JEMBER, Tugujatim.id – Program renovasi rumah tidak layak huni (RTLH) di Kabupaten Jember mulai menunjukkan dampak nyata. Salah satunya dirasakan lansia di Jember bernama Salami, 80, warga Desa Kemuningsari Lor, Kecamatan Panti, yang kini bisa tinggal di rumah layak setelah puluhan tahun hidup dalam kondisi serba terbatas.
Sebelumnya, Salami menempati rumah sederhana berdinding kalsiboard dengan lantai tanah. Kondisi tersebut membuat rumahnya kerap bocor saat hujan dan tidak nyaman untuk dihuni.
Baca Juga: Data Kemiskinan di Jember Bermasalah, Gus Fawait Turunkan ASN Cek Kondisi Warga
“Alhamdulillah, dulu rumahnya terbuat dari kalsiboard saja, bawahnya tanah. Kalau hujan, ya pasti bocor,” kenang Salami, Rabu (15/04/2026).
Melalui program RTLH yang digulirkan Pemerintah Kabupaten Jember, rumah tersebut kini telah direnovasi menjadi bangunan tembok yang lebih kokoh dan layak. Perubahan ini membuat Salami bisa menjalani hidup dengan lebih tenang.
Warga Berterima Kasih kepada Bupati Buat Rumahnya Bagus
Di usia 80 tahun, lansia di Jember ini tetap bekerja sebagai pencari rumput atau ngarit untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Dia mengumpulkan pakan ternak milik orang lain dengan sistem bagi hasil atau gaduh.
Keterbatasan ekonomi membuat impian memiliki rumah layak sempat sulit terwujud. Hingga akhirnya, dia terdata sebagai penerima bantuan RTLH melalui pendataan yang dilakukan perangkat desa.

Program RTLH. (Foto: dok Diskominfo Jember)
Tidak hanya Salami, tercatat ada enam warga di Desa Kemuningsari Lor yang menerima bantuan serupa. Program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mempercepat penanganan kemiskinan melalui pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.
“Terima kasih banyak sudah dikasih rumah seperti ini. Alhamdulillah, Pak Bupati yang sekarang membuatkan rumah di sini jadi bagus begini,” ungkapnya.
Baca Juga: Bupati Jember Gus Fawait Raih Penghargaan PWI Jatim Award 2026
Meski kini memiliki rumah dengan dinding tembok dan lantai yang lebih nyaman, Salami masih hidup dalam kesederhanaan. Di dalam rumahnya hanya terdapat kasur sebagai tempat beristirahat, sementara fasilitas lainnya masih memanfaatkan milik kerabat terdekat.

Program RTLH yang terus digencarkan ini menjadi salah satu langkah konkret Pemkab Jember dalam meningkatkan kualitas hidup warga. Selain memberikan hunian layak, program ini juga diharapkan mampu menekan angka kemiskinan secara bertahap.
Di bawah kepemimpinan Bupati Jember Gus Fawait, intervensi pada sektor dasar seperti perbaikan rumah warga menjadi fokus untuk memastikan bantuan tepat sasaran dan dirasakan langsung oleh masyarakat. (adv)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Feni Yusnia
Editor: Dwi Lindawati








