• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Pasio Vasool di India/tugu jatim

Pasio Vasool di India. (Foto: Pexels)

Paisa Vasool, Cara Orang India Memaksimalkan Nilai Uang

Herlianto A by Herlianto A
5 years ago
in Internasional
0
Share on FacebookShare on Twitter

INDIA, Tugujatim.id – Dalam kehidupan sehari-hari, seringkali kita berupaya memaksimalkan nilai (uang) yang akan kita gunakan untuk pemenuhan kebutuhan. Di India terdapat konsep budaya unik yang sering disebut dengan istilah Paisa Vasool, atau nilai untuk uang.

Konsep budaya ini mencerminkan gaya hidup lokal masyarakat India dalam menemukan nilai pada segala sesuatu yang mereka miliki. Dan, nilai ini bisa dimaknai sebagai uang dalam suatu interaksi tertentu. Artinya bagaimana “nilai uang” ini yang dimiliki dapat dimaksimalkan penggunaannya.

You might also like

Timnas Indonesia

Drawing Piala Asia 2027: Timnas Indonesia Masuk Grup Berat, Jumpa Jepang hingga Qatar

10/05/2026 11:57 AM
Keliling dunia naik motor dari Malang

Keliling Dunia Naik Motor dari Malang, Sam HC Siap Tempuh 14 Negara Selama 6 Bulan

01/05/2026 4:44 PM

Dilansir dari BBC, Paisa Vasool juga memiliki komponen manusia yang penting. “Ia (Paisa Vasool) bisa berarti lensa mata bagi jaringan dan itu sekaligus mengikat dalam masyarakat India,” ungkap Dr Ritu Birla selaku profesor sejarah di Universitas Toronto.

Bentuk Paisa Vasool misalnya penawaran beli satu dapat tambahan satu secara gratis, memberikan hadiah tambahan bagi teman, atau memberikan pertanyaan ekstra pada dokter di luar waktu konsultasinya. Jadi ada makna kemurahan di dalam tradisi Paisa Vasool ini.

Misalnya, ketika kita membeli telur dan membayarnya maka kita dapat tambahan satu gratis, si penjual sebetulnya juga dapat nilai tambah di sini, yaitu loyalitas dan kepercayaan dari kita sebagai pembeli. Karena kita  akan senantiasa percaya untuk menjadi pelanggan si penjual tersebut.

Jadi semangat kemurahan dalam Paisa Vasool adalah keberkahan, atau disebut barkat dalam bahasa Urdu. Istilah ini bisa dipadankan dengan kata berkah. Konsep ini sebetulnya untuk menjelaskan falsafah uang. “Ketika ada berkah, dan ada moralitas dari asal dan sumber uang, maka akan ada rahmat dalam cara mendapatkannya. Jadi tidak ada rasa tidak cukup di situ,” terang Dr. Supriya Signh, profesor kehormatan di sosiologi komunikasi Universitas RMIT Asutralia sebagaimana dilansir BBC.

Di India, uang adalah media untuk membangun relasi, meskipun mereka tidak punya uang namun mereka tetap saling berbagi satu sama lain.

Tags: BerkahIndiaInteraksiPaisa VasoolPertukaran
Herlianto A

Herlianto A

Related Stories

Timnas Indonesia

Drawing Piala Asia 2027: Timnas Indonesia Masuk Grup Berat, Jumpa Jepang hingga Qatar

by Mochamad Abdurrochim
10/05/2026 11:57 AM
0

MALANG, Tugujatim.id – Timnas Indonesia dipastikan menghadapi tantangan tidak mudah pada putaran final Piala Asia 2027. Berdasarkan hasil drawing yang...

Keliling dunia naik motor dari Malang

Keliling Dunia Naik Motor dari Malang, Sam HC Siap Tempuh 14 Negara Selama 6 Bulan

by Mochamad Abdurrochim
01/05/2026 4:44 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Aksi keliling dunia naik motor dari Malang bakal dilakukan Heri Cahyono alias Sam HC mulai 2 Mei...

Taiwan

Di Antara Kepentingan dan Persepsi: Tantangan Indonesia dalam Menyikapi Isu Taiwan

by Darmadi Sasongko
30/04/2026 6:35 PM
0

Arief Putra Wijaya, Alumni Universitas Indonesia - Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik. Penulis juga seorang Pengamat Politik dan Hubungan...

drama Korea terbaru.

Drama Korea Terbaru “My Idol, My Debut” Siap Tayang Juli 2026, Angkat Kisah Fans Jadi Trainee Idol

by Dwi Linda
30/04/2026 11:36 AM
0

KOREA SELATAN, Tugujatim.id – Industri hiburan Korea Selatan kembali menghadirkan drama Korea terbaru bertema idol yang siap meramaikan layar kaca...

Next Post
Fani Frinanda (37) seorang tuna daksa di Kota Batu mendapat suntikan vaksin pertamanya di atas kursi roda, Selasa (10/8/2021). (Foto: M Ulul Azmy/Tugu Malang/Tugu Jatim)

Tunadaksa di Kota Batu Antusias Ikuti Vaksinasi Meski Terhalang Kursi Roda

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID