Ormas Madura Nusantara Geruduk Holywings Surabaya, Imbas Promosi Berbau SARA

Ormas Madura Nusantara Geruduk Holywings Surabaya, Imbas Promosi Berbau SARA

  • Bagikan
Banner besar terpampang di depan Holywing Gold Jalan Basuki Rahmat Surabaya.
Banner besar terpampang di depan Holywing Gold Jalan Basuki Rahmat Surabaya. (Foto: Rahman Hakim/Tugu Jatim)

SURABAYA, Tugujatim.id – Imbas dari promosi mengandung SARA yang dilakukan Holywings memantik Organisasi Mayarakat (Ormas) dari Madura Nusantara untuk bereaksi pada Senin (27/6/2022).

Sekitar 30 orang massa dari Ormas Madura Nusantara menggeruduk Holywings Gold yang berada di Jalan Basuki Rahmat Surabaya. Mereka menuntut agar pemerintah Kota Surabaya mencabut izin Holywings karena dianggap telah menistakan agama dalam promo yang viral beberapa waktu lalu.

Hal tersebut disampaikan Sekjen Madura Nusantara, Sulaiman Darwis. Dia mengatakan, dalam aksi damai yang dilakukan hari ini, pihaknya merasa perlu menegur manajemen Holywings karena telah membuat gaduh masyarakat lantaran promo yang dimuat oleh Holywings Indonesia berbau Sara.

“Tuntutannya mencabut izin dari Hollywings Kota Surabaya, dan meminta kepada pihak kepolisian untuk menetapkan tersangka manajemennya bahwa tersangka saat ini kan hanya karyawan,” ujarnya ketika ditemui di lokasi.

Sulaiman menyebutkan, pihak manajemen pasti mengetahui promo yang dikeluarkan dan tidak bisa cuci tangan. Lantaran, promo tersebut sudah beredar ke masyarakat luas lewat media sosial.

“Bagaimanapun manajemen pasti tahu promo ini, kami meminta kepada pihak kepolisian Republik Indonesia untuk segera menangkap dan menjadikan tersangka pemilik, owner Holywings khususnya yang ada di Jakarta,” imbuhnya.

Selain menuntut pihak kepolisian untuk segera menangkap pemilik Holywings, Madura Nusantara juga mendesak agar Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, mencabut izin tiga outlet Holywings yang ada di Surabaya. Pihaknya mengancam akan mensweeping outlet Holywings setiap hari untuk memastikan Holywings tutup.

“Kami akan lakukan sweeping setiap hari, bahwa (outlet) bener-bener tutup. Kami akan lakukan sweeping setiap malam, teman-teman madura nusantara akan membentuk piket untuk tinggal disini, untuk sweeping apakah berani buka Karena kemarin Sabtu setelah kejadian, Surabaya masih buka. Jadi kami piket nanti mengawasi sampai bener-bener tuntas,” pungkasnya.

Sementara itu, Taufiq, perwakilan manajemen Holywings Surabaya belum memberikan komentar apapun terkait peristiwa ini.

 

 


Terima kasih sudah membaca artikel kami. Ikuti media sosial kami yakni Instagram @tugujatim , Facebook Tugu Jatim
Youtube Tugu Jatim ID , dan Twitter @tugujatim

 

 

  • Bagikan