• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Monumen Tugu Malang./tugu malang

Monumen Tugu Malang. (Foto: Pinterest)

Monumen Tugu Kota Malang, Simbol Pertama Kemerdekaan Indonesia

Herlianto A by Herlianto A
5 years ago
in News, Wisata
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG, Tugujatim.id – Alun-Alun Tugu Kota Malang merupakan monumen lawas yang dibangun pertama kali saat kota-kota lain belum memilikinya. Tujuannya sebagai representasi bahwa Indonesia telah merdeka dari jajahan asing.

Pakar sejarah Universitas Negeri Malang (UM), Dr. R. Reza Hudiyanto,  menjelaskan dalam kanal YouTube Pemerintah Kota Malang bahwa peletakan batu pertama monumen ini dilakukan oleh Gubernur Jawa Timur, Doel Arnowo pada 17 Agustus 1946.

You might also like

Parkir digital di Surabaya.

82 Persen Wajib Pajak Sudah Beralih Parkir Digital di Surabaya, 500 Titik Masih Belum Berizin

18/07/2026 4:04 PM
Lapor Cak Eri.

Lapor Cak Eri Terima 9.217 Aduan Warga, Masalah Parkir Jadi Keluhan Terbanyak

18/07/2026 2:06 PM

Pembangunannya disaksikan langsung oleh Wali Kota Malang saat itu, M. Sardjono dan diresmikan oleh Ir. Soekarno. Kesaksian Sardjono sebagai tanda bahwa Indonesia telah memiliki tanahnya sendiri setelah sekian lama berada di bawah kekuasaan asing.

Pada tahun 1946,  kota-kota besar seperti, Jakarta, Surabaya, dan Semarang jatuh ke tangan sekutu dan diikuti oleh Belanda. Penguasaan atas kota-kota besar tersebut berada ditangan Belanda. Hanya ada kota-kota yang berada di pedalaman yang bebas dari kekuasaan seperti Jogja, Kediri, Madiun, Surakarta, dan Malang.

Dari beberapa kota di pedalaman, Malang adalah kota yang paling modern dari aspek infrastruktur dan paling bagus. Faktor politik juga menyertai pembangunan monumen ini.

Dilihat dari segi wilayah, membangun monumen di Yogyakarta sangatlah tidak mungkin. Karena di sana merupakan tanah kerajaan. Begitu pula di Surakarta, tanahnya merupakan wilayah sunan. Setelah ditilik kembali, Malang memang tanah netral yang tidak dikuasai pihak tertentu di mana masyarakat pada masa itu dapat mewujudkan ekspresinya melalui struktur fisik.

Bentuk bangunan ini terdiri dari bambu runcing, relief dengan sisi berbentuk lima yang isinya lima gambar pulau besar, proklamasi, dan di bawahnya (penopang dasar) berupa padma. Sedangkan ciri khas dari patung yang ditemukan di berbagai macam candi adalah padma.

Dengan struktur bentuknya seperti bunga teratai sebagai dasar tugu. Bagian setelahnya, yaitu pancasila dan Indonesia bermakna kesucian karena letaknya tepat di atas padma. Dan, bambu runcing sendiri berarti simbol perlawanan yang menggambarkan keadaan serba kekurangan rakyat Indonesia saat menghadapi lawan.

Tags: Alun-Alun TuguKota MalangSejarah Monumen Tugu MalangSimbol Kemerdekaan
Herlianto A

Herlianto A

Related Stories

Parkir digital di Surabaya.

82 Persen Wajib Pajak Sudah Beralih Parkir Digital di Surabaya, 500 Titik Masih Belum Berizin

by Dwi Linda
18/07/2026 4:04 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya berupaya menata sektor perparkiran dengan penerapan pembayaran non tunai atau digital secara perlahan...

Lapor Cak Eri.

Lapor Cak Eri Terima 9.217 Aduan Warga, Masalah Parkir Jadi Keluhan Terbanyak

by Dwi Linda
18/07/2026 2:06 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Sejak diluncurkan pada pada 11 Mei 2026 lalu, antusiasme warga yang memanfaatkan hotline “Lapor Cak Eri” semakin...

Idul Khotmi.

Hari Pertama, Puluhan Ribu Jemaah Padati Idul Khotmi Nasional Tarekat Tijaniyah Ke-234 di Ponpes Al-Amien Prenduan

by Dwi Linda
18/07/2026 12:11 PM
0

SUMENEP, Tugujatim.id – Hari pertama Idul Khotmi Nasional Tarekat Tijaniyah ke-234 resmi digelar di Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan, Kabupaten Sumenep,...

Cuaca di Jawa Timur.

Cerah Menguat, Kabut dan Hujan Ringan Tetap Muncul: Antisipasi Variasi Cuaca di Jawa Timur 18 Juli 2026

by Dwi Linda
18/07/2026 8:16 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Sabtu (18/07/2026) menunjukkan pola yang cukup beragam, dengan kombinasi cerah, berawan, udara kabur,...

Next Post
Suasana parkiran di Alun-Alun Kota Wisata Batu yang kini sudah mulai dipadati pengunjung. (Foto: M. Ulul Azmy/Tugu Malang/Tugu Jatim)

Dongkrak PAD, Alun-Alun Kota Batu Bakal Pakai Palang Pintu Otomatis saat Parkir

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID