• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Banjir Surabaya 2

Banjir yang menggenangi kawasan terminal Benowo (Foto: Dok. warga)

Penyebab Banjir dan Genangan di Surabaya, dari Sampah hingga Pompa Air

Darmadi Sasongko by Darmadi Sasongko
2 years ago
in Pemerintahan
0
Share on FacebookShare on Twitter

SURABAYA, Tugujatim.id – Banjir menggenangi sejumlah titik di Surabaya di antaranya Babat Jerawat-Benowo, Tanjung Sadari, Jalan Rajawali, Jalan Gresik, Krembangan, Manukan Lor, Dukuh Kupang, Margomulyo dan Tambak Osowilangun. Penyebab banjir dan genangan di sejumlah titik tersebut bermacam-macam, dari sampah hingga kapasitas pompa air.

Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) mengunkapkan penyebab banjir yang menggenangi sejumlah titik di Surabaya sejak Senin (5/2/2024). Kepala DSDABM, Syamsul Hariadi mengatakan, faktor penyebab banjir selain intensitas hujan yang cukup tinggi juga diakibatkan karena bermacam-macam. Mulai dari sampah, belum adanya saluran dan rumah pompa.

You might also like

Sidoarjo

Kontes Modifikasi Motor Dua Tak di Sidoarjo Mampu Gerakkan Ekonomi Masyarakat

01/06/2026 11:45 AM
WTP

WTP Tuban Kembali Diraih, Pemkab Catat 11 Kali Berturut-turut dari BPK RI

31/05/2026 9:10 AM

“Ada beberapa kendala berbeda di tiap lokasi genangan tersebut. Seperti kapasitas pompa dan saluran yang tidak bisa menampung hujan yang terjadi selama 6 jam dari pukul 17.30 – 24.00 WIB,” kata Syamsul Hariadi, Kepala DSDABM dikutip Kamis (8/2/2024).

Selain itu, penyempitan saluran air akibat pembuatan akses jalan juga menjadi salah satu penyebab.

“Sementara di kawasan Tambak Osowilangun yang merupakan kewenangan stakeholder, genangan terjadi karena belum ada saluran dan pompa yang memadai,” ucapnya.

Faktor lainnya adalah masalah banyaknya sampah yang menghambat saluran air menuju me rumah pompa.

“Kemudian faktor lain adalah koneksitas antar saluran yang belum memadai, dan belum selesainya konversi dari saluran irigasi menjadi drainase,” imbuhnya.

Sementara itu, untuk penanganannya Pemkot Surabaya mendatangankan mobil pompa dan Tim Satgas Unit Reaksi Cepat (URC) agar genangan lekas surut. Sedangkan, untuk penanganan jangka panjang Pemkot Surabaya akan membangun sarana dan prasarana drainase.

Pembangunan saluran di kawasan Dukuh Kupang, Manukan, Petemon, Benowo, Mayjen Sungkono dan Mulyosari juga akan dimulai tahun ini.

“Kami memilih lokasi tersebut karena merupakan jalan utama, merupakan langganan genangan dan merupakan pemukiman padat penduduk,” bebernya.

“Kami berkoordinasi antar PD untuk percepatan penanganan saat terjadi genangan. Misalnya dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) untuk pengangkutan sampah dan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) untuk menurunkan mobil PMK saat ada genangan,” pungkasnya.

Reporter : Izzatun Najibah

Editor: Darmadi Sasongko

Tags: Banjir SurabayaBanjir Surabaya hari iniberita SurabayaSurabaya
Darmadi Sasongko

Darmadi Sasongko

Related Stories

Sidoarjo

Kontes Modifikasi Motor Dua Tak di Sidoarjo Mampu Gerakkan Ekonomi Masyarakat

by Mochamad Abdurrochim
01/06/2026 11:45 AM
0

SIDOARJO, Tugujatim.id – Gelaran kontes modifikasi motor dua tak dalam ajang Jayandaru Vol. 1 di Mal Pelayanan Publik (MPP) Lingkar...

WTP

WTP Tuban Kembali Diraih, Pemkab Catat 11 Kali Berturut-turut dari BPK RI

by Mochamad Abdurrochim
31/05/2026 9:10 AM
0

TUBAN, Tugujatim.id – Prestasi opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) kembali diraih Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tuban. Untuk ke-11 kali secara beruntun,...

Bojonegoro

24 ASN Rebutan 5 Kursi Kepala OPD Bojonegoro, Satpol PP dan Brida Jadi Formasi Favorit

by Mochamad Abdurrochim
24/05/2026 2:20 PM
0

BOJONEGORO, Tugujatim.id – Sebanyak 24 aparatur sipil negara (ASN) mengikuti seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) di lingkungan Pemerintah...

3.600 lulusan SMK

Sebanyak 3.600 Lulusan SMK dan LPK Jawa Timur Bekerja di Luar Negeri

by Mochamad Abdurrochim
20/05/2026 7:44 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Sebanyak 3.600 lulusan SMK dan lembaga pelatihan kerja (LPK) bekerja di luar negeri. Selain itu Pemerintah Provinsi...

Next Post
Keunikan Kwan Sing Bio, Klenteng Terbesar se-Asia Tenggara di Tuban

Keunikan Kwan Sing Bio, Klenteng Terbesar se-Asia Tenggara di Tuban

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID