MALANG – Penyalur TKI ilegal asal Karang Anyar, Jawa Tengah akhirnya dibekuk oleh tim Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Malang. Pria bernama Hermawan alias Alan tersebut sudah masuk target Daftar Pencarian Orang (DPO) Kejari Karang Anyar, Jawa Tengah atas dakwaan tindak penyaluran TKI secara ilegal.
Penangkapan DPO tersebut diungkapkan Kasi Intel Kejari Kota Malang, Yusuf Hadiyanto, mewakili Kepala Kejari Kota Malang, Andi Darmawangsa, bahwa tim intelijen berhasil mengungkap tempat tinggal terpidana di Malang.
Baca Juga: Mau Gaji Aman Hingga Akhir Bulan? Ikuti Langkah-Langkah Berikut ini!
”Tim kami dapat informasi dari tim intelijen Kejari Karang Anyar bahwa yang bersangkutan ada di Kota Malang. Dari informasi itu, kami langsung tindak lanjuti dengan mendatangi lokasi tempat tinggal terpidana,” terang Yusuf, pada Kamis (15/10/2020).
Pihaknya juga tak langsung menggrebek rumah terpidana penyalur TKI ilegal tersebut. Pihaknya mengaku harus menunggu dan melakukan pemantauan di rumah target selama 2 hari terlebih dahulu. Hingga pada Sabtu (10/10/2020), pukul 16.00 WIB, terpidana terpantau pulang dan kemudian diringkus.
“Kami langsung melakukan pengamanan. Sebelum itu kan rumahnya selalu kosong,” terangnya.
Usai diamankan, penyalur TKI ilegal tersebut langsung dibawa ke Kejaksaan Negeri Kota Malang. Di hari yang sama, terpidana juga langsung dijemput oleh Kejari Karang Anyar untuk segera dilakukan putusan.
Baca Juga: Buah-Buah Terbaik untuk Meningkatkan Kekebalan Tubuh
“Saat ini, terpidana sudah dibawa oleh Kejari Karang Anyar untuk dilakukan pelaksanaan putusan terpidana selama 1 tahun penjara,” pungkasnya.
Berdasarkan putusan Mahkamah Agung RI No: 758K/Pid.sus/2018 tanggal 26 september 2018, terpidana penyalur TKI ilegal tersebut melanggal pasal 4 Jo. Pasal 102 ayat (1) huruf a dan b UU RI No 39 Tahun 2004 tentang orang, perseorangan menempatkan WNI keluar negeri tanpa izin. (azm/zya/gg)