MALANG, Tugujatim.id – Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Universitas Negeri Malang (UM) terus memberikan kontribusi nyata. Mereka menggelar Program Edukasi dan Konseling Terintegrasi untuk Remaja Sebaya (Program Proteksi) dengan langkah mengangkat Duta Proteksi.
Kolaborasi Fakultas Kedokteran dan Fakultas Ilmu Keolahragaan UM berupaya meningkatkan pengetahuan dan keterampilan remaja tentang kesehatan reproduksi. Kegiatan ini menyasar 45 siswa kelas 11 SMKN 2 Malang.
Dipimpin oleh Dr. dr. Moch. Yunus, M.Kes.,. Serta beranggotakan Dessy Amelia, S.Keb., Bd., M.Kes., Nina Rini Suprobo, S.Keb., Bd., M.Keb., Tiara Devi, dan Ratnaduhita Fikrah Athallah. Tim ini, mengadakan Program Edukasi dan Konseling Terintegrasi untuk Remaja Sebaya atau yang kerap disebut Program Proteksi.
Kegiatan ini didukung oleh Dana dari Direktorat Riset, Teknologi, dan Pengabdian kepada Masyarakat Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
Menurut Dr. Yunus, tujuan kegiatan ini tidak hanya meningkatkan pengetahuan kesehatan remaja, tetapi juga memberdayakan mereka sebagai agen perubahan di lingkungan mereka sendiri, terutama sekolah.
“Kami percaya bahwa dengan memberikan pengetahuan dan keterampilan yang tepat, para remaja dapat lebih siap menghadapi tantangan kesehatan dan dapat berkontribusi dalam menciptakan lingkungan yang lebih baik,” ujarnya.
Program Proteksi sendiri, terdiri dari beberapa kegiatan utama yang dilaksanakan untuk mendukung tercapainya Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) 3 dan 4.
Kegiatan ini terbagi ke beberapa tahapan dalam periode 17 September – 28 Oktober 2024. Tahap pertama, ada pelatihan dan pemberian materi.
Tahap pertama dimulai dengan pelatihan dasar pada 17 September, meliputi pemahaman anatomi, fisiologi tubuh remaja, pentingnya aktivitas fisik, dan konsep persetujuan. Pada pertemuan kedua (19/9), topik yang dibahas mencakup kesehatan reproduksi dan risiko terkait seperti IMS, HIV/AIDS, dan kehamilan remaja.

Termasuk diskusi aktif untuk menunjukkan minat siswa dalam merencanakan hidup sehat dan peran keluarga dalam mendukung kesehatan remaja.
Pertemuan ketiga (24/9) melatih siswa dalam keterampilan komunikasi sebagai tutor sebaya. Dimana para siswa dilatih menjadi pendengar yang baik dan fasilitator efektif melalui teknik peer teaching.
Kemudian, ada pelatihan teknologi melalui platform Canva dilakukan pada 26 September. Di mana, siswa mempelajari desain grafis untuk membuat materi edukatif. Pelatihan ini bertajuk “Kreatif dengan Canva: Membangun Keterampilan Pendidikan Sebaya dan Konseling Sebaya”.
Hasilnya, mereka berhasil menciptakan poster dan konten menarik yang mempermudah penyampaian informasi kesehatan pada remaja.
Pada 8-9 Oktober, ada Roadshow Proteksi. Selama dua hari, para siswa melalui penyuluhan interaktif melakukan penyuluhan menggunakan diskusi kelompok dan permainan peran.
Melalui penyuluhan ini, siswa menunjukkan kemampuan komunikasi dan antusiasme dalam menyampaikan isu-isu kesehatan kepada teman-temannya.
Puncaknya, adalah pengangkatan Duta Proteksi pada 28 Oktober 2024. Siswa yang terpilih sebagai duta akan bertindak sebagai mentor dan sumber informasi bagi rekan-rekan mereka di SMKN 2 Malang.
Duta Proteksi juga bertugas untuk mendukung dan melindungi hak-hak siswa di sekolah. Penghargaan simbolis ini diberikan kepada duta sebagai bentuk apresiasi terhadap dedikasi mereka.
Dr. Yunus berharap, program ini dapat menjadi model yang dapat diadopsi oleh sekolah-sekolah lain dalam rangka mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan. Terlebih, ini juga sejalan dengan komitmen tim pengabdian terhadap SDGs 3 dan 4, yaitu memastikan kehidupan sehat dan mendukung pendidikan yang berkualitas untuk semua.
“Dengan adanya Duta Proteksi, kami berharap dapat menciptakan jaringan dukungan yang kuat di lingkungan sekolah untuk memberdayakan siswa dalam menjaga kesehatan dan pendidikan mereka,” sambungnya.
Secara keseluruhan, kegiatan program Proteksi berjalan dengan baik, mencapai tujuan peningkatan pengetahuan, pemberdayaan siswa, dan pembentukan duta yang berperan sebagai mentor di SMKN 2 Malang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter: Feni Yusnia
Editor: Darmadi Sasongko








