• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Tangkapan layar salah satu akun Facebook bernama Arif Akbar yang mengirimkan surat terbuka kepada Presiden Joko Widodo lantaran anaknya yang memiliki nama panjang hingga 19 suku kata kesulitan mendapatkan dokumen akta kelahiran. (Foto: Dokumen) tugu jatim

Tangkapan layar salah satu akun Facebook bernama Arif Akbar yang mengirimkan surat terbuka kepada Presiden Joko Widodo lantaran anaknya yang memiliki nama panjang hingga 19 suku kata kesulitan mendapatkan dokumen akta kelahiran. (Foto: Dokumen)

Anak Pemilik Nama Panjang hingga 19 Suku Kata di Tuban Kesulitan Urus Akta Lahir

Gigih Mazda by Gigih Mazda
5 years ago
in News, Pilihan Redaksi
0
Share on FacebookShare on Twitter

TUBAN, Tugujatim.id – Ayah dari anak pemilik nama panjang hingga 19 suku kata di Kabupaten Tuban kesulitan untuk mengurusi akta kelahiran putranya. Setelah hampir 3 tahun sang buah hati belum mendapatkan akta lahir, sang ayah, Arif Akbar, akhirnya memberanikan diri membuat surat terbuka untuk Presiden Joko Widodo (Jokowi) lewat unggahan Facebook miliknya, Minggu (3/10/2021).

Unggahan Arif Akbar yang meminta bantuan Jokowi agar anaknya masuk data kependudukan tersebut viral di media sosial. Ia menjelaskan bahwa nama panjang anaknya selalu jadi alasan ditolaknya pengurusan akta lahir.

You might also like

Pemkot Surabaya.

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir, Area tanpa Izin Terancam Ditutup

21/07/2026 8:30 PM
Gus Kikin.

Gus Kikin Siap Maju sebagai Calon Ketua Umum PBNU, Ngaku Terima Penugasan PWNU Jatim

21/07/2026 7:17 PM

Untuk diketahui, anak dengan nama 19 suku kata itu adalah Rangga Madhipa Sutra Jiwa Cordosega Akre Askhala Mughal Ilkhanat Akbar Sahara Pi-Thariq Ziyad Syaifudin Quthuz Khoshala Sura Talenta. Rangga merupakan putra kedua dari pasangan Arif Akbar dan Suvi Nur Aisiyah yang lahir pada Minggu, 6 Januari 2019 silam.

Tangkapan layar salah satu akun Facebook bernama Arif Akbar yang mengirimkan surat terbuka kepada Presiden Joko Widodo lantaran anaknya yang memiliki nama panjang hingga 19 suku kata kesulitan mendapatkan dokumen akta kelahiran. (Foto: Dokumen) tugu jatim
Tangkapan layar salah satu akun Facebook bernama Arif Akbar yang mengirimkan surat terbuka kepada Presiden Joko Widodo lantaran anaknya yang memiliki nama panjang hingga 19 suku kata kesulitan mendapatkan dokumen akta kelahiran. (Foto: Dokumen)

Ketika dihubungi Tugu Jatim, sang ayah, Arif Akbar mengarahkan agar Mujoko Sahid –seorang tokoh adat yang memberi nama putranya– saja yang memberikan pernyataan terkait nama dan perjuangan pengurusan akta lahir hingga surat terbuka kepada Jokowi tersebut.

Mujoko Sahid, ketika dihubungi memberikan pernyataan bahwa nama panjang yang ia berikan kepada ‘keponakan’-nya lantaran berangkat dari tekad serta harapan agar anak tersebut kelak bisa berpikir dengan nalar panjang. Tak hanya itu, harapan lain agar sang anak tidak mudah diracuni berita hoaks dan berpikir jernih yang panjang sepanjang namanya.

Nama panjang tersebut juga dimaksudkan agar anak menjadi suri tauladan dan inspirasi generasi di masanya nanti.

Sementara terkait tanggapan surat terbuka tersebut, Mujoko menyatakan akan terus berjuang agar urusan akta kelahiran putra Arif Akbar tersebut bisa selesai.

“Pastinya, kita akan berjuang itu. Karena di aturan pun tidak ada yang melarang terkait memberikan nama panjang kepada anak,” ujar Mujoko Sahid lewat sambungan telpon, Selasa (5/10/2021).

Pria yang juga menjadi salah satu sesepuh Paguyuban Adat Tuban Selatan ini berharap agar pihak terkait pembuat akta memberi jalan keluar dan kemudahan. Sebab, pihaknya sudah mengajukan permohonan kira-kira hampir tiga tahun yang lalu. Akan tetapi, hingga hari ini jawabannya selalu sama.

“Setiap kali menanyakan update terbaru hanya diberikan saran mengganti nama. Maksud kita bukan itu,” tanyanya.

Dia berharap ‘keponakan’nya segera mendapatkan pengakuan sah dari negara dengan cara diterbitkannya akta kelahiran dan dokumen administrasi lain. Mengingat, dalam waktu dua tahun ke depan akan masuk jenjang pendidikan sekolah yang mana membutuhkan identitas berupa akta kelahiran.

Sementara itu, Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Tuban, Rahmad Ubaid, mengaku saat ini untuk penulisan nama pada dokumen administrasi kependudukan termasuk biodata kependudukan terbatas 55 karakter termasuk huruf dan spasi. Hal itu sebagaimana diatur dalam Aplikasi Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK).

“Sebelum akta diproses, harus masuk dulu dalam biodata base kependudukan SIAK Ditjen Dukcapil maksimal 55 karakter. Jadi demikian halnya untuk akta, KK, dan KTP. Semua terbatas maksimal 55 karakter huruf termasuk spasi,” beber Rahmad Ubaid lewat pesan singkat.

Tags: berita Tubanberita Tuban hari iniKabupaten TubanTubanViral
Gigih Mazda

Gigih Mazda

Related Stories

Pemkot Surabaya.

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir, Area tanpa Izin Terancam Ditutup

by Dwi Linda
21/07/2026 8:30 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus mengawasi dengan ketat terhadap pengelolaan parkir. Pemkot Surabaya mengawasi berbagai tempat mulai...

Gus Kikin.

Gus Kikin Siap Maju sebagai Calon Ketua Umum PBNU, Ngaku Terima Penugasan PWNU Jatim

by Dwi Linda
21/07/2026 7:17 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id – Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur Abdul Hakim Mahfudz atau yang akrab disapa Gus Kikin...

Angkot pelajar gratis.

80 Angkot Pelajar Gratis Segera Hadir di Malang, Pemkot Tunggu Audit 4 Koperasi Rampung

by Dwi Linda
21/07/2026 6:45 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui dinas perhubungan (dishub) terus mematangkan pelaksanaan program angkot pelajar gratis. Saat ini,...

Penjual kambing.

Viral Penjual Kambing Kota Batu Disebut Mirip Yesus, Ternyata Niat Awalnya untuk Berdakwah

by Dwi Linda
21/07/2026 6:33 PM
0

BATU, Tugujatim.id – Seorang penjual kambing Kota Batu, Jawa Timur, mendadak viral menjadi perbincangan di media sosial. Faiq Muhammad Alkhatiri...

Next Post
Depo pengisian oksigen di Bakorwil Malang mengalami penurunan permintaan lantaran kasus Covid-19 yang terus melandai. (Foto: M Sholeh/Tugu Malang/Tugu Jatim) permintaan oksigen bakorwil malang

Permintaan Oksigen di Bakorwil Malang Turun 88 Persen

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID