Tunadaksa di Kota Batu Antusias Ikuti Vaksinasi Meski Terhalang Kursi Roda - Tugujatim.id

Tunadaksa di Kota Batu Antusias Ikuti Vaksinasi Meski Terhalang Kursi Roda

  • Bagikan
Fani Frinanda (37) seorang tuna daksa di Kota Batu mendapat suntikan vaksin pertamanya di atas kursi roda, Selasa (10/8/2021). (Foto: M Ulul Azmy/Tugu Malang/Tugu Jatim)
Fani Frinanda (37) seorang tuna daksa di Kota Batu mendapat suntikan vaksin pertamanya di atas kursi roda, Selasa (10/8/2021). (Foto: M Ulul Azmy/Tugu Malang/Tugu Jatim)

BATU, Tugujatim.id – Fani Frinanda (37), seorang tunadaksa asal Desa Pesanggrahan Kota Batu tampak antusias menunggu antrean di depan Mapolresta Batu, Selasa (10/8/2021). Meski geraknya terbatas di kursi roda, tak membuatnya mati semangat untuk mendapatkan vaksin Covid-19.

Ya, dia tak sendiri. Fani bersama ratusan warga difabel di Kota Batu mendapat giliran untuk divaksin. Total ada sekitar 100 difabel mendapat vaksin jenis Sinopharm dari kuota total 350 dosis yang disiapkan untuk gelombang pertama ini.

Fani datang bersama ibunya, Sriwidayati (58) pagi-pagi sekali agar tidak menunggu antrean terlalu lama. Fani yang menyandang tunadaksa ini pun berkesempatan bertemu dengan Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko bersama Kapolres Batu AKBP Catur Cahyoni Wibowo.

Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko dan Kapolres Batu AKBP Catur Cahyono Wibowo menyapa langsung warga difabel saat vaksinasi di Mapolres Batu, Selasa (10/8/2021). (Foto: M Ulul Azmy/Tugu Malang/Tugu Jatim)
Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko dan Kapolres Batu AKBP Catur Cahyono Wibowo menyapa langsung warga difabel saat vaksinasi di Mapolres Batu, Selasa (10/8/2021). (Foto: M Ulul Azmy/Tugu Malang/Tugu Jatim)

Saat vaksin, dia pun juga didampingi langsung oleh 2 orang nomor satu di Kota Apel itu. ”Awalnya ya agak takut gimana disuntik, tapi ternyata setelah vaksin, rasanya biasa aja,” ujar Fian sambil terkekeh di atas kursi rodanya.

Fani merasa lega setelah sekian lama akhirnya bisa ikut divaksin sehingga terbebas dari rasa takut tertular yang dia rasakan selama ini. ”Seneng rasanya bisa bebas. Setelah disuntik ini tadi juga saya gak kerasa apa-apa,” kata dia.

Tak hanya Fani, ratusan penyandang disabilitas ini juga merasakan kebahagiaan dan harapan yang sama untuk segera keluar dari badai pandemi. Tampak salah seorang anak difabel bahkan dengan semangat bernyanyi Indonesia Raya bersama Wali Kota dan Kapolresta Batu.

  • Bagikan