• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Cabe

Ilustrasi cabai (Foto: Unsplash/Mufid Majnun)

Musim Penghujan jadi Penyebab Harga Cabai di Jatim Meroket

Darmadi Sasongko by Darmadi Sasongko
2 years ago
in Bisnis, Pemerintahan
0
Share on FacebookShare on Twitter

SURABAYA, Tugujatim.id – Musim penghujan menjadi penyebab harga cabai di Jawa Timur terus meroket. Kenaikan harga cabai dikarenakan gagal panen akibat musim penghujan.

Pantauan Sistem Informasi Ketersediaan Pangan dan Bahan Pokok Provinsi Jatim, Minggu (25/2/2024) harga cabai besar di Jawa Timur rata-rata Rp81 ribu per kg, cabai rawit merah Rp63 ribu, dan cabai merah keriting Rp73 ribu.

You might also like

ASN

Seleksi Terbuka, 37 ASN Berebut Enam Posisi Eselon II di Pemkot Blitar

10/06/2026 9:25 PM
Bawang Merah

Probolinggo Gandeng Kota Malang Pasok Bawang Merah, Sekaligus Perluas Pasar UMKM

05/06/2026 8:55 AM

Menurut Pj Gubernur Jatim Adhy Karyono, musim hujan membuat tanaman cabai di sejumlah daerah mudah layu sehingga stoknya berkurang sehingga menyebabkan harga meroket.

“Setiap tahun pasti seperti itu (naik) karena ketika musim hujan itu tanaman akan rontok. Kalau nggak musim hujan stoknya banyak,” katanya saat di operasi pasar murah kantor Disperindag Jatim pada Minggu (25/2/2024).

Selain itu, faktor lainnya juga dipengaruhi oleh masalah distribusi. Sebab, selain Jatim, cabai juga dikirim ke luar provinsi.

“Persoalan distribusi. Cabai kita kuga keluar dari Provinsi Jatim. Nanti kita bicarakan dengan pasar karena dari kulakan pasar sebenarnya. Ini yang menjadi PR kita,” tuturnya.

Kemudian, untuk menjaga ketahanan cabai agar bisa memenuhi kebutuhan masyarakat sehingga inflasi tetap terkendali, Pemprov Jatim akan mengupayakan gudang pendingin agar cabai tetap fresh dan tersimpan lebih lama.

“Agar ketersediaan stok cabai dapat bertahan lebih lama, Pemprov Jatim sedang mengupayakan gudang berpendingin dengan melibatkan Badan Usaha Milik Daerah, bekerja sama dengan pemerintah kabupaten/ kota,” tandasnya.

Reporter : Izzatun Najibah

Editor: Darmadi Sasongko

Tags: berita Surabayaberita Surabaya hari iniSurabaya
Darmadi Sasongko

Darmadi Sasongko

Related Stories

ASN

Seleksi Terbuka, 37 ASN Berebut Enam Posisi Eselon II di Pemkot Blitar

by Mochamad Abdurrochim
10/06/2026 9:25 PM
0

KOTA BLITAR, Tugujatim.id - Proses Seleksi Terbuka (Selter) untuk mengisi kekosongan kursi enam Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama di lingkup...

Bawang Merah

Probolinggo Gandeng Kota Malang Pasok Bawang Merah, Sekaligus Perluas Pasar UMKM

by Mochamad Abdurrochim
05/06/2026 8:55 AM
0

PROBOLINGGO, Tugujatim.id – Kabupaten Probolinggo terus memperluas jaringan pemasaran komoditas unggulan daerah. Terbaru, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo menjalin kerja sama...

Marketing FYP TikTok

Strategi Marketing FYP TikTok 2026, Cara Brand Menarik Perhatian Konsumen dalam Hitungan Detik

by Mochamad Abdurrochim
04/06/2026 9:30 PM
0

Tugujatim.id – Di tengah derasnya arus konten yang muncul setiap hari di TikTok, perhatian pengguna menjadi sesuatu yang sangat berharga....

Surabaya

Dishub Surabaya Pasang Foto Jukir di Rambu Parkir Digital

by Mochamad Abdurrochim
04/06/2026 8:52 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id- Sebagai upaya meningkatkan transparansi Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, memasang foto juru parkir (jukir) pada rambu parkir digital di...

Next Post
KPPS

Cerita KPPS Mojokerto: Kontraksi Kehilangan Bayi Hingga Kaki Tertusuk Bambu

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID