik yang mahal, listrik mulai naik tarifnya, air juga mengeluarkan anggaran tidak sedikit. Apalagi, masih bertemu saingan tahu-tahu yang datang dari luar kota.

“Dulu ada kedelai lokal, sekarang tidak ada. Bahan baku cuma kedelai. Pasokan kedelai ambil dari Amerika, kalau dollar naik, harga kedelai juga naik. Kualitas bahan bagusan lokal, tapi petani sekarang tidak banyak yang menanam kedelai, tidak seperti dulu,” jelas ibu yang memiliki dua orang anak itu.

‘Mami Tahu’ berharap COVID-19 cepat selesai agar harga jual tahu tidak fluktuatif, sehingga penghasilan UD. Sumber Kencana membaik setiap waktunya. Serta tahu-tahu yang dikirim dari luar Surabaya, dapat dikurangi, karena Surabaya sudah memiliki pabrik tahu sendiri, bersejarah dan berkualitas di UD. Sumber Kencana. (Rangga Aji/gg)

Tags: kedelaiKota Surabayapabrik tahuSurabaya
Redaksi

Redaksi

Related Stories

Muktamar

Pesantren Tambakberas Jombang Disterilkan, Golf Cart dan Becak Listrik Disiagakan untuk Muktamar NU

by Mochamad Abdurrochim
21/07/2026 11:17 AM
0

JOMBANG, Tugujatim.id – Alih-alih kendaraan bermotor, panitia gelaran Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas Jombang...

Jawa Timur

Cuaca Jawa Timur Hari Ini Bikin Waspada, Dari Kabut Pekat hingga Hujan dan Angin Kencang Mengintai

by Mochamad Abdurrochim
21/07/2026 10:00 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Selasa (21/07/2026) bergerak dinamis dengan pola yang tidak merata di banyak daerah. Sejumlah...

Rumah doa.

DPRD Kabupaten Pasuruan Terima Aduan Warga Tolak Dugaan Rumah Doa Ilegal di Bangil

by Dwi Linda
20/07/2026 9:04 PM
0

PASURUAN, Tugujatim.id - Perwakilan warga Lingkungan Sukalipura, Kelurahan Dermo, Kecamatan Bangil, mendatangi kantor DPRD Kabupaten Pasuruan untuk audiensi pada Senin...

Piala Dunia 2026.

Spanyol Juara Piala Dunia 2026, Ribuan Warga Nobar di Sidoarjo Senang Berhadiah Umrah hingga Sepeda Gunung

by Dwi Linda
20/07/2026 6:05 PM
0

SIDOARJO, Tugujatim.id – Ribuan warga memadati Jalan Cokronegoro di depan Pendopo Delta Wibawa, Kabupaten Sidoarjo, Senin dini hari (20/07/2026). Mereka...

Next Post
Saifullah Yusuf atau Gus Ipul, Wali Kota Pasuruan terpilih. (Foto: Dokumen Pemprov Jatim) tolak mobil dinas

Gus Ipul Tolak Pengadaan Mobil Dinas, Sarankan untuk Penanganan Corona

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID