• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Pasar Alat Tulis Tuban

Pasar Alat Tulis Tuban: Pembeli memilih buku tulis untuk kebutuhan sekolah ajaran baru. Foto Rochim

Pasar Alat Tulis Tuban Kehilangan Pembeli di Tahun Ajaran Baru

Darmadi Sasongko by Darmadi Sasongko
12 months ago
in Bisnis
0
Share on FacebookShare on Twitter

TUBAN, Tugujatim.id – Belanja online lebih dipilih masyarakat, akibatnya Pasar Alat Tulis Tuban kehilangan pembelinya. Kondisi ini dirasakan Rudi Shoimah (40), pedagang alat tulis di Pasar Baru Tuban, yang setiap tahun mengandalkan momen ajaran baru untuk mendulang keuntungan.

“Biasanya pas musim ajaran baru bisa jual 50 dus buku tulis sehari. Sekarang paling banyak cuma 10 dus,” keluh Rudi Shoimah kepada Tugujatim.id, Minggu (06/07/2025).

You might also like

Bawang Merah

Probolinggo Gandeng Kota Malang Pasok Bawang Merah, Sekaligus Perluas Pasar UMKM

05/06/2026 8:55 AM
Marketing FYP TikTok

Strategi Marketing FYP TikTok 2026, Cara Brand Menarik Perhatian Konsumen dalam Hitungan Detik

04/06/2026 9:30 PM

Rudi yang jualan alat tulis sejak Tahun 2000-an ini mengaku penjualannya anjlok drastis. Penyebab utama yang dirasakan salah satunya pergeseran perilaku konsumen. Kini, para orang tua lebih memilih berbelanja melalui platform online daripada datang langsung ke pasar.

“Banyak yang milih beli di online. Tinggal klik, bayar, terus nunggu di rumah. Nggak perlu capek-capek ke pasar,” ujarnya.

Padahal, ia menegaskan, harga barang yang dijualnya tidak jauh berbeda dengan yang dijajakan di e-commerce. Bahkan dalam beberapa kasus, justru lebih murah. Selisihnya hanya pada ongkos kirim.

“Harga buku tulis di sini mulai Rp25 ribu sampai Rp45 ribu per pak, tergantung mereknya. Di online juga sama, kadang lebih mahal karena kena ongkir. Tapi tetap aja mereka milih cara itu karena praktis,” terang Rudi.

Jualan di Platform Online

Meski begitu, Rudi tetap mencoba mengikuti arus. Ia kini juga membuka lapak jualan di platform online. Namun, ia menyebut keuntungan dari penjualan daring tidak sebanyak jualan langsung. Selain margin lebih kecil, ia juga harus berbagi hasil dengan pihak ketiga.

“Penjualan online memang lumayan, tapi untungnya tipis banget. Karena harus bagi hasil juga. Jadi nggak bisa diandalkan sepenuhnya,” jelasnya.

Saat ini, ia masih mempekerjakan dua orang karyawan untuk membantu menjaga lapaknya. Walau sesekali masih ada pembeli, suasananya jauh berbeda dibanding tahun-tahun sebelumnya yang selalu ramai.

BACA JUGA: Target 10 Ton Ekspor Kopi Robusta Jember ke Jepang

“Dulu itu sampai antre. Sekarang sepi, paling satu-dua orang aja yang datang. Kadang sehari nggak ada yang beli,” ucapnya sambil tersenyum pahit.

Dengan sisa libur sekolah sekitar satu minggu lagi, Rudi belum bisa memastikan apakah situasi akan berubah. Ia hanya berharap, pasar tradisional tetap memiliki tempat di hati masyarakat.

“Kami ini dagang dari generasi ke generasi. Harapannya, pasar nggak ditinggalkan. Karena belanja langsung itu ada rasa, ada interaksi, bukan cuma klik dan kirim,” pungkasnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

 

Reporter: Mochamad Abdurrochim

Editor: Darmadi Sasongko

Tags: BeubanKabupaten TubanTahun ajaran baruTuban
Darmadi Sasongko

Darmadi Sasongko

Related Stories

Bawang Merah

Probolinggo Gandeng Kota Malang Pasok Bawang Merah, Sekaligus Perluas Pasar UMKM

by Mochamad Abdurrochim
05/06/2026 8:55 AM
0

PROBOLINGGO, Tugujatim.id – Kabupaten Probolinggo terus memperluas jaringan pemasaran komoditas unggulan daerah. Terbaru, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo menjalin kerja sama...

Marketing FYP TikTok

Strategi Marketing FYP TikTok 2026, Cara Brand Menarik Perhatian Konsumen dalam Hitungan Detik

by Mochamad Abdurrochim
04/06/2026 9:30 PM
0

Tugujatim.id – Di tengah derasnya arus konten yang muncul setiap hari di TikTok, perhatian pengguna menjadi sesuatu yang sangat berharga....

Bawang Merah

Harga Bawang Merah di Probolinggo Tembus Rp65 Ribu, Dipicu Permintaan Iduladha

by Mochamad Abdurrochim
03/06/2026 8:13 PM
0

PROBOLINGGO, Tugujatim.id - Harga bawang merah di Kabupaten Probolinggo masih bertahan tinggi usai Hari Raya Iduladha 2026. Di sejumlah pasar...

Bojonegoro

Jasa Jagal Hingga Las Hewan Kurban, Ramai Diburu Saat Iduladha di Bojonegoro

by Mochamad Abdurrochim
29/05/2026 8:14 PM
0

BOJONEGORO, Tugujatim.id – Momentum Hari Raya Iduladha membawa berkah tersendiri bagi sejumlah warga di Kabupaten Bojonegoro. Tidak hanya pedagang hewan...

Next Post
bioskop di gresik

Rekomendasi 3 Bioskop di Gresik yang Wajib Kamu Kunjungi untuk Nonton Film Favorit!

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID