JEMBER, Tugujatim.id – Pantai Papuma menjadi salah satu destinasi unggulan di Desa Lojejer, Kecamatan Wuluhan, Kabupaten Jember yang menawarkan panorama alam khas pesisir selatan. Keindahan Pantai Papuma yang juga dikenal sebagai Pantai Pasir Putih Malikan ini terus menarik wisatawan lokal maupun luar daerah.
Sebagai destinasi populer, Pantai Papuma menyediakan akses yang relatif mudah dengan harga tiket masuk yang terjangkau bagi masyarakat. Pengunjung hanya dikenakan biaya masuk sebesar Rp12.500 serta biaya parkir mobil sebesar Rp8.000. Dengan fasilitas yang semakin berkembang, Pantai Papuma menjadi pilihan tepat untuk wisata keluarga maupun solo traveler.
Fasilitas Lengkap dan Aksesibilitas
Pantai Papuma telah dilengkapi dengan berbagai fasilitas penunjang yang memadai untuk kenyamanan pengunjung. Di sepanjang area wisata, terdapat banyak pedagang yang menjual makanan dan minuman dengan harga yang relatif terjangkau. Keberadaan fasilitas seperti toilet dan musholla juga mendukung kebutuhan dasar wisatawan selama berada di lokasi.
Selain itu, Pantai Papuma menyediakan area tempat duduk yang nyaman untuk bersantai sambil menikmati pemandangan laut. Gazebo yang tersebar di beberapa titik memberikan ruang teduh bagi pengunjung yang ingin beristirahat. Fasilitas ini menjadi nilai tambah karena memungkinkan wisatawan menikmati suasana pantai tanpa harus terpapar langsung sinar matahari.
Tidak hanya itu, tersedia pula penginapan yang langsung menghadap ke Pantai Papuma sehingga memberikan pengalaman menginap yang lebih eksklusif. Pengunjung dapat menikmati suara ombak dan panorama laut secara langsung dari tempat menginap. Dengan demikian, Pantai Papuma tidak hanya menawarkan wisata harian, tetapi juga pengalaman menginap yang menyatu dengan alam.

(Foto: instagram / @visiteastjava)
Daya Tarik Alam dan Spot Foto
Keindahan utama Pantai Papuma terletak pada kombinasi lanskap alami yang unik dan fotogenik. Batu karang besar yang tersebar di sekitar pantai menciptakan pemandangan dramatis yang menjadi ciri khas lokasi ini. Selain itu, hamparan pasir putih yang bersih semakin menambah daya tarik visual bagi para wisatawan.
Salah satu spot favorit di Pantai Papuma adalah Bukit Siti Inggil yang menawarkan pemandangan panorama dari ketinggian. Dari atas bukit, pengunjung dapat melihat keseluruhan garis pantai dengan sudut pandang yang lebih luas dan estetis. Namun, untuk menikmati fasilitas ini, pengunjung perlu membayar biaya tambahan karena area tersebut dikelola seperti kafe dengan menara pandang.
Keberadaan spot foto yang beragam menjadikan Pantai Papuma sangat populer di kalangan pecinta fotografi dan media sosial. Banyak pengunjung memanfaatkan momen matahari terbit maupun terbenam untuk mendapatkan hasil foto terbaik. Dengan latar belakang laut lepas dan langit yang dramatis, Pantai Papuma menawarkan pengalaman visual yang sulit dilupakan.
Baca Juga : Garis Pantai Berbentuk Simbol Hati! Daya Tarik Unik Teluk Love Jember
Interaksi Satwa dan Pengalaman Unik
Salah satu hal unik yang dapat ditemukan di Pantai Papuma adalah keberadaan monyet yang berkeliaran di sekitar area wisata. Meskipun monyet-monyet tersebut tergolong jinak, pengunjung tetap perlu berhati-hati terutama bagi yang tidak terbiasa dengan satwa liar. Oleh karena itu, bagi wisatawan yang memiliki ketakutan terhadap monyet, disarankan untuk mempertimbangkan kembali rencana menginap di lokasi ini.
Di sisi lain, Pantai Papuma juga menjadi habitat bagi banyak kucing yang hidup di sekitar kawasan wisata. Keberadaan kucing-kucing ini justru menjadi daya tarik tersendiri bagi pecinta hewan. Pengunjung bahkan diperbolehkan membawa makanan kucing untuk berinteraksi secara langsung dengan hewan-hewan tersebut.
Interaksi dengan satwa di Pantai Papuma memberikan pengalaman wisata yang lebih beragam dibandingkan destinasi pantai lainnya. Namun demikian, pengunjung tetap diimbau untuk menjaga etika dan tidak mengganggu habitat alami satwa. Dengan pendekatan yang bijak, pengalaman ini dapat menjadi nilai tambah yang memperkaya kunjungan wisata.
Ulasan Pengunjung dan Tantangan Lingkungan
Pantai Papuma tidak hanya mendapatkan apresiasi atas keindahannya, tetapi juga menerima masukan dari pengunjung terkait pengelolaan lingkungan. Salah satu pengunjung, Tri Yuwono, melalui ulasan Google Review yang dikutip pada Senin (06/07/2026) menyoroti pentingnya perhatian terhadap kebersihan area wisata. Ia menilai bahwa pesona Pantai Papuma sangat luar biasa, terutama saat matahari terbenam.
Namun demikian, ia juga mengungkapkan adanya permasalahan sampah yang masih menjadi tantangan, khususnya dari pedagang dan wisatawan. Kurangnya kesadaran dalam membuang sampah pada tempatnya menjadi perhatian serius yang perlu ditangani oleh pengelola. Hal ini menunjukkan bahwa keberlanjutan Pantai Papuma tidak hanya bergantung pada pengelola, tetapi juga pada perilaku pengunjung.
Sebagai tindak lanjut, pengelola Pantai Papuma diharapkan dapat menambah fasilitas tempat sampah serta meningkatkan edukasi kepada wisatawan. Langkah ini penting untuk menjaga keindahan alam yang menjadi daya tarik utama destinasi tersebut. Dengan pengelolaan yang lebih baik, Pantai Papuma dapat terus berkembang sebagai destinasi wisata unggulan yang berkelanjutan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer : Albertus Deo/Magang
Editor: Mochamad Abdurrochim








