• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Pondok Panili Jember

Perayaan Grebeg Maulid Nabi Muhammad SAW dimeriahkan puluhan gunungan yang diarak keliling Komplek Pondok Panili Jember. (Foto: Diki Febrianto)

Puluhan Gunungan Diarak Keliling Komplek Pondok Panili Jember di Grebeg Maulid Nabi Muhammad SAW

Darmadi Sasongko by Darmadi Sasongko
11 months ago
in Featured
0
Share on FacebookShare on Twitter

JEMBER, Tugujatim.id – Gang sempit di Kelurahan Jember Kidul, Kecamatan Kaliwates, Kabupaten Jember, seketika dipenuhi para warga Pondok Panili Jember yang menggelar perayaan Grebeg Maulid Nabi Muhammad SAW.

Di jalan dengan lebar sekitar tiga meter itu, puluhan gunungan dari perwakilan setiap blok diarak keliling kompleks untuk merayakan panutan umat muslim.

You might also like

Teras Semeru.

Mengenal Muhammad Syafi’i, Santri Sukses Berdayakan Warga Kampung berkat Rumah Makan Teras Semeru Lumajang yang Viral

06/07/2026 5:13 PM
Blitar

Kisah Anak Buruh Setrika di Kota Blitar Menjemput Asa Lewat Sekolah Rakyat

26/06/2026 10:54 PM

Kegiatan yang dipimpin langsung KH Baiquni Purnama (Gus Baiqun) yang merupakan Tokoh Agama dan Pengasuh Majelis Sholawat Al Ghofilin ini mengusung tema Habis Gelap Terbitlah Terang.

Menurut Gus Baiqun, perayaan ini merupakan bentuk tasyakuran atas kelahiran Nabi Muhammad SAW. “Kami warga Pondok Panili mengadakan tasyakur atas lahirnya Kanjeng Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam, ikut berbahagia, ikut senang bersyukur atas hari lahirnya Rasulullah,” ujarnya pada Jumat (5/9/2025).

BACA JUGA: Menilik Tradisi Keresan di Mojokerto Saat Bulan Maulid Nabi Muhammad SAW Tiba

Menurutnya, kegiatan itu didasarkan pada sebuah hadis tentang kisah Abu Lahab, paman Nabi yang kafir, tetapi selalu memperingati perayaan Nabi Muhammad SAW.

“Di dalam satu hadis diceritakan bahwa Abu Lahab yang kafir saja, bertasyakur pada hari lahirnya Rasulullah dilahirkan, sehingga membuat Abu Lahab setiap mendapatkan semacam keringanan,” jelas Gus Baiqun.

Pondok Panili Jember
Gang Pondok Panili Jember di Kelurahan Jember Kidul, Kecamatan Kaliwates, Kabupaten Jember, dipenuhi warga dalam memperingati Grebeg Maulid Nabi Muhammad SAW. (Foto: Diki Febrianto)

Ia memperingatkan bahwa, sudah selayaknya sebagai umat muslim, bahkan dinilai lebih berhak mendapatkan syafaat dari adanya peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, yang dimeriahkan puluhan gunungan yang penuh filosofi.

“Tentu kita umat Islam, umat Rasulullah ini berharap dengan mengadakan acara tasyakur atas hari lahirnya Nabi, kita seharusnya lebih berhak mendapatkan syafaat dari beliau baginda Rasulullah shallallahu alaihi wasallam,” tambah Gus Baiqun.

Filosofi Tema Habis Gelap Terbitlah Terang

Perayaan kali ini memiliki makna simbolis yang mendalam. Prosesi dimulai dengan penari jathilan berpakaian serba hitam di barisan terdepan, kemudian diikuti warga yang mengenakan pakaian putih.

BACA JUGA: Filosofi Lima Buah dalam Tradisi Maulid Nabi, Belimbing Hingga Pisang

“Filosofinya kita usir kegelapan dari dalam hati, dari dalam rumah, dari dalam kampung. Semua warga berpakaian serba putih ini menandakan hilangnya kegelapan, hilangnya keburukan, hilangnya kebodohan,” papar Gus Baiqun menjelaskan makna di balik tema tersebut.

Pondok Panili Jember
Perayaan Grebeg Maulid Nabi Muhammad SAW dimeriahkan puluhan gunungan yang diarak keliling Komplek Pondok Panili Jember. (Foto: Diki Febrianto)

Harapan dari kegiatan ini adalah masyarakat akan lebih semangat beribadah, belajar, dan berinteraksi setelah mengikuti perayaan. “Yang tertinggal nanti di kampung kami, di tempat tinggal kami malah yang baik,” ungkap pengasuh majelis sholawat tersebut.

Puncak perayaan ditandai dengan parade 20 gunungan yang dibuat oleh seluruh blok di kawasan Pondok Panili. Setiap blok dari 10 blok yang ada menyumbangkan dua gunungan sebagai bentuk partisipasi dalam perayaan.

“Gunungannya dari hasil bumi, hasil jualan masyarakat. Setiap blok di sini ada 10 blok, masing-masing blok mengeluarkan dua gunungan,” kata Gus Baiqun.

Kegiatan Grebeg Maulid ini tidak hanya menjadi momen spiritual, tetapi juga ajang mempererat silaturahmi dan gotong royong antar warga Pondok Panili dalam merayakan kelahiran Nabi Muhammad SAW.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

 

Reporter: Diki Febrianto

Editor: Darmadi Sasongko

Tags: JemberKabupaten JemberMaulid NabiMaulid Nabi Muhammad SAWTradisi Jember
Darmadi Sasongko

Darmadi Sasongko

Related Stories

Teras Semeru.

Mengenal Muhammad Syafi’i, Santri Sukses Berdayakan Warga Kampung berkat Rumah Makan Teras Semeru Lumajang yang Viral

by Dwi Linda
06/07/2026 5:13 PM
0

LUMAJANG, Tugujatim.id – Di balik meroketnya angka kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) di Kabupaten Lumajang selama libur Lebaran 2026, ada satu...

Blitar

Kisah Anak Buruh Setrika di Kota Blitar Menjemput Asa Lewat Sekolah Rakyat

by Mochamad Abdurrochim
26/06/2026 10:54 PM
0

"Sedih rasanya melihat teman-teman lain berseragam. Tapi saya harus sabar, menepi dulu demi bantu orang tua. Saya jualan es teh....

Sekolah Rakyat.

Menolak Padam, Asa Baru Silvia dan “The Invisible People” dari Bangku Sekolah Rakyat

by Dwi Linda
26/06/2026 5:47 PM
0

"Ada banyak pahlawan dalam kamus hidup Silvia Putri Cahyani, pelajar 14 tahun di Kota Batu, Jawa Timur. Paman dan bibinya,...

Bupati Sidoarjo.

Terharu! Bocah Usia 7 Tahun Luka Bakar 46 Persen, Bupati Sidoarjo Subandi Siapkan Pengobatan hingga Pekerjaan untuk sang Ayah

by Dwi Linda
16/06/2026 9:24 PM
0

SIDOARJO, Tugujatim.id – Bupati Sidoarjo H. Subandi menjenguk Izzan, 7, bocah yang mengalami luka bakar hingga 46 persen dan kini...

Next Post
Ketum PBNU

Ketum PBNU KH Yahya Cholil Staquf Ajak Konsolidasi Pemerintah dan Rakyat

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID