• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Pedagang pasar Hewan Gondanglegi mengendalikan sapi yang mereka jual di pinggir jalan.

Pedagang pasar Hewan Gondanglegi mengendalikan sapi yang mereka jual di pinggir jalan. (Foto: Aisyah Nawangsari/Tugu Jatim)

Pasar Hewan Masih Tutup, Pedagang Sapi Kabupaten Malang Jualan di Pinggir Jalan

Herlianto A by Herlianto A
4 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG, Tugujatim.id – Sejumlah pedagang sapi di Kabupaten Malang berjualan di pinggir jalan di sekitar Pasar Hewan Gondanglegi. Hal ini karena, pasar hewan tersebut masih ditutup sejak 12 Mei 2022 lalu akibat wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).

Namun, berjualan di pinggir jalan tidak sepenuhnya aman bahkan bisa membahayakan pengguna jalan. Diketahui sejauh ini sudah ada dua kejadian sapi lepas dan merusak kendaraan orang yang melintas.

You might also like

Cuaca di Jawa Timur.

Hujan Ringan dan Udara Kabur Dominasi Cuaca di Jawa Timur 13 Juni 2026, Waspadai Kelembapan Tinggi dan Jarak Pandang

13/06/2026 8:58 AM
Santri

Terkendala Gelombang Tinggi, Pencarian Hari Kedua Santri Terseret Ombak di Blitar Nihil

12/06/2026 8:54 PM

Ahmad Ikhsan (52), pedagang asal Desa Sudimoro, Kecamatan Bululawang, Kabupaten Malang, mengatakan dua ekor sapi itu lepas dari kendali pemiliknya dan berlari ke arah mobil yang tengah melintas, lalu menyerang mobil tersebut.

“(Pemiliknya) nggak kuat meganginnya, terus (sapinya) lepas,” ujarnya saat ditemui di area luar Pasar Hewan Gondanglegi, Senin (8/8/2022).

Dalam peristiwa itu, dua mobil mengalami kerusakan dan pemiliknya meminta ganti rugi kepada pedagang atau pemilik sapi. Kondisi berbahaya ini membuat Ikhsan ingin Pasar Hewan Gondanglegi segera dibuka sehingga dia dan pedagang lainnya bisa berjualan dengan aman dan nyaman.

Terkait penjualan, Ikhsan mengatakan saat ini harga jual sudah mulai normal. Jika dulu harga jual sapi sempat anjlok hingga Rp 19 juta per ekor, kini harga rata-rata per ekornya adalah Rp 25 juta.

“Penjualan sudah normal lagi. Sapi yang sakit juga tidak sebanyak dulu,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakkeswan) Kabupaten Malang, Eko Wahyu Widodo mengatakan belum ada wacana pembukaan pasar hewan karena kondisi wabah PMK di Kabupaten Malang masih belum kondusif.

“Belum (ada wacana). Ini masih giat vaksin, masih belum merata,” ujarnya.

Ia merinci saat ini terdapat sekitar 19 ribu ekor hewan yang terpapar di virus PMK. 16.500 di antaranya sudah sembuh, sementara 2.500 ekor masih sakit.

“Tingkat kesembuhannya 86 persen,” kata Eko.

 

—
Terima kasih sudah membaca artikel kami. Ikuti media sosial kami yakni Instagram @tugujatim , Facebook Tugu Jatim , 
Youtube Tugu Jatim ID , dan Twitter @tugujatim

 

 

Tags: Kabupaten MalangPasar hewanPasar Hewan GondanglegiPedagang sapiPMK
Herlianto A

Herlianto A

Related Stories

Cuaca di Jawa Timur.

Hujan Ringan dan Udara Kabur Dominasi Cuaca di Jawa Timur 13 Juni 2026, Waspadai Kelembapan Tinggi dan Jarak Pandang

by Dwi Linda
13/06/2026 8:58 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Sabtu (13/06/2026) didominasi hujan ringan, udara kabur, dan kondisi berawan di berbagai wilayah....

Santri

Terkendala Gelombang Tinggi, Pencarian Hari Kedua Santri Terseret Ombak di Blitar Nihil

by Mochamad Abdurrochim
12/06/2026 8:54 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Operasi pencarian terhadap santri asal Kabupaten Kediri yang terseret ombak di Pantai Pangi, Desa Tumpakkepuh, Kecamatan Bakung,...

Bediding

Fenomena Bediding 2026: Kenapa Suhu Malam hingga Dini Hari Terasa Lebih Dingin Saat Musim Kemarau?

by Mochamad Abdurrochim
12/06/2026 8:22 PM
0

Tugujatim.id - Masyarakat di sejumlah wilayah Indonesia bagian selatan mulai merasakan perubahan suhu udara yang lebih dingin dalam beberapa hari...

DPRD Surabaya.

Warga Ketar-ketir, DPRD Surabaya Tegaskan Kenaikan Pertamax Bukan Alasan Utama Harga Barang Naik

by Dwi Linda
12/06/2026 6:33 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Menyikapi kenaikan harga Pertamax, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surabaya melihat adanya penyesuaian tersebut tidak serta...

Next Post
Sosok Eko Bambang Muliono (42), warga Desa Bulusari, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan yang ditangkap karena edarkan sabu.

Pernah Dibui, Montir Bengkel Asal Gempol Pasuruan Kembali Ditangkap Edarkan Sabu

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID