JEMBER, Tugujatim.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember memastikan seluruh penyaluran insentif dan hak keuangan masyarakat telah dirampungkan sebelum Hari Raya Idulfitri 2026. Kebijakan ini diambil untuk menjamin warga dapat merayakan Lebaran dengan lebih tenang tanpa dibayangi keterlambatan pembayaran.
Bupati Jember Muhammad Fawait atau Gus Fawait menyebut hampir seluruh kewajiban pemerintah daerah telah terealisasi, mulai dari tunjangan hari raya (THR) dan gaji bagi ASN, PNS, hingga pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK), termasuk tenaga paruh waktu.
Baca Juga: Lebaran tanpa Open House, Bupati Jember Gus Fawait Pilih Kesederhanaan demi Efisiensi Energi
“Alhamdulillah, hampir seluruh kewajiban Pemkab Jember sudah terealisasi. Kami ingin masyarakat bisa berlebaran dengan senyum dan tenang,” ujarnya, Minggu (22/03/2026).
Tak hanya itu, penyaluran insentif guru ngaji juga telah mencapai 99 persen. Pemkab Jember juga memastikan pencairan tunjangan profesi guru (TPG) serta honor kader posyandu dilakukan lebih awal dari jadwal agar bisa diterima sebelum Lebaran.
Langkah percepatan ini dinilai penting untuk menjaga daya beli masyarakat di tengah meningkatnya kebutuhan menjelang hari raya. Perputaran uang yang meningkat diharapkan mampu mendorong aktivitas ekonomi lokal.
Baca Juga: Jelang Lebaran, Pemkab Jember Siagakan Ambulans dan Nakes di 9 Titik Wisata
Meski demikian, Pemkab Jember tetap mewaspadai potensi kenaikan harga. Bupati menegaskan inflasi menjelang Lebaran merupakan hal yang wajar selama masih dalam batas terkendali.
Menurut dia, selama laju inflasi berada di bawah pertumbuhan ekonomi daerah, kondisi tersebut masih tergolong aman dan mencerminkan ekonomi yang sehat. (adv)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Feni Yusnia
Editor: Dwi Lindawati








