JEMBER, Tugujatim.id – Kelompok Tani Sidomulyo, Kecamatan Silo, Kabupaten Jember, menerima bantuan pompa air dari Bupati Jember Muhammad Fawait dalam rangka mendukung produktivitas pertanian setempat. Bantuan ini disambut baik oleh para petani sebagai upaya konkret pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat tani.
Ketua Kelompok Tani Sidomulyo Abdus Salam mengapresiasi bantuan pompa air yang diterima.
“Pemberian pompa air ini sangat baik, sangat bagus sekali, sangat membantu terhadap petani yang ada di Desa Sidomulyo,” ujar Abdus Salam usai bertemu dengan Bupati Fawait pada Sabtu (28/06/2025).
Baca Juga: Kembalikan Ekosistem, Bupati Fawait Tebar Ribuan Benih Ikan di Sungai Silo Jember
Selain penyerahan bantuan pompa air, agenda hari tersebut juga dimeriahkan dengan kegiatan sosialisasi terkait ekspor kopi. Program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk meningkatkan nilai tambah produk pertanian lokal melalui akses pasar internasional.
Dia mengungkapkan, meski Desa Sidomulyo belum pernah mengekspor kopi secara langsung, namun pihaknya pernah merencanakan ekspor ke Mesir.
“Dari Desa Sidomulyo sendiri belum pernah ekspor, tapi pernah punya rencana untuk ekspor kopi ke Mesir. Tapi belum bisa terealisasi,” jelasnya.
Dengan dukungan pemerintahan Bupati Jember Muhammad Fawait, para petani kopi Sidomulyo optimis dapat mewujudkan mimpi ekspor mereka. Saat ini, kopi dari Sidomulyo telah didistribusikan ke perusahaan di Surabaya melalui kerja sama yang telah terjalin. Selain itu, produk kopi lokal juga dikirim ke Malang dan kemudian diekspor ke beberapa negara melalui jaringan distribusi dari Surabaya.
Kelompok Tani Sidomulyo memiliki potensi yang cukup besar dengan tiga kelompok petani kopi yang beranggotakan sekitar 600 petani. Luas lahan pertanian kopi yang tercatat sebagai lahan bayar pajak mencapai sekitar sekitar 250 hektare.
Meski memiliki potensi besar, para petani masih menghadapi kendala terkait kebutuhan pupuk subsidi. Menurut Abdus Salam, subsidi pupuk saat ini hanya tersedia untuk tanaman padi dan kopi yang lahannya berstatus bayar pajak, sementara lahan perhutani belum mendapat alokasi subsidi.
“Dengan usulan semua masyarakat, bagaimana seandainya lahan yang Perhutani atau lahan lindung bisa dapat subsidi,” ujar Abdus Salam.
Dia berharap kepemimpinan Bupati Muhammad Fawait dapat memperjuangkan subsidi pupuk untuk semua petani kopi, termasuk yang lahannya berada di kawasan hutan atau lahan lindung.
“Mudah-mudahan dengan kepemimpinan Gus Muhammad Fawait selaku Bupati Jember, semua petani kopi yang lahannya di hutan atau di lahan lindung juga bisa dapat pupuk subsidi. Biar petani makin sejahtera dan makmur,” ujar Abdus Salam.
Pompa Air Lancarkan Usaha Petani
Sementara itu, Bupati Jember Muhammad Fawait mengatakan, pemberian pompa air untuk membantu para petani setempat. Melihat potensi Sidomulyo besar di sektor pertanian, dia berharap dengan adanya pompa air dapat memberikan kelancaran dalam bertani.
“Hari ini kami bagikan pompa air untuk Kelompok Tani Sidomulyo, besar harapan kami agar dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk meningkatkan pertanian. Apalagi, Desa Sidomulyo tengah mempersiapkan untuk ekspor kopi,” kata bupati yang akrab disapa Gus Fawait itu.
Program bantuan dan sosialisasi ini diharapkan dapat menjadi langkah awal menuju peningkatan kesejahteraan petani dan pengembangan sektor pertanian di Kabupaten Jember, khususnya komoditas kopi yang memiliki potensi ekspor yang menjanjikan. (adv)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Diki Febrianto
Editor: Dwi Lindawati








