• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Keluarga di Pakis.

Petugas saat melakukan olah TKP di rumah korban, Pakisaji, Kabupaten Malang, Rabu (13/12/2023). (Foto: Aisyah Nawangsari Putri/Tugu Malang)

Motif Ekonomi Keluarga di Pakis Malang Diduga Bunuh Diri, Korban Sempat Ngajar Sehari sebelum Tewas

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
3 years ago
in Peristiwa
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG, Tugujatim.id – Polisi menyelidiki kasus keluarga di Pakis, Kabupaten Malang, diduga bunuh diri hingga tewas mengenaskan pada Selasa (12/12/2023). Hasil sementara, aksi yang menewaskan tiga orang ini diduga akibat faktor ekonomi.

Kepala keluarga sekaligus korban tewas berinisal W, 44, diduga terjerat utang. Dia tidak bisa mengembalikannya.

You might also like

Tol Jombang-Mojokerto.

Lagi! Tragedi di Tol Jombang-Mojokerto: Satu Orang Tewas usai Honda City Tabrak Truk Gandeng

12/06/2026 9:55 AM
Mayat bayi.

Geger! Penemuan Mayat Bayi dalam Kardus di Kebun Tebu Gondanglegi Malang

11/06/2026 6:47 PM

Kasatreskrim Polres Malang AKP Gandha Syah Hidayat mengatakan, masih mendalami berapa total utang W dan sejak kapan korban terjerat utang. Dia memastikan utangnya bukan do pinjol maupun instansi, tapi seseorang.

Baca Juga: 4 Motor Custom Yamaha Favorit Bikers Kekinian, Adventure Makin Seru dengan Gaya Klasik

“Beberapa saksi beri informasi yang bersangkutan, W, pernah meminta tolong dipinjami sejumlah uang,” kata Gandha, Rabu (13/12/2023).

Para saksi, dia mengatakan, W sulit untuk mengembalikan uang yang dipinjam seminggu sebelum kejadian.

Gandha mengatakan, kendala pengungkapan kasus keluarga di Pakis diduga bunuh diri ini karena handphone milik W tidak ditemukan di mana pun. Anak dari W yang masih hidup, K, 12, memberi keterangan mendengar ayahnya mengatakan handphone-nya rusak pada Minggu (10/12/2023).

“K biasanya diantar jemput sekolah. Sampai kejadian terakhir, saksi K ini belum pernah melihat W memegang handphone,” terang Gandha.

K juga menyampaikan, tidak pernah melihat orang tuanya cekcok.

“K mengaku orang tuanya tidak pernah cekcok. Saya tanya 5-10 kali,” ujar Gandha.

Fakta Keluarga Bunuh Diri di Pakis, Korban Sempat Ngajar sebelum Tewas

W, 44, sebagai kepala keluarga berprofesi sebagai guru SD di Kota Malang. Sehari sebelum tewas, dia masih sempat mengajar.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Malang Suwarjana mengatakan, W masih terlihat datang ke sekolah pada Senin (11/12/2023). Dia lalu izin untuk menjemput salah satu putrinya pulang dari sekolah.

Baca Juga: Super Nyaman! 8 Desain Rumah Minimalis 2 Lantai Bernuansa Modern Paling Favorit 2024 

“Terakhir ketemu Senin itu masih masuk, normal saja. Dia izin pukul 09.00 mau menjemput putrinya,” kata Suwarjana, Rabu (13/12/2023).

Dia mengatakan, W ini statusnya sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Pemkot Malang. Berdasarkan catatan kesehatan, dia tidak memiliki riwayat gangguan jiwa.

“Nggak (ada riwayat gangguan jiwa), normal. Dia guru cerdas, humble, dan aktif,” tutur Suwarjana.

Keluarga bunuh diri di Pakis.
Kasatreskrim Polres Malang AKP Gandha Syah Hidayat. (Foto: Aisyah Nawangsari Putri/Tugu Malang)

Berdasarkan pengakuan rekan-rekan kerja W pada Suwarjana, W dinilai sosok baik dan rajin beribadah. Bahkan, dia rajin melaksanakan salat Duha dan puasa Senin-Kamis.

