JEMBER, Tugujatim.id – Sebuah gedung kosong berlantai dua di Jalan Imam Bonjol, Kelurahan Tegal Besar, Kecamatan Kaliwates, Kabupaten Jember, Jawa Timur, terbakar pada Rabu (12/03/2025), sekitar pukul 14.00 WIB.
Hingga kini, sumber api yang menyebabkan kebakaran tersebut masih belum diketahui. Komandan Regu Pemadam Kebakaran (Damkar) Jember Dwi Atmoko, menyampaikan, gedung kosong yang terbakar merupakan bekas rumah sakit yang belum difungsikan dan tidak berpenghuni.
Baca Juga: Kebakaran Hanguskan Dua Gudang Pengeringan Tembakau Milik PTPN I di Jember
“Gedung ini dalam kondisi kosong, tidak memiliki aliran listrik, dan ditumbuhi semak-semak setinggi pinggang. Apalagi, saat kejadian, hujan baru saja reda sehingga kami masih bertanya-tanya apa pemicunya,” ujar Dwi Atmoko saat dikonfirmasi pada Kamis (13/03/2025).
Sementara itu, Kepala UPT Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Ahmad Sidiq menjelaskan, api kali pertama terlihat membesar di bagian teras sebelum merambat ke area lain melalui atap bangunan. Setelah mendapat laporan, tim segera mengirimkan satu unit mobil pemadam ke lokasi kejadian.
“Kami tiba sekitar 10 menit setelah laporan masuk dan langsung berupaya memadamkan api,” katanya.
Kendala Petugas Padamkan Api
Namun, proses pemadaman tidak berjalan mulus karena armada pemadam yang digunakan sudah tua dan mengalami sejumlah kendala teknis. Truk yang dikerahkan berasal dari 2014, 2002, dan bahkan satu unit berusia lebih dari empat dekade sejak pengadaannya pada 1980.
“Pompa air sempat mengalami gangguan sehingga kami harus menggunakan pompa cadangan. Meski begitu, tetap ada hambatan sehingga kami perlu menambah dua unit truk pemadam lainnya,” jelas Ahmad Sidiq.
Beruntung, kebakaran gedung kosong ini tidak menimbulkan korban jiwa. Meski demikian, insiden ini kembali menyoroti keterbatasan fasilitas pemadam kebakaran di Jember.
Ahmad Sidiq berharap pemerintah daerah memberikan perhatian lebih terhadap peremajaan armada damkar agar respons terhadap kebakaran bisa lebih cepat dan efektif.
“Kami sangat berharap adanya pengadaan unit baru agar kejadian seperti ini bisa lebih cepat ditangani,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Diki Febrianto
Editor: Dwi Lindawati







