Tugujatim.id – Pernah mendengar istilah self harm? Pengertian sederhana dari istilah ini yaitu tindakan melukai atau menyakiti diri sendiri dengan berbagai cara sebagai bentuk dari ekspresi emosi tidak nyaman. Jadi, kamu pernah mengalaminya?
Dan sering kali tidak disadari perilaku ini bisa dimulai dari sejumlah perilaku yang terkesan biasa saja seperti bekerja tanpa istirahat (workaholic), menunda waktu makan, memukul diri sendiri, hingga pada akhirnya membuat luka yang tampak secara fisik dengan benda tajam.
Ternyata ada alasan tersembunyi di balik tindakan menyakiti diri sendiri. Yuk mengenal definisi hingga penyebab self harm terjadi pada seseorang.
Alasan Seseorang Melakukan Self Harm:
1. Mekanisme Displacement (Pemindahan Rasa Sakit)
Terkadang seseorang melakukan menyakiti diri sendiri karena ingin mengubah rasa sakit emosional menjadi rasa sakit fisik. Hal ini bukan semata-mata dilakukan untuk mencari perhatian dari orang lain, tapi lebih dianggap sebagai jalan keluar dari sejumlah emosi yang terlalu menekan. Contohnya, tindakan cutting, membuat memar, ataupun hal lainnya yang bisa mengakibatkan luka fisik.
2. Self Punishment (Tindakan Menghukum Diri Sendiri)
Seseorang yang mengalami “emotional damage” akibat kekerasan, perasaan rendah diri, ataupun penyesalan sangat mungkin melakukan hal ini karena merasa pantas untuk mendapatkan hukuman atas kesalahannya.
Sebenarnya, tindakan ini dilakukan untuk mengurai rasa bersalah, malu, ataupun tidak nyaman. Contoh perilakunya dengan memukul diri sendiri, menarik rambut, sengaja menjadi lapar, ataupun memaksakan batas diri berlebih.
3. Mengalihkan Diri dari Mati Rasa
Perasaan hampa, kesepian, bahkan tidak berdaya pada akhirnya akan membuat seseorang hanyut dalam kesedihan atau bahkan tidak merasakan apa pun. Dalam beberapa kasus, kehilangan yang mendalam atau bahkan korban dari pelecehan juga akan menjadikan “mati rasa” terhadap perasaan mereka sendiri.
Dengan menyakiti diri sendiri, rasa sakit menjadi pengingat bahwa dia masih hidup dan bisa merasakan sesuatu layaknya manusia lain.
4. Self Expression (Ekspresi Diri)
Pada akhirnya, ketika seseorang tidak dapat menerjemahkan rasa sakitnya kepada orang lain, termasuk orang terdekat. Mereka akan mengekspresikannya melalui cara lain, termasuk melukai diri sendiri.
Ketidakpercayaan terhadap orang lain, tertolak, ataupun diremehkan bisa menjadi alasan seseorang bercerita mengenai apa yang dirasakan. Melukai diri bisa jadi cara (tidak baik) untuk seseorang menyampaikan pesan ketika dia tidak didengarkan.
Itulah pengertian self harm dan alasan atas tindakan menyakiti diri sendiri. So, kamu jangan pernah merasa sendiri bahkan menyalahkan diri sendiri ya. Jika sudah merasakan indikasi ini, segera kamu konsultasi dengan ahlinya. Tetap semangat!
Writer: Cindy Rahayu Jasmin (Magang)
Editor: Dwi Lindawati








