• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
RR Eka Surjandari Hendrakusuma, perempuan yang sudah berusia 61 tahun dan memiliki 7 cucu namun tetap semangat mengenyam pendidikan dan berhasil meraih gelar sarjana. (Foto: Berita Anak Surabaya) tugu jatim nenek sarjana, mahasiswa tertua

RR Eka Surjandari Hendrakusuma, perempuan yang sudah berusia 61 tahun dan memiliki 7 cucu namun tetap semangat mengenyam pendidikan dan berhasil meraih gelar sarjana. (Foto: Dokumen/Berita Anak Surabaya)

Nenek 7 Cucu di Surabaya Berhasil Raih Gelar Sarjana di Usia 61 Tahun

Gigih Mazda by Gigih Mazda
5 years ago
in News, Pendidikan, Pilihan Redaksi
0
Share on FacebookShare on Twitter

SURABAYA, Tugujatim.id – Gelora api semangat yang ditunjukkan oleh sosok bernama RR Eka Surjandari Hendrakusuma dalam meniti pendidikan boleh jadi patut ditiru. Meski usianya telah menginjak 61 tahun dan telah memiliki 7 cucu, ia tetap semangat belajar dan akhirnya berhasil meraih gelar sarjana dari Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa), Sabtu (30/10/2021) lalu.

“Alhamdulillah saya sudah diwisuda hari Sabtu (30/10/2021) kemarin,” ujar Eka kepada Basra, partner Tugu Jatim, Selasa (2/11/2021).

You might also like

Jawa Timur.

Kabut dan Udara Kabur Mendominasi, Waspadai Jarak Pandang di Jawa Timur 4 Juni 2026

04/06/2026 8:23 AM
BGN

Eks Kepala BGN Jadi Tersangka Korupsi MBG, Dugaan Modus hingga Harta Kekayaan Dadan Hindayana Terkuak

03/06/2026 10:41 PM

Ibu empat anak sekaligus nenek dari tujuh cucu ini tercatat sebagai wisudawan tertua di Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa). Gelar sarjana berhasil diraih Eka setelah menempuh pendidikan kuliah selama 3,5 tahun. Hebatnya, Eka mampu meraih IPK 3,76.

Eka mengisahkan keinginan kuliah berawal dari tidak adanya guru-guru PAUD di tempatnya yang memiliki pendidikan khusus tentang PAUD.

“Sekarang kan PAUD berada di bawah Diknas jadi kurikulum harus ikut Diknas. Kebetulan saya kan Ketua Pos PAUD, nah saya tawari guru-guru di PAUD untuk kuliah lagi agar dapat ilmu yang lebih kompeten. Tapi ndak ada yang mau, ya sudah saya saja yang kuliah,” jelas lulusan PG PAUD Unusa ini.

Selama kuliah, Eka tak mengeluh sedikitpun. Meski harus naik motor setiap ke kampus, Eka rela menjalaninya. Ini dilakukan Eka sebelum pandemi melanda.

“Sebelum pandemi kan kuliah masih tatap muka, jadi saya ke kampus naik motor. Itu setiap hari Senin sampai Jumat. Alhamdulillah saya masih sanggup naik motor,” tukasnya seraya tergelak.

Tak hanya harus rela kuliah naik motor, panggilan ‘Uti’ yang disematkan kepada dirinya juga diterima dengan terbuka.

“Saya kan paling tua di kampus, jadi teman-teman di kelas manggilnya Uti,” gelaknya.

Dukungan dari pihak keluarga membuat wanita kelahiran 28 April 1959 ini bisa menyelesaikan kuliah.

Eka menceritakan saat pertama kali dirinya ingin melanjutkan kuliah dan menyampaikan keinginannya kepada keluarga.

“Saat itu anak-anak kaget saya akan kuliah lagi. Tapi hanya sebatas kaget saja, dukungan tetap diberikan dan meyakini kalai ibunya bisa menyelesaikan kuliah,” katanya.

Bagi Eka pendidikan hukumnya wajib, sehingga tidak mengenal waktu dalam menuntut ilmu. Eka juga ingin memberikan contoh kepada cucu-cucunya jika dia bisa menjadi sarjana meskipun usia sudah tidak muda lagi.

“Saat usia muda saya sempat kuliah tetapi tidak selesai karena berbarengan dengan kerja. Nah sekarang saya ingin menyelesaikan pendidikan sarjana, dan memaksa harus kuliah lagi. Alhamdulillah saya bisa mewujudkannya,” pungkasnya.

 

Sumber Artikel: Berita Anak Surabaya

Tags: Kota SurabayapendidikanSurabaya
Gigih Mazda

Gigih Mazda

Related Stories

Jawa Timur.

Kabut dan Udara Kabur Mendominasi, Waspadai Jarak Pandang di Jawa Timur 4 Juni 2026

by Dwi Linda
04/06/2026 8:23 AM
0

Tugujatim.id - Prakiraan cuaca Jawa Timur untuk Kamis (04/06/2026) menunjukkan dominasi kabut, udara kabur, dan kondisi berawan di banyak wilayah,...

BGN

Eks Kepala BGN Jadi Tersangka Korupsi MBG, Dugaan Modus hingga Harta Kekayaan Dadan Hindayana Terkuak

by Mochamad Abdurrochim
03/06/2026 10:41 PM
0

Tugujatim.id - Mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, resmi ditahan Kejaksaan Agung (Kejagung) setelah ditetapkan sebagai tersangka kasus...

Bawang Merah

Harga Bawang Merah di Probolinggo Tembus Rp65 Ribu, Dipicu Permintaan Iduladha

by Mochamad Abdurrochim
03/06/2026 8:13 PM
0

PROBOLINGGO, Tugujatim.id - Harga bawang merah di Kabupaten Probolinggo masih bertahan tinggi usai Hari Raya Iduladha 2026. Di sejumlah pasar...

Semeru

Pendaki Semeru Terjatuh Saat Lewat Jalur Ilegal, Evakuasi Terkendala Medan Curam

by Mochamad Abdurrochim
03/06/2026 6:15 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Pendaki Semeru kembali memakan korban. Seorang pendaki dilaporkan terjatuh di lereng Gunung Semeru usai nekat melintas melalui...

Next Post
Bupati Bojonegoro Anna Muawanah secara simbolis memberikan bantuan beasiswa tingkat akhir untuk mahasiswa/mahasiswi di Bojonegoro sebesar Rp 2.500.000 per orang, Rabu (03/11/2021). (Foto: Dok.Pemkab Bojonegoro) tugu jatim

Pemkab Bojonegoro Kembali Beri Bantuan Beasiswa untuk Mahasiswa Tingkat Akhir

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID