JEMBER, Tugujatim.id – Selama libur panjang peringatatan Maulid Nabi Muhammad SAW, penumpang Kereta Api di Jember mengalami peningkatan secara signifikan.
Data menunjukkan pertumbuhan penggunaan layanan penumpang Kereta Api (KA) di Daerah Operasional (Daop) 9 Jember mencapai lebih dari sepersepuluh dari total penumpang bila diperbandingkan dengan periode serupa pada minggu lalu.
“Data penjualan tiket dari stasiun-stasiun di bawah naungan KAI Daop 9 Jember telah menembus angka 45.000 lembar untuk periode empat hari mulai Kamis 4 hingga Minggu 7 September 2025,” terang Kepala Hukum dan Humas KAI Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro saat dikonfirmasi pada Jumat (5/9/2025).
Lebih lanjut, Cahyo memaparkan bahwa pada Kamis, 4 September 2025, volume penumpang yang memulai perjalanan dari kawasan Jawa Timur mencapai kisaran 100.000 individu. Statistik ini memperlihatkan eskalasi yang menggembirakan dengan kenaikan melebihi 10 persen ketika dikomparasikan dengan Kamis pada pekan sebelumnya.
BACA JUGA: KA Pandanwangi Perpanjang Layanan 6 Stasiun Hingga Akhir September, Meski Jalur Gumitir Dibuka
“Hal ini tentunya mencerminkan antusiasme positif warga untuk memanfaatkan sarana transportasi perkeretaapian,” jelasnya.
Meskipun menghadapi gelombang kenaikan penumpang, Cahyo menegaskan bahwa cadangan tiket masih dalam kondisi memadai. Sekitar 2.000 lembar tiket masih tersedia bagi calon pengguna jasa, khususnya untuk rangkaian jarak jauh seperti Kereta Pendalungan, Blambangan Express, Mutiara Timur Tambahan, dan Ijen Express.
“Kami menyarankan kepada para penumpang agar menyusun rencana perjalanan dengan matang. Tiket dapat diperoleh melalui platform Akses by KAI atau agen penjualan resmi lainnya,” kata Cahyo.
Cahyo menyebutkan bahwa kereta api dengan skema PSO (Public Service Obligation) atau layanan bersubsidi pemerintah masih mendominasi preferensi masyarakat karena tarif yang ekonomis dan kemudahan akses.
BACA JUGA: Pikap Muat Sound Horeg Tertabrak Kereta Api di Pasuruan
Beberapa rangkaian PSO yang paling diminati meliputi, Kereta Sri Tanjung rute Ketapang-Yogyakarta Lempuyangan, Kereta Probowangi rute Ketapang-Surabaya Gubeng, dan
Kereta Tawang Alun dengan tujuan Malang
“Rangkaian yang paling digemari tetap didominasi kereta PSO mengingat tarifnya yang sangat terjangkau dan memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam menggunakan transportasi perkeretaapian,” pungkas Cahyo.
Fenomena kenaikan penumpang ini mengindikasikan meningkatnya keyakinan publik terhadap sistem transportasi kereta api sebagai opsi transportasi andalan, terutama pada momentum libur panjang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter: Diki Febrianto
Editor: Darmadi Sasongko








