TUBAN, Tugujatim.id – Koloni hama tikus meneror petani di Kabupaten Tuban, Jawa Timur. Berhektare-hektare tanaman jagung rusak parah. Kondisi ini membuat para petani terpaksa memanen tanaman jagungnya pada usia muda. Jika tidak, jagung akan habis dimakan tikus.
Serangan hama ini terjadi sejak awal musim tanam tahun ini. Sementara pada musim tanam ketiga tahun ini, hama tikus semakin merajalela, sehingga jagung berusia dua bulan sudah langsung dipanen.
Kondisi tersebut salah satunya menimpa petani jagung di Desa Kasiman, Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban. Tanaman jagung yang digerogoti tikus porak-poranda dan hanya tersisa bonggolnya. “Ya ini terpaksa dipanen lebih awal. Kalo nggak dipanen, kita nggak kebagian, kalah sama tikusnya,” terang Darkop (49), petani setempat, pada Kamis (3/11/2022).

Pria tersebut menambahkan, serangan hama tikus membuat para petani jagung rugi besar. Pasalnya, biji jagung yang dipanen lebih awal terjual dengan harga murah. Saat panen normal, dia bisa menghasilkan Rp35 juta untuk lahan seluas dua hektare. “Akibat panen dini ini para petani merugi Rp15 juta per dua hektare lahan,” keluh Darkop.
Selain tanaman jagung, hama tikus juga menyerang tanaman padi. Dia berharap pemerintah segera mencarikan solusi atas permasalahan tersebut.