• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Askab

Bawang merah satu diantara bumbu dapur yang paling banyak diburu masyarakat saat membuka pasar murah. Foto dok. Diskominfo Tuban

Pasar Murah di Tuban Diserbu Warga, Bumbu Dapur Paling Diburu

Darmadi Sasongko by Darmadi Sasongko
2 years ago
in Bisnis
0
Share on FacebookShare on Twitter

TUBAN, Tugujatim.id – Jelang perayaan Iduladha, suasana Pasar Murah di Desa Tahulu, Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban, Jawa Timur ramai diserbu oleh warga.

Pasar Murah digelar Pemerintah Daerah Kabupaten Tuban untuk membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Sejak pagi, antrean panjang sudah terlihat di berbagai stan yang menjual aneka kebutuhan sehari-hari, mulai dari beras, minyak goreng, hingga daging.

You might also like

Rajut

Produk Rajut Ernawati Lolos Kurasi, Masuk Display Gerai Ritel Fashion Asal Jepang, Kini Tembus Pasar Internasional

20/07/2026 3:30 PM
GBC ke-74

GBC ke-74 Coach Fahmi Dimulai di Malang, 80 Pengusaha dari Berbagai Daerah Ikuti Pelatihan Bisnis

14/07/2026 1:52 PM

Namun paling banyak diburu oleh para pengunjung adalah bumbu dapur yakni bawang merah, bawang putih, cabai dan rempah-rempah lainnya yang ludes dalam waktu singkat.

Salah satu pengunjung, Romlah (45) mengatakan harga bumbu dapur di pasar murah ini jauh lebih murah dibandingkan dengan harga di pasaran. Bawang merah di sini harganya Rp32.000 per kilogram, sedangkan di pasar biasa bisa mencapai Rp35.000-Rp 38.000/ Kg.

“Jadi, saya sangat terbantu dengan adanya pasar murah ini,” ujarnya.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Kabupaten Tuban
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Kabupaten Tuban, Endro Budi Sulistyo bersama masyarakat saat membuka pasar murah. Foto dok. Diskominfo Tuban

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Kabupaten Tuban, Endro Budi Sulistyo mengungkapkan Gerakan Pangan Murah tahun 2024 diselenggarakan dalam rangka menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan Kabupaten Tuban menjelang Hari Raya Idul Adha tahun 2024. Sekaligus membantu masyarakat memenuhi sejumlah kebutuhan dengan harga yang lebih murah.

“Kami menyadari bahwa kebutuhan akan bumbu dapur meningkat tajam menjelang Idul Adha, terutama untuk keperluan memasak daging kurban. Oleh karena itu, kami menyediakan stok bumbu dapur yang cukup agar masyarakat dapat membelinya dengan harga yang terjangkau,” jelasnya.

Ia juga menambahkan bahwa pasar murah ini, dengan harapan dapat menjangkau lebih banyak warga yang membutuhkan. “Kami akan terus memantau dan memastikan ketersediaan barang agar masyarakat tidak kehabisan,” tambahnya.

Beberapa produk yang dijual pada Gerakan Pangan Murah desa Tahulu yaitu, beras SPHP kemasan 5 kilogram sebanyak 3 ton, beras Konyek kemasan 10 kilogram sebanyak 2,5 kuintal, beras Leran kemasan 3 kilogram sebanyak 75 kilogram, gula pasir sebanyak 100 kilogram, minyak goreng sebanyak 240 liter, bawang merah sebanyak 50 kilogram, bawang putih sebanyak 20 kilogram, dan telur ayam ras sebanyak 200 kilogram.

Adapun harga yang ditawarkan, beras SPHP kemasan 5 kilogram seharga Rp 56 ribu, beras Konyek kemasan 10 kilogram seharga Rp128 ribu, beras Leran kemasan 3 kilogram seharga Rp 40 ribu. Selanjutnya gula pasir Rp 17 ribu /kg, minyak goreng Rp 16 ribu/liter, bawang merah Rp 32 ribu/ kilogram, bawang putih Rp 34 ribu/kg dan telur ayam Rp 26 ribu per kilogram.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

 

Reporter: Mochamad Abdurrochim

Editor: Darmadi Sasongko

Tags: Hari Raya Iduladha 2024Iduladha 1445 HIduladha 2024Tuban
Darmadi Sasongko

Darmadi Sasongko

Related Stories

Rajut

Produk Rajut Ernawati Lolos Kurasi, Masuk Display Gerai Ritel Fashion Asal Jepang, Kini Tembus Pasar Internasional

by Mochamad Abdurrochim
20/07/2026 3:30 PM
0

SIDOARJO, Tugujatim.id – Produk rajut milik Ernawati, pelaku UMKM asal Desa Candipari, Kecamatan Porong, Kabupaten Sidoarjo, berhasil lolos kurasi Dinas...

GBC ke-74

GBC ke-74 Coach Fahmi Dimulai di Malang, 80 Pengusaha dari Berbagai Daerah Ikuti Pelatihan Bisnis

by Mochamad Abdurrochim
14/07/2026 1:52 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Grounded Business Coaching (GBC) angkatan ke-74 resmi dimulai di Kota Malang, Selasa (14/07/2026). Pelatihan bisnis yang dikenal...

Gading Gajah

Polda Jatim Bongkar Penyelundupan Gading Gajah, Kupu-Kupu Langka dan Benih Lobster ke Luar Negeri

by Mochamad Abdurrochim
30/06/2026 12:15 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur mengungkap tiga kasus penyelundupan dan perdagangan ilegal sumber daya alam yang melibatkan...

Bawang Merah

Probolinggo Gandeng Kota Malang Pasok Bawang Merah, Sekaligus Perluas Pasar UMKM

by Mochamad Abdurrochim
05/06/2026 8:55 AM
0

PROBOLINGGO, Tugujatim.id – Kabupaten Probolinggo terus memperluas jaringan pemasaran komoditas unggulan daerah. Terbaru, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo menjalin kerja sama...

Next Post
Nonzonasi

Ratusan Kursi PPDB Jalur Non Zonasi Kota Mojokerto Masih Lowong, Nasibnya Bagaimana?

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID