• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
panic attack tugu jatim

Ilustrasi panic attack. Foto: pin.it

Penyebab dan Cara Mengatasi Panic Attack

Lizya Kristanti by Lizya Kristanti
4 years ago
in Kesehatan
0
Share on FacebookShare on Twitter

Tugujatim.id – Direktur Outpatient Behavioral Health Services di Henry Ford Hospital, Cathy Frank MD menjelaskan bahwa panic attack atau serangan panik terjadi secara spontan dan bukan reaksi dari sebuah situasi yang penuh tekanan.

Kata dia, serangan ini terjadi tanpa alasan dan tidak bisa diprediksi. Selama serangan ini berlangsung, orang tersebut akan mengalami ketakutan luar biasa hingga merasa seperti akan mati, kehilangan kontrol tubuh, dan pikiran.

You might also like

Makanan tinggi protein.

Anak Kos Wajib Stok! 8 Makanan Tinggi Protein yang Awet dan Murah

15/07/2026 9:27 AM
Kasus TBC.

1.289 Kasus TBC Ditemukan di Kabupaten Malang, Pemkab Perkuat Skrining AI Percepat Deteksi Dini

04/07/2026 1:13 PM

Penyebab dari panic attack sendiri belum ditemukan dan dibuktikan kebenerannya. Dokter maupun psikolog yang menangani gangguan ini hanya bisa memprediksi beberapa alasan seseorang bisa mengalami panic attack.

Dilansir dari barendspsychology.com, panic attack bisa terjadi karena faktor genetik dan lingkungan, seperti memiliki gen tertentu dan/atau mengalami kejadian traumatis. Berikut penjelasannya:

1. Faktor genetik atau keturunan

Percaya atau tidak, panic attack mungkin kondisi yang turun-temurun dalam keluarga. Artinya, jika orang tua atau saudara kandung Anda mengalami panic disorder atau gangguan panik, risiko untuk mengalami kondisi yang sama jauh lebih besar.

2. Faktor Lingkungan

Pengalaman hidup dengan lingkungan keluarga meningkatkan risiko timbulnya gangguan panik. Pengalaman hidup yang mereka maksudkan adalah pengalaman yang berdampak negatif terhadap kehidupan seseorang. Kejadian yang membuatnya tidak nyaman atau merasa terancam di suatu keadaan, hal ini semakin meningkatkan perkembangan gangguan internalis seperti gangguan panik.

3. Stres

Rupanya stres bisa menjadi salah satu penyebab terjadinya panic attack. Artinya, saat sedang stres, Anda semakin rentan untuk merasa cemas hingga mengalami panic attack. Jika dibiarkan tanpa pengobatan, Anda bahkan juga bisa mengalami depresi karena ini.

4. Traumatis

Secara signifikan lebih banyak orang yang mengalami gangguan panik yang melaporkan pengalaman masa kecil yang traumatis, seperti sikap orang tua mereka yang menjadi orang yang lebih membatasi dan kurang memberi cinta, kasih sayang, dan perhatian. Selain itu, masih banyak gangguan kejiwaan yang menyerang pada keluarga penderita gangguan panik.

Gejala panic attack tidak terduga menyebabkan ketakutan yang sangat kuat akan ketidaknyamanan intens yang akan mencapai puncaknya dalam hitungan menit.

Dilansir dari sebuah jurnal, ini beberapa gejala panic attack:

1. Jantung berdetak lebih cepat
2. Berkeringat
3. Gemetaran
4. Sensasi sesak nafas atau rasa tercekik
5. Perasaan tersedak
6. Terasa nyeri di dada dan tidak nyaman
7. Mual atau sakit perut
8. Perasaan pusing atau pingsan
9. Menggigil atau sensasi panas
10. Sensasi geli
11. Perasaan tidak sadar
12. Takut kehilangan kontrol atau “menjadi gila”
13. Takut mati

Hal-hal yang bisa dilakukan untuk mengatasi panic attack, yaitu:

1. Fokus pada pernapasan
2. Diam dan mencoba untuk mengontrol pernapasan
3. Fokus pada indra (bisa dengan mengunyah permen karet atau memeluk sesuatu yang lembut
4. Mencoba Teknik Grounding (Teknik khusus yang fokus untuk menurunkan intensitas trauma dengan metode pengalihan panca indra)
5. Menerapkan pola hidup sehat (rajin berolahraga serta cukup tidur, makan makanan yang sehat, serta menghindari konsumsi kafein)

Jika gejala yang dialami sudah semakin mengganggu aktivitas sehari-hari, jangan ragu untuk meminta bantuan ahli (dalam hal ini bisa menemui psikolog atau psikiater). Sebab, baik anxiety disorder ataupun panic attack sama-sama bisa diatasi dan disembuhkan. Semakin cepat didiagnosis dan ditangani, maka akan semakin baik.

Tags: cara mengatasi panic attackpanic attackpanic attack adalah
Lizya Kristanti

Lizya Kristanti

Related Stories

Makanan tinggi protein.

Anak Kos Wajib Stok! 8 Makanan Tinggi Protein yang Awet dan Murah

by Dwi Linda
15/07/2026 9:27 AM
0

Tugujatim.id - Kamu anak kos yang lagi menjaga asupan makanan tinggi protein? Tapi kamu harus menyesuaikan dengan anggaran bulanan dan...

Kasus TBC.

1.289 Kasus TBC Ditemukan di Kabupaten Malang, Pemkab Perkuat Skrining AI Percepat Deteksi Dini

by Dwi Linda
04/07/2026 1:13 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang menemukan 1.289 kasus tuberkulosis (TBC) selama periode Januari hingga Mei 2026. Angka tersebut...

Minum teh.

Sering Minum Teh saat Makan? Ternyata Kebiasaan Ini Bisa Ganggu Penyerapan Zat Besi

by Dwi Linda
16/06/2026 6:14 PM
0

Tugujatim.id – Pembahasan mengenai kebiasaan minum teh saat makan ramai dibicarakan setelah muncul dalam salah satu episode kanal YouTube Suara...

Kota Blitar.

12.848 Warga Kota Blitar Alami Obesitas, 60 Persen Ternyata Perempuan Dewasa

by Dwi Linda
09/06/2026 6:13 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Tren kelebihan berat badan atau obesitas di Kota Blitar menunjukkan statistik yang mengejutkan. Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota...

Next Post
beras tugu jatim

Jatim Surplus Beras, Stok Aman hingga Desember 2022

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID