SURABAYA, Tugujatim.id – Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jatim nomor urut 2, Khofifah Indar Parawansa-Emil Elistianto Dardak (Khofifah-Emil) akan memperkuat sektor kemaritiman di Jawa Timur dengan berkolaborasi dengan para pakar.
Hal itu dikatakan oleh Emil Elestianto Dardak usai melakukan pertemuan diskusi publik bersama alumni Institut Teknologi 10 November Surabaya (ITS) yang tergabung dalam Komits 08 di Surabaya pada Sabtu (9/11/2024).
Emil mengatakan, dia bersama Khofifah kerap membahas dan melibatkan para pakar terkait isu-isu program pembangunan Jawa Timur, termasuk sektor kemaritiman yang masih menjadi PR.
“Jadi mereka nanti tentu tidak dalam partisipasi politiknya, tapi memberikan sebuah pandangan kepakaran ya. Tadi kita membahas mengenai kemaritiman di Jawa Timur,” kata Emil di Surabaya pada Sabtu (9/11/2024).
Menurutnya, visi misi pasangan Khofifah-Emil yang termaktub dalam Nawa Bhakti Satya juga berfokus pada penbangunan sektor kemaritiman di Jawa Timur.
“Jadi oleh karena itu bagaimana pembangunan prioritasi kemaritiman ini menyambung dengan jatim akses di dalam Nawa Bhakti Satya,” ucapnya.
Apalagi, pasangan petahana ini juga berkomitmen melakukan peningkatan konektivitas antar wilayah dan intra aglomerasi melalui pembangunan infrastruktur.
Infrastuktur yang diperkuat salah satunya melalui pembenahan dermaga dan pembangunan pelabuhan sebagai upaya mengoptimalkan akses ekonomi melalui perikanan dan trasportasi.
“Itulah sebabnya pembenahan demaga di Jangkar, kemudian juga penguatan Pelabuhan Probolinggo. Kemudian kita lihat juga tadi bagaimana optimalisasi dermaga yang ada di pelabuhan di Banyuwangi juga dikembangkan oleh Pemprov,” tuturnya.
Selain melibatkan para pakar, Emil juga akan meningkatkan fungsi pemerintah melalui Dinas Perhubungan dalam bidang kelautan. Dengn begitu, konektivitas jalur laut akan berjalan lancar.
“Jadi bukan hanya konektivitas darat saja, tapi juga lau,” imbuhnya.
Saat ini, Jawa Timur memiliki 27 pelabuhan yang penting sebagai akses ekonomi. Rencananya, Khofifah-Emil akan menambah sembilan dermaga yang sudah dibangun oleh Pemprov Jawa Timur selama masa kepemimpinannya sebelumnya.
“Nah ini masih banyak lagi rencana yang berdepannya, ada 9 dermaga yang sudah dibangun oleh Pemprov termasuk di Kepulauan Madura,” terangnya.
Pejabat yang memiliki suara emas tersebut akan fokus membangun pemberdayaan di Kepulauan Madura karena dianggap sebagai jalur paling strategis yang nantinya berdampak besar bagi sektor kemaritiman di Jawa Timur.
“Madura wilayah Kepulauan dermaga dibangun dengan tujuan untuk meningkatkan konektivitas laut. Sehingga harapannya posisi Indonesia termasuk Jawa Timur sebagai negara maritim dan daerah maritim ini bisa kita perkokoh,” pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter : Izzatun Najibah
Editor: Darmadi Sasongko








