JEMBER, Tugujatim.id – Pendangkalan dan sedimentasi menjadi penyebab genangan banjir di Dusun Kraton, Desa Wonoasri, Kecamatan Tempurejo, Kabupaten Jember.
Bupati Jember Hendy Siswanto dalam wawancaranya mengungkapkan bahwa peristiwa ini bukanlah kejadian yang sering terjadi. Dia mencatat, banjir ini merupakan kali pertama terjadi sejak 2021.
Menurut Hendy, penyebab utama banjir kali ini adalah pendangkalan dan sedimentasi di Sungai Curahnongko yang mengakibatkan luapan air ke wilayah pemukiman. Untuk mengatasi hal tersebut, Hendy menjelaskan, pihaknya akan melakukan normalisasi sungai dengan mengeruk kembali.
“Treatment-nya adalah, kita akan melakukan normalisasi, jadi akan dikeruk kembali,” ujar Hendy Siswanto pada Senin (23/12/2024).
Meski pengerukan sungai sempat dilakukan beberapa tahun yang lalu, Hendy mengakui bahwa kondisi sungai kembali mengalami pendangkalan yang memicu banjir di kawasan Desa Wonoasri.
Kejadian serupa juga terjadi di beberapa titik lainnya di Kabupaten Jember, terutama akibat curah hujan yang tinggi dengan intensitas waktu yang cukup lama.
“Luar biasa hujannya, cuma dua jam saja mengakibatkan banjir. Bahkan di kota itu beberapa hari yang lalu sungainya nggak banjir, jalan rayanya yang banjir,” tambah Hendy.
Intensitas hujan yang tinggi berkontribusi pada peningkatan volume air yang meluap ke jalan raya dan permukiman warga. Banjir yang terjadi di Desa Wonoasri juga menyebabkan lebih dari 100 orang mengungsi.
Baca Juga: Kronologi Kecelakaan Maut di Tol Lawang, Bus Pariwisata Tabrak Truk: 4 Korban Tewas
Hendy yang melakukan kunjungan ke lokasi banjir mengungkapkan bahwa sebagian besar pengungsi telah kembali ke rumah mereka. Namun, masih ada beberapa warga, terutama lansia yang tinggal sendirian tanpa keluarga. Untuk itu, pihak Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur segera mengatur pemindahan dan perawatan bagi mereka agar dapat ditangani dengan lebih baik.
“Insyaa Allah dalam waktu dekat, tidak lama akan dikeruk dan pelebaran sungai. Insyaa Allah akan normal kembali,” harapan Hendy.
Dia juga menekankan pentingnya kerja sama berbagai pihak dalam mengurangi risiko banjir yang lebih besar di musim hujan selanjutnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Diki Febrianto
Editor: Dwi Lindawati








