TUBAN, Tugujatim.id – Sebuah sepeda motor tabrak mobil yang tengah terparkir di Jalan Panglima Sudirman, Tuban, Sabtu malam (05/04/2025). Insiden tragis itu merenggut nyawa seorang pemuda asal Lamongan yang diduga kehilangan konsentrasi saat mengendarai motornya.
Kanit Penegakan Hukum (Gakkum) Satlantas Polres Tuban Iptu Eko Sulistyono menjelaskan, peristiwa maut tersebut bermula saat pengendara motor Yamaha Jupiter MX bernopol S-3485-JL yang dikendarai oleh Ifan Rusdianto, 22, melaju dari arah barat ke timur. Di belakangnya, duduk seorang penumpang bernama Riski.
Baca Juga: Satu Meninggal Dunia dan Cidera Kepala Akibat Sepeda Motor vs Minibus di Jember
“Diduga pengemudi tidak konsentrasi ke arah depan sehingga tidak menyadari ada kendaraan yang sedang parkir di sisi kiri jalan. Akibatnya, motor tersebut menabrak bagian belakang Toyota Innova L-1035-JA yang dikemudikan Sugiharto dan sedang berhenti,” ujar Iptu Eko.
Benturan keras motor tabrak mobil itu membuat Ifan terlempar dan mengalami luka parah. Tim medis yang datang ke lokasi segera mengevakuasi korban ke RSUD dr. Koesma Tuban, namun nyawanya tidak berhasil diselamatkan.
“Korban mengalami luka cukup serius. Setelah diperiksa tim medis, dia dinyatakan meninggal dunia,” terang Iptu Eko.
Sementara itu, penumpang bernama Riski selamat dan hanya mengalami luka ringan. Mobil Toyota Innova yang ditabrak mengalami kerusakan di bagian belakang. Total kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp2 juta.
Kecelakaan ini menambah deret panjang insiden lalu lintas yang terjadi karena kurangnya konsentrasi pengendara di jalan.
“Kami mengimbau kepada seluruh pengendara, khususnya roda dua, untuk selalu waspada dan menjaga fokus saat berkendara, terutama di malam hari ketika jarak pandang terbatas,” tegas Iptu Eko.
Kini kasus ini tengah dalam penanganan pihak kepolisian untuk proses lebih lanjut. Polisi juga melakukan pendataan terhadap kendaraan serta saksi di sekitar lokasi kejadian.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Mochamad Abdurrochim
Editor: Dwi Lindawati








