• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Penjual kerupuk.

Nur Hasanah, jamaah haji Embarkasi Surabaya asal Probolinggo. (Foto: Dok. PPIH Embarkasi Surabaya)

Menabung Sehari 5 Ribu, Nur Hasanah Penjual Kerupuk asal Probolinggo Naik Haji

Dwi Linda by Dwi Linda
2 years ago
in Featured
1
Share on FacebookShare on Twitter

SURABAYA, Tugujatim.id – Berkat konsistensi menabung sehari Rp5 ribu, penjual kerupuk asal kloter 43 Kabupaten Probolinggo, Nur Hasanah akhirnya bisa naik haji tahun ini.

Sebagai penjual kerupuk di pasar dengan untung minim, Nur Hasanah nekat memiliki mimpi bisa pergi ke Tanah Suci dengan modal tabungan Rp5 ribu yang dia kumpulkan setiap hari selama bertahun-tahun.

You might also like

Teras Semeru.

Mengenal Muhammad Syafi’i, Santri Sukses Berdayakan Warga Kampung berkat Rumah Makan Teras Semeru Lumajang yang Viral

06/07/2026 5:13 PM
Blitar

Kisah Anak Buruh Setrika di Kota Blitar Menjemput Asa Lewat Sekolah Rakyat

26/06/2026 10:54 PM

“Saya daftar pada 2011. Setiap hari saya menabung kadang 5 ribu, kadang 10 ribu. Tiap Jumat libur. Ketika nabung pada Sabtu, saya nabung untuk jatah dua hari,” kata Nur Hasanah.

Baca Juga: Healing Tipis-Tipis di Teluk Love Jember bareng Pasangan, Tak Perlu Jauh ke Korea dan Paris: Ada Spot Gembok Cinta

Namun, uang yang dia dan suami kumpulkan selama bertahun-tahun hanya mencapai Rp11 juta, lalu memutuskan untuk meminjam dana dari BMT Syariah supaya cepat tercukupi.

“Saya dan suami, Pak Kholili dari dulu ingin mendaftar haji tetapi uang kami saat itu belum mencukupi,” imbuhnya.

Sehari-hari, Nur Hasanah menjual kerupuk di Pasar Wonoasih, Probolinggo, Jawa Timur. Meski mendapat untung yang tidak tentu, perempuan berusia 49 tahun ini mulai melapakkan dagangannya sejak pukul 03.00 WIB.

“Saya berjualan kerupuk renteng di pasar mulai jam 3 dini hari sampai jam setengah 10 pagi. Ya tergantung ramai atau tidaknya. Kalau sepi, jam 9 saya sudah pulang,” terangnya.

Sayangnya, kini dia sudah tidak aktif berjualan di pasar karena mengalami cedera di kaki karena syaraf terjepit sehingga dia hanya bisa berjalan pelan dan agak pincang.

“Saya disarankan dokter untuk melakukan operasi tetapi saya menolak karena mau berangkat haji. Kalau sudah pulang nanti, saya konsultasikan lagi,” tutur ibu tiga anak ini.

Baca Juga: Tampil Muda! 7 Inspirasi Potongan Rambut Wanita Populer dan Kekinian 2024: Wajah Makin Fresh

Namun, untuk mencukupi biaya pengobatan dan kesehariannya, kini Nur Hasanah dibantu karyawannya untuk menggoreng dan mengemas kerupuk.

“Alhamdulillah, kini ada yang membantu saya menggoreng dan membungkus kerupuk. Kalau kerupuk mentahnya, saya mengambil dari Sidoarjo,” paparnya.

Tidak sendirian, tahun ini Nur Hasanah berangkat ke Tanah Suci bersama suaminya. Tetapi, kondisi suaminya tidak begitu sehat karena mengalami stroke sehingga membutuhkan pendamping.

“Ya, kondisi saya seperti ini, susah jalan. Suami saya juga sudah 3 tahun ini sakit stroke tetapi alhamdulillah kami bisa berangkat,” ucapnya penuh syukur.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

Writer: Izzatun Najibah

Editor: Dwi Lindawati

Tags: Berita Kota Surabaya hari iniJamaah haji 2024Jamaah Probolinggo naik hajiKisah inspiratif naik hajiKota Surabaya hari iniPenjual kerupuk Probolinggo naik haji
Dwi Linda

Dwi Linda

Related Stories

Teras Semeru.

Mengenal Muhammad Syafi’i, Santri Sukses Berdayakan Warga Kampung berkat Rumah Makan Teras Semeru Lumajang yang Viral

by Dwi Linda
06/07/2026 5:13 PM
0

LUMAJANG, Tugujatim.id – Di balik meroketnya angka kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) di Kabupaten Lumajang selama libur Lebaran 2026, ada satu...

Blitar

Kisah Anak Buruh Setrika di Kota Blitar Menjemput Asa Lewat Sekolah Rakyat

by Mochamad Abdurrochim
26/06/2026 10:54 PM
0

"Sedih rasanya melihat teman-teman lain berseragam. Tapi saya harus sabar, menepi dulu demi bantu orang tua. Saya jualan es teh....

Sekolah Rakyat.

Menolak Padam, Asa Baru Silvia dan “The Invisible People” dari Bangku Sekolah Rakyat

by Dwi Linda
26/06/2026 5:47 PM
0

"Ada banyak pahlawan dalam kamus hidup Silvia Putri Cahyani, pelajar 14 tahun di Kota Batu, Jawa Timur. Paman dan bibinya,...

Bupati Sidoarjo.

Terharu! Bocah Usia 7 Tahun Luka Bakar 46 Persen, Bupati Sidoarjo Subandi Siapkan Pengobatan hingga Pekerjaan untuk sang Ayah

by Dwi Linda
16/06/2026 9:24 PM
0

SIDOARJO, Tugujatim.id – Bupati Sidoarjo H. Subandi menjenguk Izzan, 7, bocah yang mengalami luka bakar hingga 46 persen dan kini...

Next Post
Malam Tri Suci Waisak.

Khidmatnya Malam Tri Suci Waisak di Vihara Dhamma Metta Jember, Turut Hadir Samanera dari Dhammadipa Arama Batu

Comments 1

  1. Pingback: Viral Oknum Fotografer Cabul di Balung Jember, Tiga Mahasiswi Buka Suara Datangi Mapolres - Tugujatim.id

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID