SURABAYA, Tugujatim.id – Pegadaian Syariah bekerja sama dengan LAZ Nasional Lembaga Manajemen Infaq (LMI) berkomitmen untuk memenuhi fasilitas kesehatan (faskes) berupa transportasi ambulans di daerah membutuhkan.
Satu unit mobil ambulans berjenis APV diserahkan secara simbolis oleh Pegadaian Syariah dan Laznas LMI dalam rangkaian Semarak Tahun Baru Islam 1445 H Pegadaian Syariah Tumbuh dan Peduli di kantor Kanwil XII Pegadaian Surabaya, Jumat sore (11/08/2023).
Direktur Pemasaran dan Pengembangan Produk Pegadaian Syariah Elvi Rofiqotul Hidayah mengatakan, kontribusi transportasi ambulans ini guna mempermudah akses masyarakat untuk pelayanan kesehatan di daerah membutuhkan.
“Ambulans akan dioptimalkan penggunaannya terutama di daerah-daerah yang memang masih memerlukan ambulans ini. Kalau di Surabaya cukup padat, kalau di daerah Madiun dan Ponorogo peluang manfaatnya lebih besar,” katanya, Jumat (11/08/2023).
Evi berharap, kerja sama dengan LMI tidak hanya di bidang sosial tetapi juga edukasi, literasi, dan inovasi sehingga jangkauan pemanfaatnnya akan lebih luas. Melalui berbagai asesmen, Pegadaian Syariah dan LMI memutuskan untuk menyerahkan unit ambulans tersebut kepada masyarakat Ponorogo.
“Sesuai dengan temanya tumbuh peduli, tentu harapannnya bisa tumbuh dan peduli. Dua-duanya saling berkaitan. Kalau kami peduli aja tidak tumbuh, bisnis nggak jalan. Tumbuh saja tidak peduli, maka tidak berkembang, jadi harus imbang, bisa saling memberikan manfaat,” ujarnya.
Terpisah, Direktur Laznas LMI Agung Wicaksono menjelaskan bahwa terpilihnya Kabupaten Ponorogo sebagai tujuan untuk alokasi ambulans karena daerah tersebut memiliki kondisi faskes transportasi yang belum memadai.
“Di sana dari beberapa asesmen yang kami lakukan melalui kantor cabang di Ponorogo, untuk akses transportasi ambulans ini masih kurang terutama untuk menjangkau daerah-daerah pelosok di kabupaten,” ujar Agung.
Dia menjelaskan bahwa faskes berupa transportasi ambulans ini nantinya dapat digunakan oleh masyarakat Ponorogo secara gratis, terlebih bagi masyarakat yang kurang mampu.
“Dan tidak menutup kemungkinan jika nanti ada permohonan di luar masyarakat Ponorogo, insyaa Allah kami siap melayani dan pola itu sudah kami jalankan di tempat-tempat lain,” imbuhnya.
Dengan adanya pemerataan fasilitas kesehatan ini, dia berharap dapat menjadi solusi untuk kebutuhan masyarakat dalam memperoleh layanan kesehatan yang optimal.
“Harapannya bantuan dari Pegadaian Syariah ini bisa memberikan solusi uang yang selama ini dibutuhkan oleh masyarakat,” ujar Agung.
Writer: Izzatun Najibah
Editor: Dwi Lindawati








