Menteri Sosial Berikan Gerobak Motor hingga Mesin Jahit untuk Warga Pasuruan

Menteri Sosial Berikan Gerobak Motor hingga Mesin Jahit untuk Warga Pasuruan

  • Bagikan
Mentri Sosial, Tri Rismaharini saat memberikan bantuan gerobak motor pada seorang warga Pasuruan./tugu jatim
Menteri Sosial, Tri Rismaharini saat memberikan bantuan gerobak motor pada seorang warga Pasuruan. (Foto: Mahfud)

PASURUAN, Tugujatim.idMenteri Sosial RI, Tri Rismaharini, melakukan kunjungan kerja ke Gor Untung Surapati Kota Pasuruan, Sabtu (6/11/2021). Dia hadir bersama rombongan Komisi VIII DPR RI dan Komite III DPD RI dan disambut oleh Wakil Walikota Pasuruan, Adi Wibowo, beserta jajaran Forkopimda.

Dalam kesempatan itu, Risma memberikan secara langsung bantuan rehabilitasi sosial berupa uang tunai senilai Rp 3 miliar dan beras kepada ratusan pelaku UMKM, penyandang disabilitas serta anak yatim dari Kota hingga Kabupaten Pasuruan.

Mantan Walikota Surabaya ini bahkan menghadiahkan sebuah sepeda motor kepada Suyono (40), seorang penjual tahu asal Pasuruan.
Risma juga memberikan bantuan berupa mesin jahit dan alat bantu berjalan untuk warga disabilitas di Pasuruan.

“Ya itu program saya sendiri ya tujuan sebenarnya mereka kan bisa diberdayakan kalau dibantu, jadi tidak terus tergantung dengan orang lain,” ujarnya.

Salah seorang pelaku UMKM, Suyono (40) mengatakan jika bantuan ini sangat berarti baginya untuk bisa meningkatkan penjualan tahu yang dibuatnya.

“Alhamdulillah mas, sebelumnya saya terkendala musim hujan jadi nggak bisa jualan, sekarang sudah ada gerobak semoga lebih gampang jualan ke desa-desa, ” ujar Suyono.

Sementara itu, Wakil Walikota Pasuruan, Adi Wibowo mengucapkan rasa terima kasih kepada Kementrian Sosial yang sudah menyalurkan bantuan rehabilitasi sosial untuk warga yang terdampak pandemi.

“Harapan kita, ini jadi awal yang baik bagi Kota Pasuruan dalam penanganan problem sosial apalagi di tengah pandemi seperti saat ini, ” ujar Adi.

Selain pelaku UMKM, Kementrian Sosial juga menjanjikan bantuan dana pendidikan kepada para anak yatim piatu sebesar Rp 200 ribu untuk anak sekolah dan Rp 300 ribu untuk anak yang belum sekolah setiap bulannya.

  • Bagikan