• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Persela Lamongan

Suporter Persela Lamongan masuk lapangan sesaat sebelum pertandingan dihentikan. Foto Rochim

Tak Tinggal Diam! Persela Lamongan Ajukan Banding atas Sanksi Komdis PSSI

Darmadi Sasongko by Darmadi Sasongko
1 year ago
in Olahraga
0
Share on FacebookShare on Twitter

LAMONGAN, Tugujatim.id – Manajemen dan Panitia Penyelenggara (Panpel) Persela Lamongan mengajukan banding atas sanksi yang dijatuhkan oleh Komite Disiplin PSSI (Komdis PSSI).

Sebelumnya Persela Lamongan dihukum larangan bermain di hadapan penonton selama satu musim dan didenda Rp110 juta akibat kericuhan saat laga melawan Persijap Jepara di Stadion Tuban Sport Center (TSC) pada 18 Februari 2025.

You might also like

Final Piala Dunia.

Pemkab Sidoarjo Gelar Nobar Final Piala Dunia 2026, Siapkan Doorprize 4 Paket Umrah

18/07/2026 3:02 PM
KONI Kabupaten Malang.

KONI Kabupaten Malang Bidik Juara 2 Porprov Jatim 2027, Siapkan Puslatkab Atlet selama Setahun

08/07/2026 1:19 PM

Komite Disiplin (Komdis) PSSI menjatuhkan sanksi kepada Persela Lamongan akibat kericuhan yang terjadi dalam laga play-off 8 besar Liga 2 melawan Persijap Jepara di Stadion Tuban Sport Center (TSC) pada 18 Februari 2025. Sanksi diberikan setelah ditemukan berbagai pelanggaran serius dalam pertandingan tersebut.

Panpel Imbau Suporter Lebih Dewasa

Ketua Panpel Persela Lamongan, Mahfudz Syafii menegaskan, pihaknya tidak tinggal diam dan telah mengajukan banding sesuai dengan mekanisme yang berlaku.

“Kami sudah mengajukan banding. Harapan kami, ada pertimbangan lebih lanjut dari Komdis PSSI agar sanksi ini bisa dikurangi,” ujarnya, Senin (24/2/2025).

Mahfudz juga menyoroti peran suporter dalam menjaga kondusivitas pertandingan. Ia mengimbau agar kejadian serupa tidak terulang kembali mengingat dampaknya yang sangat merugikan Tim.

“Kami berharap suporter bisa lebih dewasa dan berpikir jernih dalam mengambil langkah. Jangan sampai tindakan yang tidak terkontrol justru merugikan Persela,” tambahnya.

BACA JUGA: Persela Lamongan Disanksi Laga Tanpa Penonton dan Denda Rp110 Juta Buntut Ricuh Suporter di Stadion Tuban Sport Center

Ia juga menegaskan bahwa dukungan penuh dari suporter sangat dibutuhkan, tetapi harus diwujudkan dengan cara yang positif.

“Mari kita jaga nama baik Persela. Kita ingin tim ini terus berkembang dan berprestasi, bukan justru terkena sanksi akibat tindakan yang tidak seharusnya,” tutupnya.

Hingga saat ini, pihak Persela Laomgan masih menunggu keputusan dari Komdis PSSI terkait pengajuan banding tersebut.

Ketua Komdis PSSI, Eko Hendro menjelaskan, sanksi diberikan setelah ditemukan berbagai pelanggaran serius dalam pertandingan tersebut. Terjadi perusakan fasilitas stadion dan pembakaran yang menyebabkan pertandingan terhenti dan insiden tersebut diperkuat bukti-bukti cukup.

BACA JUGA: Stadion Tuban Sport Center Porak-Poranda Dengan Nilai Kerusakan Lebih Dari Rp200 Juta

Komdis PSSI, insiden yang terjadi mencakup penyalaan flare dalam jumlah banyak, masuknya penonton ke lapangan, serta aksi pelemparan batu dan botol mineral. Panitia Penyelenggara (Panpel) Persela dinyatakan melanggar Kode Disiplin PSSI Tahun 2023.

“Keputusan ini sesuai dengan Pasal 68 huruf (c) jo Pasal 69 ayat 1 dan 2 jo Pasal 70 ayat 1 dan 2 serta lampiran 1 nomor 5 jo Pasal 13 ayat 2 Kode Disiplin PSSI Tahun 2023,” tambah Eko Hendro dalam keterangan resminya.

Meski telah dijatuhi sanksi, Persela Lamongan masih memiliki hak untuk mengajukan banding sesuai dengan Pasal 119 Kode Disiplin PSSI. Namun, hingga saat ini, Presiden klub Persela Lamongan, Fariz Julinar Maurisal, belum memberikan keterangan resmi terkait langkah yang akan diambil klub.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

 

Reporter : Mochamad Abdurrochim

Editor: Darmadi Sasongko

Tags: Komdis PSSILiga 2 2024/2025Liga 2 PegadaaianLiga 2 Pegadaian 2024/2025Persela LamonganPersijap JeparaRicuh Suporter
Darmadi Sasongko

Darmadi Sasongko

Related Stories

Final Piala Dunia.

Pemkab Sidoarjo Gelar Nobar Final Piala Dunia 2026, Siapkan Doorprize 4 Paket Umrah

by Dwi Linda
18/07/2026 3:02 PM
0

SIDOARJO, Tugujatim.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo akan menggelar nonton bareng (nobar) Final Piala Dunia 2026 di kawasan Alun-Alun Sidoarjo,...

KONI Kabupaten Malang.

KONI Kabupaten Malang Bidik Juara 2 Porprov Jatim 2027, Siapkan Puslatkab Atlet selama Setahun

by Dwi Linda
08/07/2026 1:19 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Malang menargetkan finis sebagai runner-up atau juara kedua pada Pekan Olahraga...

Kota Malang

Dua Tahun Lagi, Velodrome Klir Punya Kota Malang

by Mochamad Abdurrochim
29/06/2026 11:45 AM
0

KOTA MALANG, Tugujatim.id – Dua tahun lagi, Velodrome di kelurahan Madyopuro Kota Malang, bisa menjadi aset Pemkot Malang. Memangnya saat...

Kota Malang

Velodrome Kota Malang Siap Jadi Venue Piala Gubernur Jatim, Tapi Catatannya Banyak Sekali

by Mochamad Abdurrochim
29/06/2026 10:48 AM
0

KOTA MALANG, Tugujatim.id – Agenda penting bulan Juli 2026 bagi Velodrome Kota Malang sudah tercatat. Yaitu kompetisi balap sepeda Piala...

Next Post
Stasiun Mojokerto

Mudik H-3 Lebaran Jadi Favorit, Tiket Kereta Api Laris Manis Terjual di Stasiun Mojokerto

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID