SURABAYA, Tugujatim.id – Pemerintah Kota (Pemkot) menargetkan pada 2026 dapat melakukan ekspansi aliran air ke wilayah Surabaya Raya (Sidoarjo, Gresik, Bangkalan, Mojokerto dan Lamongan).
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyebut, ekspansi air baru bisa direalisasikan pada 2026. Sebab, tahun 2025 PDAM Surabaya masih menyelesaikan pembangunan Rumah Pompa Putat Gede 3.
Diketahui, Rumah Pompa Putat Gede 3 rencananya akan bertugas untuk mensuplai air dari Rumah Pompa Putat Gede 1 dan 2. Di mana, kedua rumah pompa tersebut sebagai distributor center yang menopang operasi Rumah Pompa Mbah Ratu dan Rumah Pompa Krembangan.
Baca Juga: Pemkot Janji, Seluruh Wilayah Surabaya Teraliri Air 24 Jam Nonstop pada 2025
Rumah pompa tersebut dijanjikan oleh Pemkot Surabaya untuk dapat memenuhi suplai air terutama di wilayah Surabaya Utara yang kerap hanya menerima aliran air di waktu-waktu tertentu saja.
“Dengan suplai air yang lebih ini, kami berharap bisa ekspansi. Kami minta selesaikan hal itu (Rumah Pompa Putat Gede) pada 2025 dan 2026 bisa melakukan ekspansi,” kata Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi.
Menurut dia, ekspansi air ke wilayah Surabaya Raya akan membantu subsidi masyarakat kurang mampu. Terutama masyarakat yang memiliki rumah tidak begitu luas.
“Keuntungan akan didapat masyarakat. Kalau rumahnya 45-100 meter bisa gratis,” bebernya.
Baca Juga: Kronologi Artis Ruri Repvblik Kecelakaan Tunggal di Ciamis, Naik Moge Terlempar hingga 3 Meteran
Sementara itu, Direktur Utama PDAM Surya Sembada Surabaya Arief Cahyono optimistis ekspansi tersebut bisa terealisasi jika didukung oleh teknologi dan SDM yang memadai.
“Tentu kami menangkap peluang tersebut,” ucap Arief.
Dia juga menjelaskan, IPAM Karangpilang 4 tuntas, maka pasokan air di Surabaya bisa mencapai 1.000 liter per detik.
“Sekarang Surabaya Utara masih kurang 600 liter per detik. Nah, kalau Karangpilang 4 bisa 1.000 liter, maka akan lebih (pasokan air),” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Izzatun Najibah
Editor: Dwi Lindawati








