TUBAN, Tugujatim.id – Pemuda di Tuban ditemukan tak bernyawa di Kali Kening setelah tiga hari hilang dan dalam pencarian. Korban diketahui bernama Bagus Sunardi (28), warga Dusun Kluncing, Desa Suciharjo, Kecamatan Parengan ditemukan meninggal dunia dengan kondisi jasad mengapung di Aliran Sungai Kali Kening, Desa Margorejo, Senin (7/7/2025) pagi.
Penemuan jasad Bagus sontak mengejutkan warga sekitar. Tubuh korban dalam kondisi tengkurap dan sudah mulai membengkak, tersangkut sebuah potongan bambu.
“Saat ditemukan, korban sudah meninggal dunia. Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuhnya,” jelas Kapolsek Parengan, Iptu Ramelan kepada Tugujatim.id, Selasa (08/07/2025).
Keterangan keluarga dan petugas medis, Bagus merupakan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang sudah lama menjalani pengobatan. Satu bulan terakhir, kondisinya mulai tidak stabil. Ia kerap menunjukkan gejala seperti gelisah, mudah marah, dan terlihat cemas.
“Dari laporan Puskesmas Ponco, korban memang mengalami gangguan kejiwaan dengan diagnosis F-20 Skizofrenia. Selama sebulan ini korban menjalani rawat jalan,” imbuh Ramelan.
Warga yang menemukan tubuh Bagus pertama kali mengaku sempat mengira benda yang mengambang di sungai adalah boneka. Setelah didekati, baru diketahui itu adalah jasad manusia. Mereka pun langsung melapor ke polisi.
BACA JUGA: Dua Nelayan Tuban Hilang di Laut Usai Berusaha Saling Selamatkan
Tim dari Polsek Parengan dibantu petugas medis dan relawan BPBD segera melakukan evakuasi. Hasil pemeriksaan luar memastikan korban meninggal akibat tenggelam. Tak ada luka mencurigakan di tubuhnya.
“Pihak keluarga menerima dengan ikhlas dan menolak dilakukan autopsi. Jenazah langsung dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan,” terang Ramelan.
Ramelan mengimbau agar keluarga bisa memberikan perhatian ekstra dan pengawasan intensif, mengingat kondisi seperti ini rentan memicu kejadian yang tak diinginkan.
“Harus ada kontrol dan pendampingan dari keluarga maupun tenaga medis. Jangan sampai lengah karena risiko sangat besar,” pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter: Mochamad Abdurrochim
Editor: Darmadi Sasongko