“Dia juga orangnya bukan yang tertutup, sosok yang baik. Dia juga aktif di organisasi guru,” imbuhnya.

Suwarjana juga mengatakan, pihaknya telah memberikan uang duka serta hak-hak lainnya kepada keluarga W.

Diberitakan sebelumnya, tiga anggota keluarga di Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, tewas diduga bunuh diri pada Selasa pagi (12/12/2023). Mereka adalah kepala keluarga W, 44; istrinya berinisial S, 41; dan anaknya berinisial R, 12.

Beruntung, salah satu anak mereka yang berinisial K, 12, saudara kembar R, ditemukan dalam kondisi selamat. Polisi menduga aksi keluarga di Pakis ini dilatarbelakangi faktor ekonomi.

Kontak Bantuan

Anda bisa mencari bantuan jika mengetahui ada sahabat atau kerabat, termasuk diri Anda sendiri, yang memiliki kecenderungan bunuh diri.

Informasi terkait depresi dan isu kesehatan mental bisa diperoleh dengan menghubungi dokter kesehatan jiwa di puskesmas dan rumah sakit terdekat, atau mengontak sejumlah komunitas untuk mendapat pendampingan.

Beberapa pendampingan bisa menghubungi LSM Jangan Bunuh Diri via e-mail janganbunuhdiri@yahoo.com dan saluran telepon (021) 9696 9293, dan Yayasan Pulih di (021) 78842580.

Anda juga bisa menghubungi Gerakan “Into The Light” via Facebook di IntoTheLightID atau Twitter @IntoTheLightID. Anda juga bisa menghubungi via e-mail di intothelight.email@gmail.com.

Anda juga menghubungi Save yourself melalui Facebook Save Yourselves atau Instagram @saveyourselves.id, atau via Line di @vol7047h. Website layanan konseling ini bisa dilihat di saveyourselves.org.

Writer: Aisyah Nawangsari Putri

Editor: Dwi Lindawati

Tags: Aksi Bunuh DiriBerita bunuh diriBerita Kabupaten Malang hari iniBunuh diri di Pakis MalangBunuh diri karena utangGuru di Pakis bunuh diriGuru Pakis Malang bunuh diriKabupaten Malang hari iniKeluarga di Pakis bunuh diriMotif guru di Pakis bunuh diri
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Tol Jombang-Mojokerto.

Lagi! Tragedi di Tol Jombang-Mojokerto: Satu Orang Tewas usai Honda City Tabrak Truk Gandeng

by Dwi Linda
12/06/2026 9:55 AM
0

JOMBANG, Tugujatim.id – Ruas Tol Jombang-Mojokerto (Tol Jomo) kembali menjadi saksi bisu sebuah tragedi yang merenggut nyawa. Satu orang dilaporkan...

Mayat bayi.

Geger! Penemuan Mayat Bayi dalam Kardus di Kebun Tebu Gondanglegi Malang

by Dwi Linda
11/06/2026 6:47 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Warga Desa Gondanglegi Kulon, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang, geger dengan penemuan mayat bayi perempuan yang ditemukan di...

Pantai Pangi.

3 Santri Terseret Ombak di Pantai Pangi Blitar saat Outing Class, Satu Korban Hilang

by Dwi Linda
11/06/2026 4:40 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Sebanyak tiga santri asal Pondok Pesantren (Ponpes) Muhammadiyah Markas Quran Kabupaten Kediri terseret ombak besar di Pantai...

Mobil di Surabaya.

2 Mobil di Surabaya Tercebur dan Terjun dalam Sehari, Pemicu Pengemudi Sama-Sama Diduga Hilang Kendali

by Dwi Linda
09/06/2026 7:38 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Dua kecelakaan tunggal yang melibatkan mobil pribadi terjadi di dua lokasi berbeda di Kota Surabaya, Jawa Timur,...

Next Post
Air keras.

Dendam Dicerai Sepihak, Pria di Pakis Malang Siram Air Keras Mantan Istri saat Boncengan dengan Pacar

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID