• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Pernikahan dini.

Ketua TP PKK Jember Ning Ghyta (kanan) menegaskan pentingnya pola asuh keluarga dalam talkshow “Sekolah Berdaya Mencegah Pernikahan Dini”. (Foto: dok Diskominfo Jember)

Ning Ghyta Sebut Pola Asuh Tentukan Pencegahan Pernikahan Dini di Jember

Dwi Linda by Dwi Linda
3 months ago
in Advertorial
0
Share on FacebookShare on Twitter

JEMBER, Tugujatim.id – Pencegahan pernikahan dini di Kabupaten Jember, Jatim, tidak cukup hanya mengandalkan kebijakan pemerintah. Ketua TP PKK Jember Ghyta Eka Puspita atau Ning Ghyta menegaskan bahwa pola asuh dalam keluarga menjadi faktor penentu utama dalam menekan angka pernikahan dini.

Ning Ghyta menyampaikannya dalam talkshow “Sekolah Berdaya Mencegah Pernikahan Dini” di Pendopo Wahyawibawagraha, Rabu (15/04/2026).

You might also like

Pusat Kajian Konstitusi

Diresmikan Menko Yusril, Unikama Miliki Pusat Kajian Konstitusi dan Demokrasi

07/07/2026 5:44 PM
SDGs

Dukung SDGs, Departemen Kebidanan FK UM Edukasi Kesehatan Reproduksi Remaja untuk Ratusan Siswa SMKN 2 Malang

07/07/2026 5:20 PM

Baca Juga: Kisah Salami, Lansia di Jember Ini Berubah Nasib lewat Program RTLH Desa Kemuningsari Lor

Menurut dia, berbagai persoalan sosial seperti kemiskinan, stunting, hingga rendahnya literasi memiliki akar yang kuat di lingkungan keluarga. Karena itu, intervensi dari hulu melalui pendidikan keluarga dinilai lebih efektif dibanding sekadar pendekatan regulasi.

“Semua permasalahan itu bermulanya dari keluarga. Karena itu, kami di PKK fokus pada pendidikan keluarga, bagaimana orang tua bisa mencintai anak dengan cara yang lebih tepat,” ujarnya.

Ning Ghyta menjelaskan, TP PKK Jember aktif mengedukasi melalui forum berbagi serta penguatan kurikulum pendidikan keluarga. Upaya ini juga melibatkan peran Bunda PAUD hingga relawan di tingkat akar rumput untuk memastikan pendekatan yang dilakukan menyentuh langsung masyarakat.

Pernikahan dini di Jember.
Ketua TP PKK Jember Ning Ghyta foto bersama peserta talkshow “Sekolah Berdaya Mencegah Pernikahan Dini”. (Foto: dok Diskominfo Jember)

Selain itu, dia menekankan pentingnya membangun hubungan reflektif dalam keluarga sebagai fondasi utama pencegahan pernikahan dini.

“Kalau anak sudah merasa cukup cinta di rumah, dia tidak akan mencarinya di luar. Ini penting untuk mencegah pernikahan dini,” tegasnya.

Pendekatan berbasis keluarga yang dilakukan di Jember juga mendapat perhatian dari Najelaa Shihab. Dia menilai langkah tersebut sebagai strategi yang jarang dilakukan di daerah lain.

Menurut Najelaa, pendidikan keluarga yang melibatkan PAUD, PKK, hingga kolaborasi lintas sektor merupakan bagian penting dari solusi jangka panjang dalam mengatasi persoalan sosial.

Baca Juga: Data Kemiskinan di Jember Bermasalah, Gus Fawait Turunkan ASN Cek Kondisi Warga

“Pendidikan itu dari hulu ke hilir, mulai dari keluarga hingga masyarakat. Upaya yang dilakukan di Jember ini menunjukkan keseriusan dalam membangun ekosistem pendidikan yang utuh,” jelasnya.

Dia menambahkan, program Sekolah Berdaya yang tengah dirintis diharapkan mampu menjawab persoalan nyata di masyarakat melalui pembelajaran kontekstual. Dengan kolaborasi yang terus diperkuat, Jember dinilai memiliki peluang menjadi contoh daerah dalam menekan angka pernikahan dini melalui penguatan keluarga dan pendidikan. (adv)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

Writer: Feni Yusnia

Editor: Dwi Lindawati

Tags: Angka pernikahan dini Kabupaten JemberBerita Kabupaten Jember hari iniJemberKabupaten Jember hari iniKetua TP PKK Jember Ning GhytaPencegahan pernikahan dini di JemberPernikahan dini di Jember
Dwi Linda

Dwi Linda

Related Stories

Pusat Kajian Konstitusi

Diresmikan Menko Yusril, Unikama Miliki Pusat Kajian Konstitusi dan Demokrasi

by Mochamad Abdurrochim
07/07/2026 5:44 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Pusat Kajian Konstitusi dan Demokrasi resmi dimiliki Universitas PGRI Kanjuruhan Malang (Unikama) setelah diresmikan Menteri Koordinator Bidang...

SDGs

Dukung SDGs, Departemen Kebidanan FK UM Edukasi Kesehatan Reproduksi Remaja untuk Ratusan Siswa SMKN 2 Malang

by Mochamad Abdurrochim
07/07/2026 5:20 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Masa remaja merupakan fase transisi krusial yang dipenuhi perubahan fisik, hormonal, dan psikologis. Guna membekali generasi muda...

Prof Yusril

Orasi Kebangsaan Prof Yusril di Unikama Bahas Demokrasi dan Supremasi Hukum

by Mochamad Abdurrochim
07/07/2026 1:17 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Orasi Kebangsaan digelar Universitas PGRI Kanjuruhan Malang (Unikama) dengan menghadirkan Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan...

Sekolah Rakyat

Sekolah Rakyat di Wilayah 3T Jadi Bahasan Kemensos dan DPRD Teluk Wondama

by Mochamad Abdurrochim
07/07/2026 7:30 AM
0

JAKARTA, Tugujatim.id – Sekolah Rakyat di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T) menjadi salah satu fokus pembahasan dalam audiensi antara...

Next Post
DPRD Pasuruan.

Pansus DPRD Pasuruan Dukung Penghentian Total Proyek Real Estate di Lereng Arjuno-Welirang

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID