• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi saat diwawancara pewarta di Kantor PWI Jatim, Rabu (31/3/2021). (Foto: Rangga Aji/Tugu Jatim)

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi saat diwawancara pewarta di Kantor PWI Jatim, Rabu (31/3/2021). (Foto: Rangga Aji/Tugu Jatim)

Persiapan Sekolah Tatap Muka, Pemkot Surabaya Kebut Vaksinasi Guru pada Mei-Juni 2021

Gigih Mazda by Gigih Mazda
5 years ago
in News, Pendidikan
0
Share on FacebookShare on Twitter

SURABAYA, Tugujatim.id – Dalam upaya persiapan sekolah tatap muka yang bakal digelar pada Juli 2021, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi bakal melakukan giat vaksinasi pada guru sekolah sepanjang Mei-Juni 2021. Sebagai salah satu syarat untuk membuka sekolah tatap muka, semua guru harus telah divaksin Covid-19.

“Karena dulu, vaksin ada yang 14 hari, ternyata kalau sekarang vaksin bisa lebih bagus kalau sampai 2 bulan kan imunnya naik, sehingga jatuhnya pada bulan Mei 2021 dan Juni 2021 (vaksinasi guru, red),” terangnya, Jumat (28/07/2021).

You might also like

Muktamar

Pesantren Tambakberas Jombang Disterilkan, Golf Cart dan Becak Listrik Disiagakan untuk Muktamar NU

21/07/2026 11:17 AM
Jawa Timur

Cuaca Jawa Timur Hari Ini Bikin Waspada, Dari Kabut Pekat hingga Hujan dan Angin Kencang Mengintai

21/07/2026 10:00 AM

Selain itu, Eri juga ingin mengetahui dan meminta data sekolah terkait guru-guru yang telah divaksin tahap pertama dan kedua, sehingga Eri dapat memastikan bahwa sekolah tatap muka sudah siap dijalankan di Kota Surabaya.

“Kalau Juni 2021 dan Mei 2021 masih nututi karena tatap mukanya Juli 2021. Saya minta data sekolah guru yang vaksin pertamanya kapan dan keduanya kapan kita harus siapkan, sehingga ketika tatap muka sudah siap,” sambungnya.

Terkait kebijakan soal pembatasan siswa yang masuk sekolah tatap muka, Eri menyarankan setidaknya ada 25 persen siswa yang masuk dan disetting setiap hari. Sehingga jumlah siswa yang datang ke sekolah tidak menumpuk dan banyak.

“Kalau masuk tiap hari, ada yang menyampaikan kalau masuknya seminggu tiga kali tapi jumlahnya banyak, saya bilang ‘ojok ngunu mendingan masuknya tiap hari, tapi jumlah kelasnya 25 persen’, kalau satu kelas ada 7 siswa berarti dikalikan 11 (per angkatan, red) jadi 77 siswa,” jelasnya.

“Lalu 77 kalau ada kelas 1, 2, 3 tak kalikan 3 berarti sekitar ada 230 siswa. Bisa jadi, setiap satu orang masuknya bisa empat hari lagi. Tapi kalau tiga hari sekali jumlahnya diperbanyak remek lakan. Seng metu gak 200 siswa maneh isok 300-400 siswa,” bebernya.

Di sisi lain, Eri menegaskan bahwa apabila kebijakan masuk sekolah tidak diterapkan dalam tempo setiap hari, lebih baik tidak perlu melakukan pembelajaran daring. Jadi, perlu semacam simulasi untuk menentukan memakai sistem belajar offline saja atau offline dan online.

“Kalau tidak mampu dibuka setiap hari, tidak usah dibuka melakukan sistem daring, tadi sudah saya sampaikan harus disimulasikan. Kalau belum mendapat asemen dari Pemkot Surabaya dan simulasi tidak lulus mending gak usah buka,” pungkasnya.

Tags: Eri Cahyadipembelajaran tatap mukaPemkot Surabayapendidikansekolahsekolah tatap mukaSurabayaWali Kota Surabaya
Gigih Mazda

Gigih Mazda

Related Stories

Muktamar

Pesantren Tambakberas Jombang Disterilkan, Golf Cart dan Becak Listrik Disiagakan untuk Muktamar NU

by Mochamad Abdurrochim
21/07/2026 11:17 AM
0

JOMBANG, Tugujatim.id – Alih-alih kendaraan bermotor, panitia gelaran Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas Jombang...

Jawa Timur

Cuaca Jawa Timur Hari Ini Bikin Waspada, Dari Kabut Pekat hingga Hujan dan Angin Kencang Mengintai

by Mochamad Abdurrochim
21/07/2026 10:00 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Selasa (21/07/2026) bergerak dinamis dengan pola yang tidak merata di banyak daerah. Sejumlah...

Rumah doa.

DPRD Kabupaten Pasuruan Terima Aduan Warga Tolak Dugaan Rumah Doa Ilegal di Bangil

by Dwi Linda
20/07/2026 9:04 PM
0

PASURUAN, Tugujatim.id - Perwakilan warga Lingkungan Sukalipura, Kelurahan Dermo, Kecamatan Bangil, mendatangi kantor DPRD Kabupaten Pasuruan untuk audiensi pada Senin...

Sekolah terpencil di Sidoarjo.

Sekolah Terpencil di Sidoarjo Viral Disebut Tak Dapat Perhatian, Ini Penjelasan Dispendikbud

by Dwi Linda
20/07/2026 7:42 PM
0

SIDOARJO, Tugujatim.id – Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dispendikbud) Kabupaten Sidoarjo Netti Lastiningsih angkat bicara setelah kondisi sekolah terpencil...

Next Post
Barang bukti yang diamankan pihak kepolisian berupa satu ekor kambing dan sepeda motor yang dipakai pelaku saat melakukan aksi mencuri kambing di daerah Beji, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, Jumat 928/5/2021). (Foto: Mochamad Abdurrochim/Tugu Jatim)

Tepergok Warga, Pencuri Kambing di Tuban Digelandang ke Kantor Polisi

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID