• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Pengusaha tempe.

Pengusaha tempe di Kecamatan Kaliwates, Kabupaten Jember, bernama Mariyono ini terpaksa mengurangi produksi puluhan kilogram tempe saat harga kedelai meroket. (Foto: Istimewa)

Harga Kedelai Meroket, Pengusaha Tempe di Jember Terpaksa Kurangi Produksi Puluhan Kilogram

Dwi Linda by Dwi Linda
5 months ago
in Bisnis
0
Share on FacebookShare on Twitter

JEMBER, Tugujatim.id – Pengusaha tempe di Kecamatan Kaliwates, Kabupaten Jember, Jatim, menghadapi tekanan ekonomi akibat lonjakan harga bahan baku kedelai yang terus meningkat. Mariyono, salah satu perajin tempe di wilayah tersebut, mengungkapkan, harga kedelai kini mencapai Rp9.500 per kilogram.

Kenaikan harga ini dimulai sejak awal tahun dan terus berlanjut hingga saat ini. Menurut pengusaha tempe Mariyono, sebelumnya harga kedelai masih berkisar di angka Rp8.500-Rp8.900 per kilogram.

You might also like

Bawang Merah

Probolinggo Gandeng Kota Malang Pasok Bawang Merah, Sekaligus Perluas Pasar UMKM

05/06/2026 8:55 AM
Marketing FYP TikTok

Strategi Marketing FYP TikTok 2026, Cara Brand Menarik Perhatian Konsumen dalam Hitungan Detik

04/06/2026 9:30 PM

Baca Juga: Manfaat Kandungan Tempe Bantu Turunkan Berat Badan, Cek 7 Keuntungan Lain bagi Kesehatan Tubuh

Kondisi ini jauh berbeda dibanding sebelum pandemi Covid-19 ketika harga kedelai hanya berkisar Rp6.000-Rp7.000 per kilogram.

Lonjakan harga bahan baku ini memberikan dampak signifikan terhadap usaha tempe skala kecil. Mariyono terpaksa mengurangi jumlah produksi tempenya. Produksi hariannya pun turun drastis.

Pengusaha Tak Naikkan Harga Jual Tempe

Biasanya, dia memproduksi sebanyak 1,8 kuintal per hari. Karena harga kedelai meroket, dia hanya memproduksi sebanyak 1 kuintal.

“Penghasilan saya juga berkurang karena harus menambah modal. Pekerjanya sudah saya kurangi satu orang, sekarang saya kerjakan sendiri,” ungkap Mariyono pada Jumat (23/01/2026).

Meski harga kedelai terus merangkak naik, Mariyono memilih untuk tidak menaikkan harga jual tempe yang tetap bertahan di angka Rp5.000. Harga ini sudah dipertahankan sejak masa Pandemi Covid-19 hingga sekarang.

Baca Juga: Industri Rumahan Tempe di Mojokerto Ludes Terbakar, Diduga Api Tungku Kayu Membesar

Sebagai strategi, Mariyono mengurangi takaran tempe sekitar 1 ons per kilogram untuk mengimbangi kenaikan biaya produksi sambil tetap menjaga daya beli konsumen.

Kenaikan harga kedelai terakhir terjadi dua hari lalu, dari Rp8.900-Rp9.000 menjadi Rp9.500 per kilogram. Kondisi ini menambah beban para pelaku usaha tempe yang sebagian besar merupakan pelaku usaha mikro dan kecil.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

Writer: Diki Febrianto

Editor: Dwi Lindawati

Tags: Berita Kabupaten Jember hari iniHarga kedelai JemberHarga kedelai naik di JemberJemberKabupaten Jember hari iniPengusaha tempe Jember
Dwi Linda

Dwi Linda

Related Stories

Bawang Merah

Probolinggo Gandeng Kota Malang Pasok Bawang Merah, Sekaligus Perluas Pasar UMKM

by Mochamad Abdurrochim
05/06/2026 8:55 AM
0

PROBOLINGGO, Tugujatim.id – Kabupaten Probolinggo terus memperluas jaringan pemasaran komoditas unggulan daerah. Terbaru, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo menjalin kerja sama...

Marketing FYP TikTok

Strategi Marketing FYP TikTok 2026, Cara Brand Menarik Perhatian Konsumen dalam Hitungan Detik

by Mochamad Abdurrochim
04/06/2026 9:30 PM
0

Tugujatim.id – Di tengah derasnya arus konten yang muncul setiap hari di TikTok, perhatian pengguna menjadi sesuatu yang sangat berharga....

Bawang Merah

Harga Bawang Merah di Probolinggo Tembus Rp65 Ribu, Dipicu Permintaan Iduladha

by Mochamad Abdurrochim
03/06/2026 8:13 PM
0

PROBOLINGGO, Tugujatim.id - Harga bawang merah di Kabupaten Probolinggo masih bertahan tinggi usai Hari Raya Iduladha 2026. Di sejumlah pasar...

Bojonegoro

Jasa Jagal Hingga Las Hewan Kurban, Ramai Diburu Saat Iduladha di Bojonegoro

by Mochamad Abdurrochim
29/05/2026 8:14 PM
0

BOJONEGORO, Tugujatim.id – Momentum Hari Raya Iduladha membawa berkah tersendiri bagi sejumlah warga di Kabupaten Bojonegoro. Tidak hanya pedagang hewan...

Next Post
Tower BTS.

Diterpa Angin Kencang, Tower BTS Provider Telekomunikasi di Surabaya Ambruk

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID