• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Vaksinasi massal di Stadion Kanjuruhan Kepanjen, Kabupaten Malang pada Minggu (25/07/2021) lalu. (Foto: Rizal Adhi/Tugu Malang/Tugu Jatim) percepatan vaksinasi terbentur jam kerja

Vaksinasi massal di Stadion Kanjuruhan Kepanjen, Kabupaten Malang pada Minggu (25/07/2021) lalu. (Foto: Rizal Adhi/Tugu Malang/Tugu Jatim)

Terbentur Jam Kerja, Percepatan Vaksinasi di Kabupaten Malang Belum Maksimal

Gigih Mazda by Gigih Mazda
5 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG, Tugujatim.id – Upaya percepatan vaksinasi untuk segera membentuk kekebalan komunal (herd immunity) di Kabupaten Malang dinilai belum optimal. Hal itu disebabkan  vaksinasi kerap digelar pagi hari di mana masyarakat sebagian besar masih berada di jam kerja.

Masalah tersebut menjadi topik dalam rapat analisa dan evaluasi (Anev) capaian target vaksinasi oleh Forkopimda Kabupaten Malang di Pendopo Kabupaten Malang, Kepanjen. Minggu (10/10/2021) sore.

You might also like

Bareng Rakyat.

Bareng Rakyat Rampungkan Kepengurusan di 31 Kecamatan Jember

21/07/2026 3:21 PM
Mahasiswa

Mahasiswa Asal Situbondo Tewas Terlindas Truk di Gending, Diduga Gagal Mendahului

21/07/2026 3:00 PM

Kapolres Malang, AKBP Raden Bagoes Wibisono menyatakan bahwa pihaknya tengah mengatur agar percepatan vaksinasi di Kabupaten Malang bisa berjalan maksimal.

“Saya berbicara dengan Pak Camat, kemudian Pak Lurah baik itu di Malang Timur, Malang Utara maupun Malang Selatan. Ada temuan yang cukup menarik. Kita harus mengatur bagaimana strategi percepatan vaksinasi bisa berjalan maksimal,” terangnya saat dikonfirmasi pada Senin (11/10/2021).

Menurutnya, jajaran Forkopimda Kabupaten Malang sudah berkomitmen akan bersama-sama mendorong jajarannya hingga yang paling bawah demi mensukseskan percepatan vaksinasi di Kabupaten Malang

Oleh karena itu, ia mengharapkan agar masing-masing muspika lebih memahami sosiologi dan psikologi masyarakatnya.

“Kita harus perhatikan waktu dimana mereka bisa melaksanakan vaksinasi. Kalau memang mereka tidak bisa melaksanakan vaksinasi terpusat, maka bisa meniru cara dari Muspika Pakis dan Ampelgading dengan melaksanakan vaksinasi keliling atau door to door,” jelasnya.

Kapolres menjelaskan, bahwa ketua RT dan kepala desa mempunyai peranan penting dalam mengimbau warganya. Bagoes meminta agar muspika lebih meningkatkan koordinasi dengan pihak-pihak tersebut, untuk mendatakan dan mengedukasi warganya, agar dapat dilakukan vaksinasi dirumahnya.

“Agar capaian lebih maksimal, kita juga perlu melakukan inovasi jemput bola, karena gerai vaksinasi yang sudah ada kebanyakan dilaksanakan pagi hari, dimana waktu tersebut adalah waktu orang bekerja,” tegas Bagoes.

Kapolres Malang AKBP R. Bagoes Wibisono menambahkan, bahwa Negara Arab Saudi telah mengakui vaksin Sinovac. Ke depan Arab Saudi juga segera membuka kegiatan ibadah haji dan umrah, khususnya bagi jamaah dari Indonesia.

“Arab Saudi sudah mengakui vaksin Sinovac, dan akan membuka kembali pintu umrah dan haji untuk negara Indonesia, hal ini dapat kita jadikan informasi dan motivasi bagi masyarakat kita yang akan melaksanakan ibadah haji,” tuturnya.

Dari hasil evaluasi yang telah dipaparkan oleh Forkopimda Kabupaten Malang, dan sesuai data capaian vaksinasi dalam seminggu terakhir, terpilihlah muspika Singosari sebagai muspika terbaik dalam kategori capaian vaksinasi terbanyak dengan dukungan tenaga kesehatan dari Dinkes Kabupaten Malang dan tenaga kesehatan dari Polres Malang. Serta Kepala Puskesmas Singosari mendapat penghargaan sebagai tenaga kesehatan terbaik.

Selanjutnya, dengan kategori capaian vaksinasi terbanyak tanpa dukungan tenaga kesehatan dari Dinkes Kabupaten Malang maupun dari tenaga kesehatan Polres Malang yaitu muspika Wajak.

Kemudian juga diberikan bendera hitam secara simbolis kepada muspika dengan capaian vaksinasi terendah atau tiga terbawah, di antaranya muspika Pagak, muspika Kromengan dan muspika Sumberpucung.

“Kami forkopimda selalu turun untuk meninjau pelaksanaan vaksinasi di wilayah, itu merupakan bentuk motivasi kita kepada jajaran. Saya harapkan kepada muspika jika menemui kesulitan jangan enggan untuk menyampaikan kepada kami agar permasalahan atau kendala yang ada di wilayah segera teratasi,” tambahnya.

Semoga target vaksinasi di Kabupaten Malang segera tercapi.

“Kami forkopimda terus melakukan upaya-upaya yang dinamis dengan mengikuti dinamika di masyarakat,” pungkasnya.

Tags: covid-19Kabupaten MalangMalangPolres Malangvaksinasi
Gigih Mazda

Gigih Mazda

Related Stories

Bareng Rakyat.

Bareng Rakyat Rampungkan Kepengurusan di 31 Kecamatan Jember

by Dwi Linda
21/07/2026 3:21 PM
0

JEMBER, Tugujatim.id - Organisasi kemasyarakatan Bareng Rakyat merampungkan pembentukan kepengurusan di seluruh 31 kecamatan di Kabupaten Jember, Minggu (20/07/2026). Pencapaian...

Mahasiswa

Mahasiswa Asal Situbondo Tewas Terlindas Truk di Gending, Diduga Gagal Mendahului

by Mochamad Abdurrochim
21/07/2026 3:00 PM
0

PROBOLINGGO, Tugujatim.id - Kecelakaan lalu lintas maut terjadi di Jalan Raya Desa Sebaung, Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo, Senin (20/07/2026) sekitar...

Muktamar

Pesantren Tambakberas Jombang Disterilkan, Golf Cart dan Becak Listrik Disiagakan untuk Muktamar NU

by Mochamad Abdurrochim
21/07/2026 11:17 AM
0

JOMBANG, Tugujatim.id – Alih-alih kendaraan bermotor, panitia gelaran Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas Jombang...

Jawa Timur

Cuaca Jawa Timur Hari Ini Bikin Waspada, Dari Kabut Pekat hingga Hujan dan Angin Kencang Mengintai

by Mochamad Abdurrochim
21/07/2026 10:00 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Selasa (21/07/2026) bergerak dinamis dengan pola yang tidak merata di banyak daerah. Sejumlah...

Next Post
Ilustrasi tumpukan sampah makanan. (Foto: Pexels/Tugu Jatim) retribusi sampah

PAD Retribusi Sampah di Kota Batu Diprediksi Turun 20 Persen

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID