TUBAN, Tugujatim.id – Keberhasilan Persatu Tuban melewati fase penyisihan Grup C tidak hanya mengantar Laskar Ronggolawe ke babak 32 besar Liga 4 Kapal Api Piala Gubernur Jawa Timur 2025/2026. Lebih dari itu, capaian tersebut memupuk keyakinan manajemen untuk kembali mengajukan Tuban sebagai tuan rumah pada fase lanjutan kompetisi.
Babak 32 besar akan digelar dalam format grup, dan Persatu Tuban tergabung di Grup BB bersama Triple’s Kediri, Nganjuk Ladang, serta Pasuruan United. Berdasarkan agenda resmi kompetisi, laga perdana dijadwalkan mulai bergulir pada 5 Januari 2026.
Baca Juga: Khoirul Anam Dicopot meski Lolos 32 Besar, Ronggomania Nilai Persatu Tuban Perlu Evaluasi Besar
Manajer Persatu Tuban M. Abdul Rohman menyampaikan, pengajuan sebagai tuan rumah dilakukan segera setelah jadwal pertandingan diumumkan oleh penyelenggara.
“Begitu jadwal resmi keluar, manajemen langsung kembali mengajukan Persatu Tuban sebagai tuan rumah babak 32 besar,” kata Rohman pada Rabu (17/12/2025).
Keyakinan tersebut, menurut Rohman, lahir dari pengalaman Persatu saat menggelar laga sebelumnya. Stadion Tuban Sport Center (TSC) menjadi saksi suksesnya pembukaan Liga 4 Kapal Api Piala Gubernur Jawa Timur pada 7 Desember 2025, sekaligus rangkaian pertandingan Grup C yang berlangsung aman dan kondusif.
Pentingnya Dukungan Masyarakat Tuban
Selama fase penyisihan, seluruh pertandingan di Tuban berjalan sesuai regulasi tanpa kendala berarti. Catatan ini menjadi nilai tambah yang menguatkan posisi Persatu untuk kembali dipercaya menggelar laga di babak 32 besar.
Tak hanya dari sisi teknis pertandingan, kesiapan infrastruktur juga menjadi perhatian. Rohman menegaskan, Stadion TSC telah memenuhi standar yang ditetapkan, termasuk dukungan sistem pencahayaan yang memadai untuk laga malam hari maupun pertandingan yang berlanjut hingga sore saat cuaca kurang bersahabat.
Selain fasilitas stadion, kualitas kerja panitia pelaksana turut mendapat sorotan positif. Pihak iLeague atau Liga Nusantara disebut mengapresiasi terhadap penyelenggaraan pertandingan, khususnya pada kualitas siaran langsung yang dinilai jernih dan stabil selama laga Grup C.
“Kepercayaan itu tentu menjadi tanggung jawab besar bagi kami. Jika kembali dipercaya, manajemen dan panitia siap memberikan yang terbaik agar kompetisi berjalan lancar,” ujar Rohman.
Dia juga menekankan pentingnya dukungan publik Tuban. Menurut dia, keberadaan Persatu tidak bisa dilepaskan dari peran suporter dan masyarakat yang selama ini setia mengawal perjalanan tim.
“Persatu bukan sekadar klub, tapi bagian dari sejarah sepak bola di Bumi Ronggolawe dan milik seluruh masyarakat Tuban,” ucapnya.
Manajemen berharap, keberhasilan finis sebagai runner-up Grup C dapat menjaga bara semangat sepak bola di Kabupaten Tuban. Antusiasme suporter yang tinggi dinilai sebagai modal besar untuk mendorong prestasi Persatu pada babak-babak berikutnya.
“Mari kita jaga bersama semangat dan prestasi Persatu Tuban demi kemajuan sepak bola Kabupaten Tuban,” pungkas Rohman.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Mochamad Abdurrochim
Editor: Dwi Lindawati








