MOJOKERTO, Tugujatim.id – Wacana pemilihan kepala daerah (pilkada) melalui Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) terus mendapat penolakan, salah satunya muncul dari DPC PDIP Kota Mojokerto. Penolakan ini merupakan komitmen partai berlogo banteng tersebut untuk mengawal mekanisme pemilihan kepala daerah langsung dipilih oleh rakyat.
“DPC PDIP Kota Mojokerto menolak tegas wacana pilkada melalui DPRD. Komitmen ini selaras dengan arahan dari Ketua Umum (Megawati Soekarnoputri) kami, bahwa hak untuk memilih pemimpin harus ada di tangan rakyat,” tegas Sekretaris DPC PDIP Kota Mojokerto Ery Purwanti pada Selasa (20/01/2026).
Baca Juga: 1.053 Pohon Hijaukan Hulu hingga Hilir Sungai, PDIP Jember Tekankan Komitmen Ekologi
Ery melanjutkan, bergulirnya isu ini justru menjadi tanda kemunduran demokrasi di Indonesia. Sebab, adanya penyelenggaraan pilkada langsung merupakan buah penting dari reformasi yang harus dikawal penuh.
“Capaian besar dari reformasi, salah satunya rakyat memilih langsung pemimpinnya. Rakyat telah diberi hak secara penuh untuk memilih langsung, itu yang harus dikawal bersama,” tandas Ketua DPRD Kota Mojokerto tersebut.
Tidak hanya itu, pengalihan mandat pemilihan langsung dari rakyat malah menjadi bentuk pengkhianatan terhadap konstitusi.
“Demokrasi yang sehat bertumpu kedaulatan rakyat yang terwujud dalam pemilihan langsung. Dari pemilihan langsung itu, rakyat sendiri yang menilai kemudian memutuskan pilihannya sendiri, bukan didikte oleh pihak lain,” urai Ery.
Baca Juga: PDIP Jember Desak Percepatan Belanja Daerah, Ratusan Miliar Rupiah Terperangkap di Perbankan
Wacana pilkada lewat DPRD mengemuka dengan dalih pilkada langsung butuh biaya besar. Namun, hal tersebut dipandang hanya sebuah alasan untuk menjauhkan rakyat dari kedaulatan mereka.
Ery menambahkan, pihaknya memastikan bahwa sikap penolakan ini dipegang teguh oleh kader maupun wakil rakyat dari PDIP Kota Mojokerto.
“Satu suara, semua, jajaran PDIP Kota Mojokerto berkomitmen menjaga, mengawal hak-hak demokrasi rakyat,” tutupnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Hanif Nanda Zakaria
Editor: Dwi Lindawati








