MALANG, Tugujatim.id – Insiden mercon meledak terekam CCTV diduga menimpa lima anak di Kota Malang, Jawa Timur, Kamis (20/03/2025). Berdasarkan informasi yang dihimpun, lima anak tersebut meracik mercon sendiri hanya berbekal melihat video di YouTube.
Informasi yang dihimpun, anak-anak tersebut meracik mercon secara mandiri. Mereka berbekal beli bahan lewat online shop.
Muklis, warga setempat, mengatakan, anak-anak korban mercon meledak itu membeli bahan sendiri.
“Mereka membeli bahan sendiri. Katanya beli di online shop. Mereka meraciknya sendiri. Caranya melihat video di YouTube,” ungkap Muklis.
Baca Juga: Racik Bahan Sendiri, 5 Bocah Jadi Korban Ledakan Mercon di Malang
Dia mengatakan, lima anak korban mercon meledak, dua orang di antaranya luka parah. Dia menjelaskan, korban ledakan anak-anak masih SD dan SMP.
“Korban anak-anak semuanya. Tiga anak itu duduk di bangku kelas 3 dan 4 SD. Dua anak lainnya kelas 1 SMP,” kata Muklis.
Dia mengatakan, lima anak korban mercon meledak langsung dibawa ke RS Lavalette Malang. Dia menjelaskan, mereka alami luka bakar serius.
“Lima anak luka bakar, dua anak cukup parah kondisinya. Mulai dari terbakar di kepala dan tangan, ada yang mulai pinggang sampai bawah kaki,” jelasnya.
Kronologi Mercon Meledak
Diberitakan sebelumnya, kasus dugaan ledakan mercon yang terekam kamera CCTV terjadi di Kota Malang, Jawa Timur, Kamis (20/03/2025). Akibatnya, lima anak jadi korban langsung dilarikan ke rumah sakit.
Baca Juga: 5 Bocah di Malang Korban Ledakan Mercon, 2 Luka Bakar Serius
Rekaman CCTV itu memperlihatkan ledakan mercon yang besar hingga menimbulkan kepulan asap di teras depan rumah warga. Pasca mercon meledak, anak-anak berhamburan keluar dari kepulan asap sambil memegang bagian tubuhnya yang terkena ledakan.
Sementara itu, Dimas, saksi lainnya, mengaku mendengar ledakan mercon tersebut cukup keras. Dia memperkirakan, radius suara ledakan sekitar 500 meter.
“Waktu saya dengar itu, keras suaranya. Saya langsung keluar dan ternyata ledakan mercon itu. Langsung saya dan warga bantu evakuasi,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: M. Sholeh
Editor: Dwi Lindawati







