Ngefans pada Merry Riana, Mahasiswi Universitas Syiah Kuala Ini Ceritakan Perjuangannya Jadi Top Coach - Tugujatim.id

Ngefans pada Merry Riana, Mahasiswi Universitas Syiah Kuala Ini Ceritakan Perjuangannya Jadi Top Coach

  • Bagikan
Merry Riana. (Foto: Dokumen/Tugu Jatim)
Cut Mirna dalam Coach Development Program PT Merry Riana Group. (Foto: Dokumen)

Tugujatim.id – Mencari pengalaman dan pengetahuan merupakan salah satu semangat jiwa muda yang harus ditanamkan agar bisa menjadi insan pemelajar sejati yang tangguh dan siap menghadapi tantangan apa pun. Inilah yang dilakukan salah satu mahasiswi Universitas Syiah Kuala bernama Cut Mirna karena terinspirasi dari seorang Merry Riana.

Berawal dari rasa kagum dia kepada motivator Merry Riana, membuat dia tertarik untuk mengikuti program-program yang diadakan PT Merry Riana Group. Salah satu program yang dia ikuti adalah Coach Development Program.

Dalam wawancaranya pada Minggu (16/01/2022), Cut Mirna menjelaskan bahwa dalam mengikuti program yang diadakan PT Merry Riana Group tersebut bukanlah hal yang mudah, mengingat pada awalnya dia mencoba mendaftar pada 2021, tapi mengalami kegagalan pada tahap kedua tes program tersebut.

Cut Mirna menjelaskan alasan awalnya sangat ingin mengikuti program ini adalah karena dia salah satu fans dari Merry Riana, seorang entrepreneur dan motivator perempuan yang cukup sukses di Indonesia. Karena itu, tak mau pantang menyerah, dia banyak belajar dan memperbanyak pengalamannya agar bisa lolos pada program ini. Lalu dia mencoba kembali untuk mengikuti tes.

“Saya kembali lagi tes di akhir tahun. Saya apply lagi dan alhamdulillah lolos,” tutur Cut pada sesi wawancara.

Setelah dinyatakan lolos, dia mendapatkan tugas untuk mengikuti coaching dengan menjadi coach bagi anak-anak usia 7-13 tahun. Dia berkesempatan memberikan coaching pada 10 siswa yang berusia 9 tahun. Program yang berlangsung dari Desember 2021-Januari 2022 ini memberikan kesan yang sangat luar biasa bagi Cut Mirna.

Banyak sekali hambatan yang dia hadapi selama program tersebut berlangsung. Cut Mirna menceritakan, salah satu hambatan yang dia hadapi adalah manajamen waktu karena harus meluangkan waktu agar tetap fokus pada program coaching tersebut. Memang banyak sekali insight yang didapatkan Cut Mirna dalam program tersebut.

“Sekarang saya sudah bisa mengatasi manajemen waktu. Jadi, saya bisa bedain mana hal yang dibutuhkan dan mana hal yang diinginkan,” ujarnya.

Di akhir sesi wawancara, Cut memberikan tips bagi para mahasiswa dalam mengikuti segala kegiatan yang diminati ataupun sedang dijalani.

“Berprogres dan yakin bisa, pasti bisa, teruslah berkompetisi dengan dirimu sendiri walau hanya 1% karena dimulai dari kata I Can kamu akan menjadi something,” tutup Cut Mirna.

 

Penulis adalah member dari Pondok Inspirasi (Pondasi).

  • Bagikan